Rumah duka mendiang bos Sritex Lukminto di Laweyan Solo (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SUKOHARJO — Ribuan karyawan berseragam kemeja biru muda dan bawahan biru tua duduk berjajar di tepian jalan utama menuju kompleks pabrik PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex), Sukoharjo, Kamis (6/2/2014) sejak pukul 16.00 WIB hingga malam. Mereka menunggu kedatangan jenazah  H.M. Lukminto untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang bos mereka.

Sebagian di antara para karyawan itu tampak menggelar yasinan di Masjid Baitussyukur kompleks pabrik PT. Sritex baka salat Maghrib.Pelaksana humas PT Sritex, Basuki, ketika dihubungi Solopos.com, Kamis malam, mengatakan proses pemberangkatan jenazah dari Singapura terkendala sehingga mundur dari jadwal semula. Namun, ia tak mengetahui alasan pasti perubahan jadwal pemberangkatan tersebut.

"Kami pastikan, setelah tiba di Bandara Adi Soemarmo, saya akan mendorong agar jenazah segera dibawa ke PT Sritex," kata dia. Salah seorang anggota satpam PT Sritex, Sri Cahya Ningsih, mengatakan selain para karyawan PT Sritex, perusahaan di Grup Sritex juga mewakilkan karyawan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Menurutnya, masing-masing perusahaan mengirimkan satu bus karyawan ke kompleks pabrik yang berada di Sukoharjo itu. "Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di Magelang, Semarang, Boyolali, dan Karanganyar," jelasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten