Tutup Iklan

Madiun Umbul Square Tutup Saat PPKM Darurat, Pengelola Pusing Lur

Pengelola pusing karena penerapan PPKM Darurat berdampak pada kelangsungan hidup para satwa yang ada di tempat wisata Madiun Umbul Square.

 Petugas memberikan pakan ke satwa koleksi Madiun Umbul Square, Jumat (9/7/2021). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)

SOLOPOS.COM - Petugas memberikan pakan ke satwa koleksi Madiun Umbul Square, Jumat (9/7/2021). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN — Penerapan PPKM Darurat berdampak pada kelangsungan hidup para satwa yang ada di Madiun Umbul Square. Hal ini karena selama masa PPKM Darurat, tempat wisata ini tutup total.

Pantauan Madiunpos.com di lokasi, Jumat (9/7/2021), gerbang masuk tempat wisata milik Pemkab Madiun itu tertutup rapat dan ada tulisan yang menyatakan tempat itu tutup selama PPKM Darurat.

Di dalam kawasan wisata, suara riuh para satwa koleksi Umbul Square saling bersahutan. Petugas terlihat sedang memberikan jatah makan di kandang masing-masing satwa.

Baca juga: Jangan Panik! Kebutuhan Oksigen Medis Pasien Covid-19 Aman

Direktur Madiun Umbul Square, Afri Handoko, mengatakan tempat wisata ini mulai tutup sejak 3 Juli lalu. Sebelumnya, tempat wisata ini sempat buka sekitar sebulan.

“Lebaran kan tutup. Setelah itu kami buka. Dan ini tutup lagi. Kemarin sempat buka satu bulanan. Hasil itu yang kami gunakan untuk operasional,” kata Afri.

Dia menuturkan sejauh ini untuk pakan satwa memang tidak pernah kurang. Madiun Umbul Square kerap mendapat bantuan dari masyarakat dan pemerhati satwa.

“Ada pedagang buah dari pasar tradisional yang datang ke sini memberi buah-buahan yang sudah tidak layak jual. Tetapi masih layak untuk diberikan ke satwa. Sering banget. Bahkan kami sempat mengatur penerimaannya. Tidak hanya pedagang buah, pedagang ayam juga kadang ke sini memberikan ayam untuk diberikan ke satwa,” ujar dia.

Baca juga: Dasar Manusia, Pocong di Alun-alun Lamongan Saja Dicuri

Kelangsungan Hidup Satwa

Afri mengaku penutupan tempat wisata ini memang menjadi pukulan tersendiri bagi pengelola Umbul Square. Namun, hal itu memang harus dijalankan sebagai bentuk upaya pencegahan penularan Covid-19.

Dia hanya berharap pemberlakukan PPKM Darurat ini tidak terlalu lama. Sehingga tempat wisata yang ada di Kecamatan Dolopo ini bisa beroperasi kembali. Sehingga ada pemasukan bagi perusahaan.

Baca juga: Tak Pakai Masker, Belasan Warga Madiun Disanksi Bersih-Bersih

Meski tidak ada pemasukan, kata dia, namun prioritas utama tetap pada kelangsungan hidup para satwa. Biaya operasional yang dikeluarkan untuk satwa per bulan antara Rp30 juta hingga Rp40 juta.

Di Umbul Square ini ada sekitar 145 satwa yang terdiri dari reptil, mamalia, dan aves. “Alhamdulillah, sejauh ini satwa-satwa di sini sehat dan berkembang biak dengan baik,” ujar dia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Pengumuman, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menurunkan tarif rapid test antigen dari Rp85.000 menjadi Rp45.000 mulai 24 September 2021.

Kejari Madiun Tahan Tersangka Kasus Korupsi PBB-P2

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2).

3 Tahun Pimpin Kabupaten Madiun, Ini Pencapaian Kaji Mbing-Hari Wuryanto

Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Wakil Bupati Hari Wuryanto sudah memimpin Kabupaten Madiun tiga tahun.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Bangun Kabupaten Madiun dari Pinggiran

Pemerintah Kabupaten Madiun di tangan Bupati dan Wakil Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Hari Wuryanto ingin membangun dari pinggiran.

PT Inka Buat Peti Kemas Canggih Berpendingin, Cocok Angkut Ikan Laut

PT Inka Madiun membuat peti kemas berpendingin yang memudahkan nelayan dalam menyimpan ikan. Sumber dayanya hibrid sehingga tak boros baha bakar.

Salah Kaprah, Pasangan Kekasih di Madiun Justru Kompak Dalangi Pencurian

Perempuan Madiun, Dewi Ayu, nekat menggondol sepeda motor yang diparkir dengan kunci kontak menggantung. Motor tersebut dijual oleh kekasihnya.

Nahas, 3 Warga Ponorogo Luka-Luka Tertimpa Atap Rumah

Tiga warga Ponorogo menjadi korban atap rumah rumah mereka yang mendadak ambrol.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Madiun Gandeng UNS Bangun Kampus di Caruban

Mimpi Pemkab Madiun memiliki perguruan tinggi terwujud dengan berdirinya Kampus UNS Solo di Caruban.

Cegah Penularan Covid-19, Parkir Peserta SKD CASN Madiun Dibagi

Masih pandemi Covid-19, pelaksanaan SKD yang dipusatkan di Pendapa Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, terapkan prokes ketas.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Sejahterakan Petani Kabupaten Madiun Melalui Porang

Pengembangan lahan porang di Kabupaten Madiun merupakan bentuk intervensi dari pemerintah yaitu dengan mempertemukan Perhutani, perbankan, dan Pemkab Madiun.

Bermain di Sungai, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditemukan Meninggal

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Ponorogo ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Blabakan Mbah Anom.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Respons Cepat Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun

Bupati Ahmad Dawami mengatakan pandemi Covid-19 merupakan kejadian louar biasa atau extra ordinary sehingga responsnya juga harus extra ordinary.

Tak Bermoral, Ustaz Ponpes di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati

Seorang ustaz di salah satu ponpes di Trenggalek ditangkap setelah melakukan pencabulan terhadap 34 santriwatinya.

Madiun Naik Level 3, Bupati: Karena Capaian Vaksinasi Baru 40%

Setelah sempat menerapkan PPKM Level 2, kini Kabupaten Madiun kembali lagi berada di level 3.

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.