Bocah merengek untuk tak dipenjara setelah kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm. (Instagram-@polreskukar)

Solopos.com, KUTAI KARTANEGARA — Anak-anak di bawah umur tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor karena belum memiliki SIM. Namun, beberapa anak-anak nekat mengendarai sepeda motor dan terpaksa diberhentikan polisi untuk diberikan surat bukti pelanggaran (tilang).

Seperti yang dialami dua bocah di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) yang nekat mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm. Kedua bocah tersebut diberhentikan polisi untuk diberikan surat tilang.

Namun saat hendak diberikan surat tilang, bocah tersebut justru menorehkan kisah unik dengan tingkah konyolnya. Salah satu bocah memohon ampun kepada polisi sembari menangis karena takut dijebloskan ke penjara setelah melanggar peraturan lalu lintas.

Melihat tingkah lucu kedua bocah, salah satu polisi malah menggoda dan menakuti bocah tersebut untuk dipenjara. "Seminggu ya [di penjara], kan tak memakai helm," ujar salah satu polisi.

Mendengar ancama si polisi, bocah tersebut kembali memohon ampun. "Om ini. Kok masuk penjara lagi," ujar si bocah merengek.

Tingkah konyol itu terekam kamera dan videonya menjadi viral di media sosial setelah diunggah di akun Instagram milik Polres Kutai Kartanegara, @polreskukar, Sabtu (12/1/2019). Pada keterangan video yang disertakan, aparat Polres Kukar mengimbau kepada para orang tua untuk tak mengizinkan anak-anak mengendarai sepeda motor.

Orang tua juga diimbau untk lebih bijak memberikan edukasi terhadap anak-anak akan keselamatan diri sendiri. "Jadi bijak lah, memberikan edukasi agar si anak punya batasan-batasan dalam keselamatannya dia," tandas pengelola akun Instagram milik Polres Kutai Kartanegara tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten