Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

 Peserta membidik target sasaran dalam lomba menembak yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali, Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, Sabtu (27/11/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Peserta membidik target sasaran dalam lomba menembak yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali, Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, Sabtu (27/11/2021). (Istimewa)

Solopos.com, BOYOLALI—Lomba menembak bertaraf internasional digelar guna memeriahkan peringatan HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, Sabtu-Minggu (27-28/11/2021). Ajang yang langsung direstui Action-Air International Practical Shooting Confederation (AA IPSC) di Kanada tak bisa dihadiri atlet luar negeri lantaran terkendala pandemi Covid-19.

Penanggung jawab lomba, Ari Bowo, mengatakan meski tak ada atlet dari luar negeri, ajang itu berhasil mengumpulkan ratusan petembak dari seluruh Indonesia. Dalam lomba tembak reaksi IPSC level 2 misalnya diikuti oleh 250 orang peserta.

Para atlet dari luar negeri banyak yang antusias untuk berpartisipasi dalam lomba menembak reaksi AA IPSC level 3. Sayangnya, pandemi membuat mereka tak bisa hadir ke tanah air.

Baca Juga: 1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

“Sayang karena masih pandemi, belum banyak peserta luar negeri yang bisa datang ke sini,” ujar Ari, sebagaimana rilis kepada Solopos.com, Minggu (27/11/2021).

Ari mengaku senang dengan hadirnya ratusan petembak memeriahkan lomba tersebut. Tingginya antusiasme peserta dari dalam negeri menjadi bukti bahwa kompetisi bertaraf internasional itu diminati banyak orang.

“Ini menjadi kepercayaan kepada kami menyelenggarakan lomba menembak reaksi bertaraf internasional pertama yang mendapat izin langsung dari pengurus pusat AA IPSC di Kanada,” tutur dia.

Baca Juga: Ahli Waris Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja Bikin Surat Kesepakatan

Selain memeriahkan HUT ke-76 Brimob, kompetisi ini sekaligus menjadi ajang mencari talenta-talenta baru atlet menembak. Kompetisi juga menjadi momen mengasah kemampuan dalam menghadapi kompetisi menembak kelas dunia di Thailand tahun depan.

Selain kategori lomba AA IPSC, ada juga kejuaraan menembak presisi antar-Polres se-Jawa Tengah. Ada 36 Polres hadir dalam lomba tersebut.

Ari menambahkan kegiatan ini digelar berkat kolaborasi antara Satuan Brimob Daerah Jawa Tengah dengan Pengurus Provinsi Perbakin Jawa Tengah. Ajang kembali digelar setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi.

Baca Juga: Minat Baca Memuaskan, Solo Butuh Rumah Baca Berbasis RW

“Akibat pandemi Covid-19, lomba sempat vakum dua tahun. Sekarang, kami bersyukur bisa digelar lagi tentunya dengan prokes [protokol kesehatan] ketat,” sambung dia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Wedang Ronde Porsi Jumbo di Sukoharjo, Murah dan Menghangatkan

Wedang ronde porsi jumbo dengan harga murah dan segar dapat dibeli di warung milik pria asal Sukoharjo.

Polresta Solo Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 10 orang pelaku baik pengedar, kurir, maupun pemakai.

Perlu Peran Akademisi untuk Atasi Kekeringan di Gilirejo Baru Sragen

Upaya mitigasi bencana kekeringan di Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, perlu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi.

Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Hujan yang mengguyur wilayah Sukoharjo mengakibatkan ketinggian air Kali Buntung bertambah signifikan pada Minggu (16/1/2022) malam.

Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

Pemkot Solo berencana membangun gedung pertemuan atau hall yang diklaim sangat besar dan mampu menampung hingga 15.000 orang.

Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama di Boyolali hingga Senin ini sudah mencapai 94.514 sasaran atau sekitar 98,7 persen dari target 95.713 sasaran.

+ PLUS Keraton Pengging, Cikal Bakal Kerajaan Pajang yang Hilang di Boyolali

Joko Tingkir yang menjadi raja pertama Kesultanan Pajang merupakan cucu dari Andayaningrat yang pernah memimpin Keraton Pengging.

Tim Gabungan di Bulu dan Mojolaban Gencarkan Patroli Tegakkan Prokes

Sasaran patroli yakni menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas malam agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), terutama saat berada di luar rumah.

Berkat KIP, Mahasiswa asal Miri Sragen Ini Bisa Kuliah Sekaligus Usaha

Berkat Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, seorang warga Miri, Sragen, dari keluarga miskin bisa kuliah bahkan membuka usaha.

Segini Kerugiannya, Gara-Gara Bakul Pasar Tanjung Klaten Mogok Jualan

Sebanyak 256 pedagang Pasar Tanjung, Klaten mendadak mogok berjualan Senin (17/1/2022) sehingga menyebabkan perputaran uang mencapai Rp100 juta per hari terhenti.

Kearifan Lokal Boyolali, Kerajinan Logam Cepogo Kian Mendunia

Produk kerajinan seni kriya logam dari Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Boyolali, merupakan kearifan lokal yang kian mendunia.

Waduh! Pasar Tanjung di Klaten Sepi, Pembeli Kecele

Sejumlah pembeli kecele saat datang ke Pasar Tanjung di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Senin (17/1/2022) pagi.

+ PLUS Piala Dunia U-20 Jadi Momen Emas Eksplorasi Sport Tourism di Kota Solo

Datanganya wisatawan domestik dan mancanegara saat gelaran Piala Dunia U-20 pada 2023 bisa menjadi momen emas untuk pengoptimalan potensi destinasi sport tourism di Kota Solo.

Hipmi Boyolali Punya Ketua Baru, Program ke Depan Ingin Dampingi UMKM

Anggota Hipmi Boyolali sekitar 40 orang, terdiri dari pengusaha jasa kontruksi, pengusaha apotek, pengusaha tempat wisata, kuliner, peternak, konter, dan lain-lain.

Ini Lo Penyebab Retribusi di Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan

256 pedagang di Pasar Tanjung, Juwiring, Klaten, Jateng mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi karena memprotes kenaikan retribusi ugal-ugalan pada awal 2022.

Retribusi Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan, Bakul Mogok Berjualan

Sebanyak 256 pedagang di Pasar Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi.