Ilustrasi Uang (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO – Selama ini, hampir semua orang menganggap uang sebagai sesuatu yang sangat bernilai. Itulah sebabnya kebanyakan orang mengukur segalanya, termasuk kebahagiaan dengan uang. Meski demikian, uang merupakan benda yang sama sekali tidak ada nilainya bagi masyarakat Venezuela.

Negara Amerika Latin tersebut tengah dilanda krisis ekonomi. Hiperinflasi yang terjadi selama beberapa tahun belakangan membuat mata uang Venezuela, Bolivar, tidak ada nilainya sama sekali. Bayangkan saja, harga tisu di Venezuela mencapai 2,6 juta Bolivar. Masyarakat Venezuela harus membawa sekoper uang untuk menyantap makanan enak di restoran.

Saking tidak berharganya, lembaran uang kertas di Venezuela justru lebih banyak dibuang dan diangkut truk sampah. Seperti terekam dalam video viral unggahan pengelola akun Instagram @_infocegatansolo, Sabtu (30/3/2019).

Video viral itu memperlihatkan seorang bocah yang bermain di tumpukan uang kertas. Bocah tersebut memanjat gunungan uang kertas yang baru saja diturunkan dari truk. "Saking tak bernilainya, inilah isi truk sampah di Venezuela. Tumpukan uang yang tidak ada artinya. Hmmm, anaknya berasa Paman Gober ya, mandi uang," tulis @_infocegatansolo sebagai keterangan video.

Netizen yang melihat video viral tersebut dibuat geli. Sejumlah komentar lucu membanjiri video viral tersebut. Sejumlah netizen berangan-angan menjadi miliarder di Venezuela layaknya tokoh Paman Gober, si bebek terkaya di animasi Donald Duck.

"Pergi ke Venezuela, auto-jadi miliarder dadakan," komentar @adityaatma_ne.

"Sihir uang kertas negara barat," sambung @fajri_mochammed09.

"Kalau uang tak bernilai, apakah hati bisa juga tak bernilai?" tanya @hyde.kevin.collection.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten