Tutup Iklan
Lukisan Ultraman Buddha (Okezone)

Solopos.com, BANGKOK Lukisan Buddha dengan karakter Ultraman Jepang dikecam oleh kelompok garis keras Thailand. Mereka menggugat seorang ">wanita seniman yang menggambar lukisan itu, Rabu (11/9/2019).

Dikutip dari Reuters, Kamis (12/9/2019), gugatan itu dilayangkan setelah empat lukisan Buddha yang dipamerkan di pusat perbelanjaan di timur laut ">Thailand. Lukisan tersebut kelompok Buddha konservatif.

Kelompok Buddha Power of the Land mengaku telah mengajukan keberatan ke polisi terhadap seniman yang menggambar lukisan ">Buddha tersebut. Anggota kelompok tersebut menilai lukisan tersebut sangat tidak sopan.

Lukisan itu memalukan dan menyinggung umat Buddha dan merusak harta nasional,” kata perwakilan Buddha Power of the Land, Charoon Wonnakasinanone.

Kelompok tersebut ingin lukisan Buddha dengan figur Ultraman dihancurkan. Sampai saat ini, polisi sedang menyelidiki laporan tersebut. Nantinya, mereka bakal merekomendasikan apakah ada lasan yang pantas untuk mengajukan tuntutan pidana.

Sementara otoritas Buddha ">Thailand menentang tuduhan kriminal terhadap seniman tersebut. Direktur Kantor Buddhisme Nasional, Pongporn Pramsaneh, menegaskan masalah itu ditutup setelah meminta maaf ke publik.

Kami tidak ingin terlibat dalam tindakan hukum apapun,” tegas Pongporn Pramsaneh.

Sayangnya, seniman yang bersangkutan tidak bisa dihubungi untuk dimintai keterangan. Semua lukisan Buddha Ultraman itu telah habis terjual. Salah satu pembelinya memutuskan melelang lukisan tersebut untuk amal. Hasilnya bakal disumbangkan ke rumah sakit ">Thailand.

Sementara lukisan Buddha berkarakter Ultraman yang memicu perdebatan itu sudah dipindah ke tempat yang dirahasiakan. Salah satu seniman yang terlibat sudah meminta maaf kepada biksu, pejabat, dan masyarakat ">Thailand.

Sebagai informasi, Buddha adalah agama mayoritas yang dianut lebih dari 90 persen warga Thailand. Agama Buddha menjadi salah satu dari tiga pilar tradisional masyarakat ">Thailand di samping negara dan monarki.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten