Lonjakan Pasien Positif Corona: Dari 34 Jadi 69 Kasus
Petugas berada di samping ambulans yang terparkir di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga Kamis 5 Maret ini ada 156 pasien dalam pengawasan virus corona yang tersebar di 35 rumah sakit di 23 provinsi, 2 diantaranya merupakan pasien positif corona yang masih dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Solopos.com, JAKARTA -- Pemerintah kembali memperbarui data kasus pasien positif virus Corona atau Covid-19, Jumat (13/3/2020). Bila pada Kamis (12/3/2020) ada 34 kasus pasien positif kini melonjak menjadi 69 kasus pasien positif.

Pasien yang meninggal juga bertambah. Dalam pengumuman sore ini, ada 3 pasien baru yang meninggal.

"69, Perempuan 80 tahun tampak sakit," kata Jubir Pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di Istana Kepresidenan, Jumat (13/3/2020), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Sri Peri Waduk Lalung Karanganyar Pernah Belikan Suprapto Sabuk di BTC

Terkait 3 pasien positif yang meninggal yaitu kasus 35, 36, dan 50. Yuri mengatakan untuk kasus 35 dan 36 merupakan pasien berjenis kelamin perempuan. Mereka masuk RSPI Sulianti Saroso dalam keadaan buruk sehingga langsung meninggal.

Yuri juga mengumumkan pasien meninggal yang ketiga adalah pasien kasus 50. Diketahui pasien ini berasal dari Solo. "Nomor 50, laki-laki, 59 tahun, mengalami perburukan cepat dari kemarin dan kemudian meninggal," pungkas Yuri.

Salah satu pasien positif Corona yang meninggal sempat dirawat di RSUD dr. Moewardi Solo, Rabu (11/3/2020). Yuri menyatakan salah satu upaya yang kini digencarkan adalah tracking contact.

Pura-Pura Beli Es Teh, Warga Jebres Solo Gondol HP

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada tim untuk menelusuri klaster-klaster baru yang muncul di Indonesia, termasuk pasien positif Covid-19 yang meninggal di RSUD Dr. Moewardi Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Jokowi terkait pasien positif Covid-19 di Solo, dia meminta kepada tim klaster untuk menulusuri kontak pasien positif corona yang meninggal di RSUD dr. Moewardi Solo.

"Setiap ada klaster baru, tim klaster kita langsung masuk. Setiap ada yang baru langsung bergerak," kata Jokowi kepada awak media di acara Breaking News Kompas TV, Jumat (13/3/2020) siang.

Kumpulkan Warga Semanggi

Ini pula yang dilakukan Pemkot Solo untuk melakukan tracking contact terkait kasus pasien positif Corona yang meninggal.

Pemkot Solo pada Jumat (13/3/2020) mengumpulkan warga Semanggi, Pasar Kliwon, menyusul adanya pasien positif  Covid-19 yang meninggal seusai dirawat di RSUD dr. Moewardi, Jebres.

Pasien laki-laki positif Corona yang meninggal itu diketahui tinggal di wilayah Kelurahan Semanggi.

Gerebek Rumah di Mojolaban & Polokarto, Polres Sukoharjo Amankan 1.600 Liter Ciu

Lurah Semanggi, Sularso, saat dihubungi Solopos.com, Jumat, mengungkapkan pagi itu mengumpulkan warga yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Corona sebelum meninggal tersebut.

Mereka dikumpulkan untuk diberi pengarahan sekaligus sosialisasi mengenai pencegahan, gejala, dan penanganan virus Corona. Sosialisasi berlangsung hingga sore hari.

Sumber: Detikcom


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho