Tutup Iklan

LONGSOR WONOGIRI : 4 Rumah di Jatibedug Ambruk, 10 Warga Mengungsi

LONGSOR WONOGIRI : 4 Rumah di Jatibedug Ambruk, 10 Warga Mengungsi

SOLOPOS.COM - Pekerja menyingkirkan puing-puing bangunan di Perumahan Citra Jaya 5 Dusun Jatibedug, Purworejo, Wonogiri, yang longsor, Jumat (9/2/2018). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

Longsor membuat empat rumah di Jatibedug, Wonogiri, ambruk dan 10 orang penghuninya terpaksa mengungsi.

Solopos.com, WONOGIRI -- Sepuluh warga Perumahan Citra Jaya 5 Dusun Jatibedug, Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, terpaksa mengungsi karena empat unit rumah yang mereka huni ambruk sebagian, Kamis (8/2/2018) sore. Kejadian itu disebabkan tanah yang mereka tempati longsor.

Pantauan Solopos.com di lokasi kejadian, Jumat (9/2/2018), kerusakan terjadi di bagian belakang rumah. Rumah yang terdampak itu berdiri berjejer. Kerusakannya cukup parah. Dapur dan kamar mandi di empat rumah itu hilang terbawa longsor.

Deretan rumah tersebut berada di perengan setinggi 2 meter-3 meter. Tembok rumah paling timur yang bagian belakangnya tak longsor terlihat retak-retak seukuran dua ruas jari tangan orang dewasa.

Pekerja menyingkirkan puing-puing bangunan rumah yang ambruk itu. Pekerja menginformasikan perengan tanah di lokasi itu sebelumnya sudah ditalut. Diduga karena tak kuat menahan beban tanah, talut tersebut ambrol dan tanahnya longsor.

Rumah yang rusak itu masing-masing milik Wahyuni, 39, Widodo, 37, Jon Presman, 35, dan Dimas, 30. Seluruh rumah yang rusak kini tak lagi dihuni. Penghuni mengungsi ke rumah lain di perumahan tersebut yang belum berpenghuni. Ada satu rumah yang digunakan lebih dari keluarga.

Jon Prisman kepada Solopos.com mengatakan longsor terjadi saat hujan pukul 16.00 WIB. Beberapa hari sebelumnya sudah ada tanda tanah di bagian belakang rumahnya bakal longsor. Saat itu struktur bangunan dapurnya retak dan bagian bawahnya ambles.

Atas kondisi itu dia memperkuat struktur bangunan menggunakan cakar ayam. Pekerjaan rampung belum lama ini. “Malah kemarin ada longsor, dapur terseret ke bawah, rusak total. Untungnya kemarin [Kamis] tidak ada yang di dapur. Ada dua rumah yang terancam mengalami nasib sama. Tembok bagian belakang kedua rumah itu sudah retak-retak,” kata Jon.

Penghuni rumah lainnya yang ambruk, Widodo, menyampaikan hal senada. Beberapa lama sebelum longsor keretakan tembok bagian belakang rumah semakin lebar. Gerakan tanah itu menimbulkan bunyi.

Mengetahui hal itu penghuni keluar rumah menyelamatkan diri mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. Benar saja, tak lama kemudian bagian belakang rumah ambruk akibat terseret tanah yang longsor.

“Banyak pihak sudah meninjau lokasi, termasuk developer dan BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] Wonogiri. Harapan kami pihak terkait segera menangani masalah ini sehingga kami bisa menghuni rumah lagi,” kata Widodo.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, menyampaikan sudah mengirim bantuan logistik untuk warga terdampak. Dia memperkirakan kerugian material mencapai Rp100 juta. Dia mengimbau warga selalu waspada dan siaga menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Lebih Pandemi Covid-19, Ini Hambatan Terberat Bagi Nakes Solo

Para tenaga kesehatan atau nakes di Kota Solo menghadapi banyak tantangan dan hambatan dalam menangani kasus Covid-19 selama pandemi.

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.