Tutup Iklan
Lonjakan Jumlah Kasus Positif Virus Corona 19 Maret, Jateng Nomor 3
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan terkait penanganan virus corona di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (18/3/2020). (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Solopos.com, JAKARTA – Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia melonjak pada Kamis (19/3/2020). Jika pada Rabu (18/3/2020) pemerintah mengumumkan 227 kasus, maka pada Kamis sore total kasus bertambah drastis menjadi 309 orang.

Artinya, ada lonjakan sebanyak 82 kasus positif corona atau covid-19 di Indonesia hanya dalam satu hari atau tertinggi sejak kali pertama muncul pada 2 Maret. Penambahan signifikan tersebut paling besar berasal dari Provinsi DKI Jakarta yang melaporkan tambahan 52 kasus baru hari ini.

Sejauh ini, jumlah pasien positif corona DKI Jakarta masih menjadi yang terbesar di Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Nasional (BNPB), jumlah kasus positif Covid-19 DKI Jakarta per Kamis sore sebanyak 210 kasus. Jumlah ini bertambah signifikan dari 158 kasus pada Rabu (18/3/2020).

Sedangkan dalam hal angka kematian akibat pasien virus corona di Jakarta, jumlahnya bertambah 5 kasus hari ini sehingga total kematian mencapai 17 kasus.

Selain di DKI Jakarta, tambahan signifikan lainnya juga terjadi di Banten. Di provinsi paling barat Pulau Jawa ini, jumlah kasus positif bertambah 10 orang hari ini dari 17 kasus para Rabu (18/3/2020). Total jumlah kasus positif virus corona di Banten kini mencapai 27 kasus dengan angka kematian sementar 1 orang.

Sementara itu, jumlah kasus positif virus corona di Jateng atau Jawa Tengah bertambah 4 orang menjadi total 12 orang. Di Jawa Tengah, ada tambahan satu kasus kematian sehingga total menjadi 3 orang. Dua dari 3 pasien adalah 1 asal Solo [meninggal dunia Rabu (12/3/2020) di RSUD dr Moewardi], dan 1 asal Wonogiri [meninggal dunia Rabu (18/3/2020) di RSUD dr Moewardi]. Sedangkan 1 pasien lainnya di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Salat Jumat Ditiadakan

Sebelumnya, jumlah orang yang diperiksa virus corona di Indonesia ada 1.592 orang. Dari jumlah itu yang positif virus corona atau Covid-19 227 orang, pasien sembuh 11 orang, pasien meninggal 19 orang, dan negatif Covid-19 sebanyak 1.342 orang.

Situasi darurat wabah virus corona (Covid-19) membuat seluruh aktivitas ibadah berjamaah termasuk salat Jumat di Jakarta ditiadakan untuk sementara atau ditunda. Tak hanya itu, seluruh ibadah yang dilaksanakan bersama-sama di semua tempat ditunda untuk mencegah penularan virus corona lebih cepat.

Ini merupakan hasil kesepakatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan berbagai tokoh pemuka agama di DKI Jakarta dalam pertemuan di Balai Kota, Kamis (19/3/2020). Kesepakatan itu diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Bahwa kegiatan peribadatan yang diseleranggarakan secara bersama-sama di rumah-rumah ibadah. kita sepakati ditunda hingga kondisi memungkinkan. Untuk sementara waktu kita laksanakan 2 minggu ke depan, di tunda, kemudian akan ditinjau ulang," kata Anies yang disiarkan live di TVOne, Kamis.

Jumlah Kasus Positif Virus Corona 19 Maret 2020

NO
PROVINSI
JUMLAH KASUS TANGGAL 19 MARET 2020JUMLAH KASUS DENGAN FOLLOWUP SPESIMEN 2X NEGATIFJUMLAH KASUS MENINGGAL
S/D 18 MARET 202019 MARET 2020KASUS KUMULATIFS/D 18 MARET 202019 MARET 2020KASUS KUMULATIFS/D 18 MARET 202019 MARET 2020KASUS KUMULATIF
1BALI101000101
2BANTEN171027101101
3DI YOGYAKARTA325000000
4DKI JAKARTA15852210941312517
5JAWA BARAT24226101101
6JAWA TENGAH}">8412000213
7JAWA TIMUR}">819000101
}">8KALIMANTAN BARAT202000000
9KALIMANTAN TIMUR12300000
10KEPULAUAN RIAU123000000
11SULAWESI UTARA101000000
12SUMATERA UTARA112000101
13SULAWESI TENGGARA033000000
14SULAWESI SELATAN022000000
15LAMPUNG101000000
16RIAU112000000
TOTAL2272}">823091141519625


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho