Lolos ke Final Piala Dunia Antarklub, Al Ain Merajut Sejarah Besar
Al Ain (Reuters-Ahmed Jadallah)

Solopos.com, AL AIN — Al Ain menjadi klub klub Uni Emirat Arab (UEA) pertama yang lolos ke babak final Piala Dunia (PD) Antarklub setelah menghantam River Plate dengan skor 5-4 (2-2) di Stadion Hazza Bin Zayed, Al Ain, Rabu (19/12/2018) dini hari WIB. Kiper Al Ain, Khalid Essa, menjadi pahlawan dengan menggagalkan sepakan Enzo Perez di babak adu penalti.

Di babak pamungkas, Al Ain berpeluang berjumpa dengan raksasa Real Madrid apabila Isco dkk. mampu mengatasi hadangan Kashima Antlers dalam semifinal yang digelar Rabu (19/12/2018) malam WIB. Sebelum mengalahkan River Plate lewat adu penalti, Al Ain yang berperan sebagai wakil tuan rumah pada ajang ini sudah mengalahkan juara di dua benua lain.

Mereka adalah Wellington FC (juara Oseania) yang dibekuk lewat adu penalti serta Esperance de Tunis (juara Liga Champions Afrika) yang digasak tiga gol tanpa balas. Pelatih Al Ain asal Kroasia, Zoran Mamic, tak mampu menutupi kebahagiaannya setelah membawa tim lolos ke babak pamungkas. Dia menyamakan capaian The Boss, julukan Al Ain, dengan prestasi sensasional negaranya yang mampu menembus babak final Piala Dunia 2018.

“Namun saya berharap nasib kami tak seperti Kroasia [kalah di final] karena kami ingin hasil yang berbeda. Saya harap prestasi terbaik datang sebentar lagi,” ujar Mamic seperti dilansir Channel Sport Asia, Rabu.

Mungkin tak banyak yang menyangka Al Ain bakal memberikan perlawanan amat keras bagi River Plate yang baru saja menjuarai Copa Libertadores. Meski dikenal sebagai tim paling sukses di UEA dengan torehan 13 titel domestik serta satu gelar Liga Champions Asia 2003, Al Ain dianggap belum mampu menandingi kekuatan River yang diperkuat pemain macam Lucas Pratto, Leo Ponzio dan Franco Armani.

Namun Al Ain mampu membalikkan sejumlah prediksi. Tuan rumah bahkan sudah unggul 1-0 di menit ketiga lewat sepakan striker Timnas Swedia, Marcus Berg. River Plate langsung terbangun dengan gol tersebut dan langsung merespons lewat dwigol Rafael Santos Borre di menit ke-11 dan 16. Namun Al Ain kembali melawan dengan mencetak gol penyama kedudukan melalui Caio di menit ke-51. Laga pun berlanjut ke babak tos-tosan setelah tak ada gol tambahan hingga 120 menit pertandingan.

Seluruh penendang Al Ain sukses menunaikan tugasnya. Drama pun terjadi setelah tembakan Enzo Perez yang didaulat sebagai algojo terakhir River mampu dibaca kiper Al Ain, Khalid Essa. Al Ain pun meruntuhkan ambisi River menjadi klub Argentina pertama yang menjuarai Piala Dunia Antarklub. Bek Al Ain, Ismail, tak sabar bermain di babak final. Pemain 35 tahun ini tak mempermasalahkan siapa lawan yang mereka hadapi di laga pamungkas tersebut.

“Atmosfer final pasti berbeda. Kami akan bersiap memenang itu, tak peduli apakah lawannya Kahima atau Real Madrid,” ujar Ismail dilansir fifa.com.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom