Tutup Iklan

Longsor Timpa Rumah Warga di Banjarnegara, Bocah Usia 3 Tahun Meninggal

Bencana tanah longsor melanda permukiman di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), menyebabkan seorang bocah berusia 3 tahun meninggal dunia.

 Ilustrasi Longsor (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Longsor (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, BANJARNEGARA — Bencana tanah longsor menerjang permukiman warga di Desa Mlayan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (21/10/2021). Akibat bencana itu seorang bocah berusia tiga tahun meninggal dunia.

Dikutip dari Suara.com, bencana tanah longsor itu terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Banjarnegara dalam beberapa hari terakhir.

Akibat hujan yang turun terus menerus, tebung setinggi 4 meter dan panjang 6 meter di Desa Mlayan pun mengalami longsor pada Kamis sekitar pukul 15.30 WIB.

Material tanah longsor itu pun menimpa rumah warga di Dusun Sidakarya RT 006/RW 003, Desa Mlayan. Saat kejadian itu, seorang warga bernama Afiyati, 23, dan adiknya, Gilang Angga Saputra, 3, tengah terlelap.

Baca juga: Rumah di Banjarnegara Dirusak Tanah Longsor

Material longsor itu pun menimpa Afiyati dan adiknya yang masih berusia 3 tahun. Afiyati mengalami luka ringan pada lengan dan sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Sedangkan adiknya, bocah berusia 3 tahun meninggal dunia di akibat tertimbun material tanah longsor.

Warga dan petugas SAR akhirnya melakukan evakuasi terhadap bocah berusia 3 tahun yang tertimbun longsor itu. Proses evakuasi tuntas sekitar pukul 16.00 WIB, dan korban pun langsung dimakamkan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjarnegara, Andri Sulistyo, mengatakanpihaknya sempat mengalami kendala saat menuju lokasi kejadian karena tanah longsor juga terjadi di sejumlah lokasi.

“Akses jalan menuju lokasi sangat sulit dan banyak longsoran di sepanjang jalan menuju lokasi, ” ungkap dia.

Baca juga: Punya Wilayah Rawan Longsor, Musuk Dijadikan Desa Tangguh Bencana

Selain itu, aliran listrik di sekitar tempat kejadian perkara juga mengalami pemadaman. “Listrik juga padam dari jam 13.30 WIB sampai saat ini,” imbuhnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan berhati hati ketika hujan lebat. “Terutama bagi yang tinggal di daerah rawan longsor untuk segera mengungsi ke temat yang lebih aman untuk berjaga jaga, ” Jelas dia.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.

Daun Talas asal Jateng Diminati Pasar Luar Negeri, Ini Manfaatnya

Komoditas pertanian dan perkebunan asal Jawa Tengah atau Jateng, daun talas beneng, mulai diminati pasar luar negeri salah satunya Australia.

Angin Kencang Terjang Parakan Temanggung, Belasan Rumah Rusak

Bencana angin kencang atau puting beliung menerjang belasan rumah warga di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng).

Bupati Grobogan Resmikan Proyek Program PISEW dan Kotaku 2021

Program PISEW dan Kotaku di Grobogan ini anggarannya berasal dari Kementerian PUPR dengan total anggaran Rp17,8 miliar.

Angin Puting Beliung Terjang Parakan Temanggung, Ini Videonya

Angin puting beliung yang menerjang sejumlah rumah warga di Parakan Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), terekam video dan viral di media sosial Instagram.