MA Konfirmasi Ahok Ajukan PK Vonis Kasus Penodaan Agama

MA Konfirmasi Ahok Ajukan PK Vonis Kasus Penodaan Agama

SOLOPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku terdakwa kasus penistaan agama menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Sigid Kurniawan)

MA mengonfirmasi bahwa Ahok telah mengajukan PK terhadap vonis atas kasus penodaan agama.

Solopos.com, JAKARTA -- Mahkamah Agung (MA) mengonfirmasi kabar bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama. MA membenarkan bahwa PK Ahok diajukan pada Jumat (2/2/2018) lalu.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdullah, mengatakan permohonan PK itu diajukan oleh Ahok melalui penasihat hukumn?ya yaitu Josefina A. Syukur dan Fifi Lity Indra dengan sejumlah alasan yang jelas sebagai dasar permohonan mengajukan PK.

"Adapun Putusan Pengadilan Negeri yang dimohonkan untuk Peninjauan Kembali [PK] adalah Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor: 1537 /Pid.B/2016/PN.Jkt.Utr yang telah berkekuatan hukum tetap dan telah menjalani pidananya," tuturnya, Senin (19/2/2018).

Dia menjelaskan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara juga telah menunjuk hakim yang akan memeriksa permohonan dan alat bukti yang akan digunakan Ahok sebagai upaya hukum PK. Menurutnya, sidang perdana PK untuk kasus Ahok tersebut akan dimulai pekan depan yaitu Senin 26 Februari 2018.

"Kemudian sidang kedua akan dilaksanakan pada seminggu berikutnya dengan agenda mendengarkan jawaban dari pihak lawan, dalam hal ini adalah jaksa," katanya.

Menurutnya, hakim pemeriksa upaya hukum PK itu akan membuat Berita Acara Pendapat untuk kemudian dikirimkan ke Mahkamah Agung bersama ?dengan berkas perkara secara lengkap. "Jadi kita tunggu saja nanti ya," ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

300 Ulama Meninggal akibat Terpapar Covid-19

Ada lima kabupaten yang melaporkan munculnya klaster tarawih yakni Brebes, Sukoharjo, Sragen, Pati, dan Purbalingga.

Manfaatkan Momen Ramadan dan Lebaran, Pameran UMKM Soloraya Digiatkan

Geliat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Soloraya menunjukkan tren positif setelah terdampak pandemi Covid-19.

Sasar Objek Wisata, Babinsa Bulu Sukoharjo Kampanyekan 5M

Koramil 03/Bulu Kodim 0726/Sukoharjo bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Bulu terus melakukan kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan berupa 5M.

20.000 Pemudik Tiba di Karanganyar, Bupati: Mereka Pandai Cari Waktu Pulang

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyebut para pemudik yang tiba di Bumi Intanpari sebelum Lebaran 2021 pandai mencari waktu pulang.

Sidak Pasar Tumpah Sragen: Parkir Motor dan Oprokan di Bahu Jalan Bikin Macet

Pasar tumpah di sejumlah lokasi Kabupaten Sragen mengakibatkan kemacetan karena pedagang oprokan dan parkir kendaraan bermotor di bahu jalan.

Lebaran Virtual, ShopeePay Bagikan 4 Ide THR Unik dan Berkesan untuk Orang Tersayang

ShopeePay sediakan beragam produk dan layanan digital sebagai inspirasi THR Lebaran

Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Id

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar, mengatakan pilihan membatasi jemaah tak bisa dilakukan sebab kapasitas maksimal masjid 250.000 orang dan 10 Persen dari jumlah itu masih terlalu banyak.

Antisipasi Keramaian, Pemkot Solo Swab Acak Pengunjung di 3 Mal

Pemerintah Kota Solo melakukan swab acak kepada pengunjung dan pegawai di tiga mal Kota Solo pada Senin (10/5/2021) sore.

GEMBIRA, Rahasia Kak Seto Bisa Parkour di Usia 70 Tahun

Di usia nyaris 70 tahun, Kak Seto masih sanggup parkour.

Resmi! KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos TWK dan dinonaktifkan KPK.

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.