Tutup Iklan

Awas, Longsor Ancam Bangunan Rusunawa Putri Cempo Solo

Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di dekat TPA Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, terancam tanah longsor dari tebing di sampingnya.

Awas, Longsor Ancam Bangunan Rusunawa Putri Cempo Solo

SOLOPOS.COM - Tanah miring di sisi selatan Rusunawa Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, longsor, Rabu (23/1/2019). (Solopos/Mariyana Ricky P.D.)

Solopos.com, SOLO — Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di dekat TPA Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, terancam tanah longsor dari tebing di sampingnya.

Tanah miring setinggi 5-6 meter yang berada di sisi selatan kompleks blok C dan D perlahan ambrol akibat guyuran hujan beberapa hari terakhir. Berdasarkan pantauan Solopos.com, Rabu (23/1/2019), tanah lapis kedua atau subsoil di tebing itu sudah tampak jelas.

Perakaran dari tanaman yang tumbuh di lereng tersebut juga terlihat. Sebagian debris atau serpihan tanah yang jatuh menutupi jalur pedestrian samping rusun.

Salah seorang pekerja bangunan, Yopi, 19, menyebut longsor terjadi sekitar empat hari lalu setelah hujan deras pada Minggu (20/1/2019) dan Senin (21/1/2019). Tanah miring tersebut tidak dibuatkan talut seperti bagian belakang rusunawa.

“Rumpun bambu di atas tampaknya sudah mati. Saya khawatir kalau longsor lagi akan jatuh menimpa bangunan. Sementara dibiarkan seperti ini karena memang tidak masuk [anggaran] proyek [pembangunan rusunawa],” kata dia kepada Solopos.com, Rabu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sewa Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Solo, Toto Jayanto, mengaku pernah mengusulkan tanah miring tersebut untuk dibuatkan talut namun belum disetujui.

“Padahal penting sekali [dibuat talut]. Jadi kemungkinan akan diajukan lagi pada APBD Perubahan. Semoga waktunya cukup,” jelasnya, dihubungi, Rabu.

Toto mengatakan saat ini proyek pembangunan rusunawa dengan anggaran Rp26 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu telah selesai. Pengerjaan berikutnya hanya finishing dan pembersihan.

Tiap tower yang bisa dihuni 74 keluarga itu sudah ditunggu untuk dtempati masyarakat kurang mampu berpenghasilan di bawah Rp2,5 juta per bulan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Solo, Supriyanto, mengatakan pembangunan talut tersebut bisa diprioritaskan pada pengajuan APBD Perubahan. Tingkat kemiringan yang curam mengancam bangunan rusun.

“Paling butuh Rp200 juta karena sangat sederhana. Panjang talut enggak sampai 30 meter,” kata dia setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kompleks rusunawa yang berlokasi dekat Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Putri Cempo itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.