Lolos P3K, Heny Ingin Selesaikan Tugas Kades Tegalharjo hingga 2024

Heny Listyaningsih siap tak menerima siltap kades tetapi hanya menerima penghasilan sebagai P3K.

 Kepala Desa Tegalharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Heny Listyaningsih. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kepala Desa Tegalharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Heny Listyaningsih. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI—Kepala Desa (Kades) Tegalharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Heny Listyaningsih, 42, berharap tetap bisa menyelesaikan tugas hingga masa jabatannya sebagai kades berakhir pada 2024. Dia siap tak menerima siltap kades, tetapi hanya menerima penghasilan sebagai P3K.

Hal itu dikatakan Heny setelah dinyatakan lolos ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K). Dia belum mengetahui ke depan harus mengundurkan diri sebagai kades atau tetap bisa menjalankan tugas ganda sebagai kades dan guru P3K.

PromosiCatatan Walhi untuk Rencana Elon Musk Berinvestasi di Indonesia

Jika tidak menyalahi aturan, setelah nanti menerima surat keputusan (SK) P3K, Heny juga siap tetap mempertanggungjawabkan tugasnya sebagai P3K kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan kepala sekolah yang menaunginya. Dia meyakini ada solusi atau penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak.

Baca Juga: Kontraksi Saat Tes, Peserta Seleksi P3K Wonogiri: Los Saja, Bismillah Berkah

“Bukannya saya tidak rela melepas jabatan kades, tetapi saya masih punya beberapa PR [pekerjaan rumah] yang harus saya selesaikan. Pada 2022 ini Desa Tegalharjo ditunjuk Kemendes [Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi] menjadi pilot project [percontohan] desa inklusif. Akan ada pendampingan selama dua tahun dari Kemendes. Saya merasa harus terlibat dalam pelaksanaan program itu,” ujar Heny saat dihubungi Solopos.com, Rabu (19/1/2022).

Heny menceritakan melamar lowongan P3K sebagai guru SMPN 2 Pracimantoro pada 2021. Dia menjalani ujian pada tahap II dan dinyatakan lolos di semua ujian. Hingga saat ini Heny belum mendapat informasi lebih lanjut mengenai apa yang harus dilakukannya berikutnya. “Belum ada informasi soal pemberkasan,” kata dia saat dihubungi.

Heny melanjutkan sebelum menjadi kades pada 2018, dia adalah guru bimbingan konseling (BK) di SMP Muhammdiyah 7 Eromoko. Dia menjadi guru sejak 2005. Seiring berjalannya waktu dia menjadi guru tetap Yayasan Muhammadiyah pada 2008.

Baca Juga: Dapat Jackpot, Begini Curhat Peserta Seleksi P3K Wonogiri Kontraksi Saat Tes hingga Melahirkan

Kemudian dia mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru (PLTG) untuk menjadi guru profesional yang dibuktikan dengan sertifikasi pada 2012. Lalu sejak 2013 Heny mulai memperoleh tunjangan sertifikasi guru.

Selanjutnya pada 2018 dia mencalonkan diri sebagai kades pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tegalharjo dan memenanginya. Konsekuensinya, tunjangan sertifikasi guru miliknya terhenti karena menerima penghasilan tetap (siltap) kades.

“Setelah dinyatakan lolos ujian P3K saya tidak hanya diam. Sambil menunggu proses administrasi P3K selanjutnya, saya sudah beberapa kali konsultasi dengan pemangku kepentingan terkait mengenai kondisi saya ini,” imbuh Heny.

Baca Juga: Alhamdulillah, GTT Senior Wonogiri Akhirnya Lolos P3K

Dia belum menemukan regulasi yang bisa dijadikan dasar untuk mengambil keputusan. Ada peraturan daerah (perda) yang mengatur bahwa seorang aparatur sipil negara (ASN), yakni pegawai negeri sipil (PNS) bisa menjadi kades. Pada posisi itu, PNS bersangkutan hanya menerima penghasilan sebagai PNS. Siltap kades tidak diberikan, tetapi masih berhak menerima tunjangan kades.

“Namun, posisi saya kebalikannya. Saya kades dulu baru kemudian menjadi ASN. Apakah nanti saya tetap bisa menjalankan tugas sebagai kades atau tidak, saya masih belum tahu. Saya masih akan berkonsultasi lagi. Prinsipnya, jika ke depan ada regulasi yang mengharuskan saya mengundurkan diri dari jabatan kades, akan saya lakukan. Saya tak ingin melanggara aturan,” ulas Heny.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Bawaslu Boyolali Gandeng Penyandang Disabilitas untuk Awasi Pemilu

Sosialisasi diadakan untuk meningkatkan peran pengawasan partisipatif penyandang disabilitas dalam pemilihan umum (pemilu).

Bawa Sapi Bergejala PMK di Wonogiri, Peternak akan di-Blacklist

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri secara tegas berupaya mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan ternak.

Solo Ditunjuk Siapkan SDM Industri Mobil Listrik Dunia, Ini Kata Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Solo Technopark yang ditunjuk jadi penyedia SDM untuk pengembangan industri mobil listrik dunia sangat sibuk setahun terakhir ini.

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Info Lur! 2.241 Loker Tersedia di Virtual Job Fair 2022 Wonogiri

Sebanyak 2.241 lowongan kerja dari 25 perusahaan tersedia pada Wonogiri Virtual Job Fair 2022.

Salah Satu Peritel Terbesar Asia Masuk Solo, Sudah Survei Lokasi Loh!

Salah satu perusahaan ritel atau peritel terbesar di Asia, PT Lulu Group Retail berekspansi ke Solo dan tengah melakukan survei lokasi.

Wuih, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Bandung Euy

Pengusaha berjuluk crazy rich Grobogan, Joko Suranto, ternyata juga pernah membangun jalan di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, pakai uang pribadi senilai Rp1 miliar.

Disparbudpora Klaten Petakan Taman Nyi Ageng Rakit, untuk Apa?

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten memetakan Taman Nyi Ageng Rakit.

Tunggu SE Wali Kota, Satpol PP Solo Minta Warga Tetap Pakai Masker

Satpol PP Solo mengimbau masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan atau tempat terbuka karena belum ada SE Wali Kota yang mengatur boleh lepas masker.

Disdukcapil Klaten Luncurkan Sakura Pengganti Sipon Keduten, Apa Itu?

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten meluncurkan pelayanan online baru bernama Sakura, akronim dari Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan.

249 Calhaj Boyolali Tidak Bisa Naik Haji Tahun 2022, Ini Sebabnya

Kuota haji Boyolali pada 2022 sebanyak 317 calon jemaah haji dengan 91 cadangan.

Tali Pusar Masih Menempel, Ini Usia Bayi yang Membusuk di Bengawan Solo

Tali pusar masih menempel di perut bayi yang jasadnya ditemukan membusuk di pinggri Bengawan Solo di Jaten, Karanganyar.

8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?

Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini.

5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 

Lima desa di lima Kecamatan di Karanganyar dicanangkan menjadi Desa Cantik yang merupakan kependekan dari Desa Cinta Statistik.

Wow, Solo Dipercaya Latih SDM Untuk Industri Mobil Listrik Dunia

Kementerian Investasi menunjuk Solo Technopark sebagai instrumen terpenting penyediaan tenaga kerja guna mendukung pembangunan ekosistem industri mobil listrik di Indonesia.