Tutup Iklan

Luwes Sragen Dibobol, Polisi Menduga Maling Sembunyi di Toserba Semalaman

Brankas berukuran tinggi 2 meter, lebar 80 sentimeter, dan panjang 80 sentimeter di Kantor Manajemen Toserba Luwes di Jl. Raya Sukowati Sragen Manggis, Sragen, dibobol pencuri, Rabu (30/1/2019) malam. Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi menduga pencuri bersembunyi sejak semalaman di dalam toserba.

Luwes Sragen Dibobol, Polisi Menduga Maling Sembunyi di Toserba Semalaman

SOLOPOS.COM - Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi (dua dari kiri) berbincang dengan perwira Polres Sragen di depan kantor manajemen Toserba Luwes Sragen di lantai basement seusai melakukan olah TKP, Kamis (31/1/2019). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN – Brankas berukuran tinggi 2 meter, lebar 80 sentimeter, dan panjang 80 sentimeter di Kantor Manajemen Toserba Luwes di Jl. Raya Sukowati Sragen Manggis, Sragen, dibobol pencuri, Rabu (30/1/2019) malam. Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi menduga pencuri bersembunyi sejak semalaman di dalam toserba.

AKP Mashadi mewakili Kapolres Sragen menyampaikan peristiwa pencurian di Luwes Sragen ini diketahui berdasarkan laporan pedagang HIK yang melihat pintu basement Luwes terbuka saat mengambil air pada sekitar pukul 04.00 WIB. Dia mengatakan olah TKP belum selesai.

“Untuk sementara ini, yang diambil baru uang di brankas berukuran besar. Jumlahnya berapa masih didalami. Ukuran brankasnya memang besar, tingginya lebih tinggi dari ukuran tinggi saya. Brankas itu dilubangi dengan gerinda di bagian tengah yang pas pada posisi penyimpanan uang,” terang dia.

Mashadi menyampaikan pencuri sudah profesional dan kemungkinan seorang ahli brankas. Dia menduga juga kemungkinan pencuri ini bersembunyi di dalam Toserba semalaman sebelum melakukan aksinya. Dia tak mengetahui jumlah pencurinya dan berapa kerugiannya masih dalam proses penyelidikan.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Harno menambahkan olah TKP sudah selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Harno masih memeriksa sejumlah saksi-saksi di Satreskrim Polres Sragen untuk mengetahui kerugian akibat pencurian itu.

“Tadi di dalam murni oleh TKP. Kami belum memeriksa saksi. Kami baru menggiring saksi ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.()

Berita Terkait

Berita Terkini

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.