LPSK Lindungi Keluarga Adelina, TKI yang Tewas Dianiaya di Malaysia

LPSK Lindungi Keluarga Adelina, TKI yang Tewas Dianiaya di Malaysia

SOLOPOS.COM - Ilustrasi garis polisi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

LPSK memberikan perlindungan kepada keluarga Adelina, TKI asal NTT yang tewas dianiaya majikan di Malaysia.

Solopos.com, JAKARTA -- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengirimkan tim ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memberikan bantuan perlindungan kepada keluarga Adelina Sau. Adelina adalah TKI yang meninggal karena dianiaya oleh majikannya di Malaysia.

Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai?, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan ibu korban yaitu Yohana Bunanaek sebagai upaya proaktif? LPSK agar keluarga korban mau mengajukan permohonan perlindungan kepada lembaga tersebut.? Menurutnya, LPSK akan mengumpulkan seluruh data secara langsung dari keluarga korban, masyarakat, dan penegak hukum yang menangani perkara tersebut.

"Ini sesuai dengan ketentuan yang ada pada undang-undang Perlindungan Saksi dan Korban. Pihak keluarga korban juga setuju untuk mengajukan permohonan perlindungan lewat diisinya form permohonan perlindungan oleh ibunda dari Adelina?," tuturnya, Selasa (27/2/2018).

Dia menjelaskan ?kepolisian telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak perdagangan orang (TPPO) itu. Menurutnya, ketiga orang itu diduga kuat berperan sebagai seseorang yang membujuk Adelina agar mau bekerja di Malaysia.

"TPPO merupakan salah satu tindak pidana yang korbannya mendapatkan prioritas perlindungan dari LPSK. Maka sangat mungkin jika permohonan perlindungan dikabulkan LPSK?," katanya.

Menurutnya, keluarga korban Adelina telah meminta perlindungan berupa pemenuhan hak prosedural dan fasilitasi restitusi. Dia mengatakan bahwa pemenuhan hak prosedural sendiri penting agar hak-hak keluarga korban pada saat menjalani proses peradilan tetap terjamin.

"Apalagi keluarga korban termasuk yang awam soal hukum. Maka penting untuk diberikan layanan pemenuhan hak prosedural," ujarnya.

Sementara itu, restitusi atau ganti rugi dari pelaku, merupakan hak korban TPPO sesuai ketentuan UU Perlindungan Saksi dan Korban maupun UU Pemberantasan TPPO. Menurutnya, fasilitasi restitusi dari LPSK berupa penghitungan besaran ganti rugi hingga koordinasi dengan jaksa agar restitusi dimasukan ke dalam tuntutan.

"Setelah itu jika restitusi dikabulkan hakim, LPSK juga akan berkoordinasi dengan jaksa agar korban benar-benar mendapatkan restitusi," tuturnya.

Seperti diketahui, Adelina Sau merupakan seorang TKI asal NTT ditemukan dalam kondisi mengenaskan di rumah majikannya di Penang, Malaysia, pada 10 Februari 2018 lalu. Sehari kemudian Adelina meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasus ini saat ini sedang ditangani aparat penegak hukum baik di Indonesia maupun Malaysia. Selain tiga perekrut yang dijadikan tersangka di Indonesia, tiga orang majikan Adelina juga menjadi tersangka di Malaysia. "LPSK berjanji akan memberikan layanan kepada ibu korban sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Proses Seleksi, 3 Jabatan Eselon II Pemkab Klaten Akhirnya Terisi

Bupati Klaten Sri Mulyani melantik tiga pejabat yang mengisi tiga jabatan eselon II yang selama setahun ini melewati proses seleksi.

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.