Mabuk, Dua Kelompok Pemuda Ini Bacok-Bacokan


Solopos.com/Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja

JOGJA-Dua kelompok pemuda terlibat aksi saling membacok di Gerbang Jagabaya Tamansari, Kraton, Jogja, Sabtu (6/4/2013) dinihari.

Akibatnya delapan orang mengalami luka-luka. Polisi baru menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.

Adapun dua kelompok pemuda itu adalah kelompok Eka Setiawan 27 warga Wonosari, Gunungkidul bersama empat orang temannya, dan kelompok Andre, 20 warga Suryowijayan bersama teman-temannya.

Informasi yang diterima Harian Jogja menyatakan dua kelompok pemuda itu bentrok di dekat sebuah warung angkringan, di persimpangan jalan Nagan Kulon dan Kadipaten Kulon, pukul 04.00 WIB.

Akibat aksi itu, Eka terluka sepanjang 15 cm di bagian kedua pipi dan di kedua punggungnya masing-masing 5cm. Selain itu, Reza Ismawadi, 20 warga Kasihan, Bantul terluka akibat sabetan senjata tajam pada tangan kanan sepanjang 15cm.

Adapun Andre, terluka di bagian kepala dan tubuhnya. Selain itu, lebih dari lima orang lainnya mengalami luka-luka baik di tangan, punggung dan kepala.

“Kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB. Saya enggak tahu masalahnya apa. Tahu-tahu ada peristiwa itu. (setelah membacok) Pelakunya langsung pergi,” kata Budi Partono, 60, penjual angkringan warga Kadipaten Kulon, Kraton.

Menurut Kasaman, 40, warga sekitar, peristiwa itu bermula dari masalah sepele.

“Yang dibacok itu awalnya nanya rokok, setelah ditunjukkan lokasi pembelian rokok, dia datang lagi ke angkringan sama teman-temannya. Terus terjadi pembacokan,” jelasnya.

Kapolsek Kraton Kompol Fajarini mengatakan kasus itu bermula saat Eka bertanya kepada Andre lokasi penjualan rokok. Setelah ditanya, bukannya berterima kasih, Eka justru memukul Andre dengan senjata tajam pada bagian kepala, punggung dan tangan.

Beruntung, Andre bisa menyelamatkan diri dan memberitahu kejadian tersebut kepada teman-temannya.

“Dua kelompok itu berbeda dan tidak saling kenal. Usai minum-minuman keras yang beli dari daerah Bantul, terjadilah keributan itu. Karena rasa solidaritas, teman-teman Andre datang ke lokasi di mana kelompok Eka berada,” jelasnya.

Untuk meredam keresahan masyarakat, sambungnya, petugas langsung bertindak mengejar para pelaku.

Selain menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni, Eka yang membacok korban Andre, dan Angga pelaku pembacokan kepada Eka, polisi juga menyita sebuah senjata tajam jenis parang.

Senjata itu disita dari kelompok Andre, sedangkan senjata lainnya dari kelompok Eka berupa clurit dan palu belum ditemukan.

Sejauh ini enam orang sudah ditahan di Polsek Kraton untuk dimintai keterangan. Bisa jadi jumlah tersangka bertambah.

“Ada dua kejadian berbeda dalam kasus ini. Pertama kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Eka dkk kepada Andre, serta penganiayaan yang dilakukan teman-teman Andre kepada Eka yang dilakukan tersangka A,” ungkap Fajarini.


Share
Jumali

bisa dihubungi melalui akun twitter : @fuckkapital atau melalui email : jumali@harianjogja. Bisa juga dihubungi melalui akun instagram Bung_Jum

Dipublikasikan oleh
Jumali

Berita Terkini

Rekomendasi Cabup-Cawabup Turun, PDIP Klaten Peringkatkan Kader Jangan Ngopling!

Solopos.com, KLATEN -- DPC PDIP Klaten merapatkan barisan pascapengumuman rekomendasi pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten dari DPP… Read More

5 menit ago

BNPB: Susur Sungai untuk Orang Dewasa Terlatih

Solopos.com, SLEMAN – BNPB menegaskan kegiatan susur sungai hanya boleh dilakukan orang dewasa yang terlatih. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat… Read More

18 menit ago

Kronologi Lengkap Kematian Ashraf Sinclair: Meninggal di Tempat Tidur

Solopos.com, JAKARTA – Kronologi kematian artis Ashraf Sinclair yang misterius akhirnya terungkap. Ashraf Sinclair meninggal saat hendak tidur, bukan setelah… Read More

37 menit ago

Kejam! Anak Bunuh Ibu Kandung di Perkebunan Pudak Wonogiri

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang wanita asal Dusun Pudak RT 003/RW 005, Kelurahan Wuryantoro, Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri, Jawa Tengah, Ayu Parinem,… Read More

42 menit ago

Kwarnas Pramuka: Susur Sungai Bukan untuk Tingkat Penggalang

Solopos.com, SLEMAN – Kegiatan susur sungai berujung maut yang dilakukan 256 siswa SMPN 1 Turi, Sleman, DIY, Jumat (21/2/2020), menuai… Read More

1 jam ago

Kota Solo Supermacet, Inilah Beberapa Strategi Mengurai Macet di Sejumlah Negara

Solopos.com, SOLO – Kota Solo dirundung kemacetan. Perjalanan warga dalam kota sejauh sekitar 9 kilometer kini ditempuh 1,5 jam. Padahal,… Read More

1 jam ago