Lupa Matikan Kompor Picu Kebakaran Dapur Rumah di Mojogedang Karanganyar

Pemadaman api dalam kebakaran di Mojogedang Karanganyar mengalami kendala jarak yang cukup jauh sehingga response time membutuhkan 20 menit.

 Petugas Damkar memadamkan api di rumah warga Penggung Rejo RT 003/ RW 007, Ngadirejo, Mojogedang, Karanganyar, Selasa (27/7/2021). (Istimewa-Damkar Satpol PP Karanganyar)

SOLOPOS.COM - Petugas Damkar memadamkan api di rumah warga Penggung Rejo RT 003/ RW 007, Ngadirejo, Mojogedang, Karanganyar, Selasa (27/7/2021). (Istimewa-Damkar Satpol PP Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR — Dapur rumah warga Penggung Rejo RT 003/ RW 004, Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, hangus terbakar Selasa (27/7/2021). Kebakaran terjadi disebabkan pemilik rumah lupa mematikan kompor saat memasak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, kebakaran di Mojogedang Karanganyar terjadi sekitar pukul 10.42 WIB menimpa rumah yang dihuni oleh Witongadisan,65.

Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP Karanganyar, Renggo Buono, mengatakan pemadaman api di Mojogedang tersebut mengalami kendala jarak yang cukup jauh. Sehingga hal tersebut mengakibatkan response time menuju lokasi kebakaran membutuhkan waktu 20 menit.

Baca juga: Penyekatan di Karanganyar Berakhir, Akses Seluruh Jalan Sudah Dibuka

Meskipun ada kendala, namun pemadaman api secara darurat sudah diupayakan oleh warga sekitar dan sukarelawan.

“Kami mengalami kendala jarak. Tapi untungnya warga sigap dan sudah berupaya memadamkan api sebelum kami tiba,” jelas dia kepada Solopos.com, Selasa.

Pemadaman Satu Jam

Setelah tiba di lokasi kebakaran, personel Damkar Karanganyar langsung menangani pemadaman api. Pemadaman di rumah warga tersebut membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Baca juga: Pekerja di Karanganyar Akan Terima Bantuan Subsidi Upah

Renggo mengatakan berdasarkan informasi yang dihimpun kebakaran terjadi disebabkan pemilik rumah lupa mematikan kompor saat memasak.

“Tapi karena apinya besar, dapurnya habis. Tapi tidak sampai merembet ke bangunan lainnya,” beber dia.

Renggo juga menjelaskan kebakaran tersebut bisa ditangani langsung oleh petugas damkar tanpa ada korban jiwa. Terkait kerugian material, pihaknya masih belum bisa memperkirakan.

Baca juga: 49 Remaja Ngumpul di Sondokoro Karanganyar hingga Dibubarkan Polisi Ternyata Beratribut Perguruan Silat

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Harus Teliti! Ini Beda Upal Buatan Warga Boyolali dengan Uang Asli dari BI

Kualitas uang palsu yang dibuat warga Boyolali jauh di bawah uang asli dan bisa dikenali dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang.

Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Toko Swalayan Sukoharjo Belum Optimal, Ini Penyebabnya

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di tempat publik Kabupaten Sukoharjo masih terkendala, termasuk untuk skrining pengunjung swalayan.

Solopos Saluran 100 Paket Bantuan bagi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Solopos dalam rangka HUT ke-24 menyalurkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu akibat Covid-19.

Pengungkapan Kasus Upal Rp49 Juta di Boyolali Bermula dari Laporan Warga, Begini Kronologinya

Pengungkapan kasus tindak pidana pembuatan dan pengedaran uang palsu atau upal di Mojosongo, Boyolali, bermula dari laporan warga,

100 Ojol Dikerahkan Antar 1.000 Paket Apam Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten

Sebaran apam pada puncak perayaan Yaa Qowiyyu di Jatinom, Klaten, pada Jumat (24/9/2021), digantikan dengan pengantaran oleh ojol.

Kupas Tuntas Tema Populer Kesehatan dari Studio RS JIH Solo

RS JIH Solo membangun studio khusus untuk talkshow edukasi membahas tema-tema kesehatan dengan dokter-dokter ahli.

Laju Positif Sektor Pertanian Saat Pandemi, Ada Peran Pemerintah dan Generasi Milenial

Pertanian menjadi sektor yang memiliki laju positif karena peran pemerintah dan adanya keterlibatan generasi muda atau milenial dalam dunia pertanian.

Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Satu rumah warga di Desa Jendi, Girimarto, Wonogiri, rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang.

Keren! 9 Siswa SMP Wakili Sragen di Kompetisi Sains Nasional Tingkat Jateng

Sembilan orang siswa SMP bakal mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Kompetisi Sains nasional (KSN) untuk pada Oktober 2021 mendatang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda, GTT Wonogiri Malah Senang

Kalangan GTT senior di Kabupaten Wonogiri berharap penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK merupakan sinyal baik.

Perjuangan Atlet Difabel Panahan Wonogiri Menuju Peparnas Papua, Pernah Latihan Pakai Alat dari Bambu

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

Puluhan mahasiswa anggota BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah menyesaikan persoalan pertanian.

Ditanya Soal Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024, Menko Airlangga: Masih Jauh Itu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di acara haul Ki Ageng Gribig di Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021)

Psywar ke AHHA PS Pati Berlanjut, Gibran: Sponsor Persis Solo Lebih Banyak sampai Jersey-ne Kebak

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melanjutkan psywar kepada AHHA PS Pati dengan menyebut sponsor Persis Solo lebih banyak.