Loa Living, Hotel Baru di Solo Baru dengan Konsep Semi Apartemen

Loa Living Solo Baru merupakan satu-satunya hotel di Soloraya dengan konsep semi apartemen.

 Kamar di Hotel Loa Living Solo Baru. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kamar di Hotel Loa Living Solo Baru. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Bisnis hotel di Kota Solo dan sekitarnya kian menjamur. Namun, kebanyakan hotel di Soloraya hadir dengan konsep yang itu-itu saja, tak seperti Loa Living Solo Baru.

Eits, sebelum cari tahu apa itu Loa Living Solo Baru, Anda perlu tahu apa saja yang harus diperhatikan saat menginap di hotel. Anda enggak mau kan menginap di hotel lalu pulang dengan perasaan kecewa?

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Nah, yang pertama harus dilakukan adalah memastikan hotel yang akan menjadi tempat Anda menginap berada di lokasi yang strategis juga dekat dengan tempat wisata. Jangan menginap di hotel yang jauh dari fasilitas umum karena Anda akan kesusahan.

Kemudian, Anda perlu memperhatikan fasilitas yang diberikan pihak hotel. Mulai dari tempat parkir, ukuran kamar yang lega, kebersihan kamar, jaringan internet, hingga fasilitas hiburan.

Yang ketiga, sesuaikan tarif hotel dengan jumlah rupiah di kantong. Memilih hotel juga jangan yang penting murah. Namun, Anda harus mencari hotel yang paling worth it, murah namun memiliki fasilitas lengkap dan pelayanan ciamik.

Oke, semua itu bisa Anda dapatkan di Hotel Loa Living Solo Baru. Wait wait wait… Di Loa Living Solo Baru, Anda bahkan bisa mendapatkan fasilitas yang jauh melebihi hotel lain pada umumnya.

Baca Juga: Solo Baru Ternyata Pernah Jadi Lokasi Syuting Film Sunan Kalijaga

Loa Living Solo Baru merupakan satu-satunya hotel di Soloraya dengan konsep semi apartemen. Bukankah sungguh nikmat jika Anda menginap di hotel namun bisa merasakan sensasi tidur di apartemen milik sendiri?

Loa Living Solo Baru
Fasilitas kamar di Loa Living Solo Baru dilengkapi ruang keluarga, kulkas, hingga dapur pribadi. (Istimewa)

Loa Living terletak di Jl Mayjen Sutoyo, Madegondo, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng). Lokasi hotel ini cukup strategis karena bersebelahan dengan salah satu mal besar di Solo Baru, yakni Hartono Lifestyle Mall.

Salah satu hotel unik di sekitar Solo ini juga sangat dekat dengan mal lain, yakni The Park Mall Solo Baru. Hanya dengan berjalan kaki sekitar lima menit, Anda sudah sampai di The Park.

Dengan mengusung tema Law of Attraction alias Konsep Tarik-Menarik, Loa Living Hotel Solo Baru sangat terjangkau dari tempat-tempat menarik di Solo.
Dari hotel, Anda hanya perlu berkendara sembilan menit ke Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan hanya 10 menit dari House Of Danar Hadi.

Baca Juga: Dolan ke Objek Wisata Soloraya Bisa Naik Bus Dishub Solo, Ini Tarifnya?

Selain letaknya yang strategis, hotel ini juga menawarkan kenyamanan luas biasa. Anda akan serasa tidur di apartemen milik sendiri karena fasilitas yang diberikan sangat lengkap hingga Anda tidak sadar sedang menginap di hotel, bukan apartemen.

Fasilitas seperti Wi-Fi, layar televisi berukuran besar, smart TV, pendingin ruangan, kamar mandi dengan air panas dan dingin, serta tempat tidur yang nyaman menjadi fasilitas yang biasa ditemui di hotel lain.

Fasilitas itu sebenarnya juga dapat ditemui di hotel lain. Tapi di Hotel Loa Living Solo Baru, Anda akan diberikan fasilitas lain yang mencengangkan.

Anda akan menemui fasilitas seperti ruang keluarga, kulkas, hingga dapur pribadi yang lengkap dengan fasilitas kompor serta microwave.

Jika kamar hotel lain hanya bisa untuk tidur dan mandi, kamar di Loa Living Solo Baru bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas karena luasnya mencapai 64 meter per segi. Sudah lebih luas ketimbang rumah bersubsidi bukan?

Tempat parkir pribadi pun tersedia. Dengan begitu, keamanan dalam menginap akan sangat terjamin. Anda akan tidur tenang karena tak perlu khawatir mobil tersenggol orang lain.

Baca Juga: Tips Cermat Pilih Hotel Agar Traveling Lebih Asyik

Hotel ini sangat cocok bagi Anda yang ingin berlibur bersama keluarga, milenial yang butuh healing, atau Anda yang sedang dalam perjalanan bisnis.

Dengan fasilitas lengkap yang mencengangkan seperti itu, Anda tentu pikir-pikir soal tarif yang dipatok, kan? Jangan bingung dan jangan bimbang, hotel mewah ini ternyata mematok tarif yang terbilang cukup terjangkau.

Anda hanya perlu merogoh kocek mulai dariRp380.000 untuk menginap semalam di Hotel Loa Living Solo Baru.

Resevasi kamar bisa dilakukan dengan cukup mudah, yakni hanya dengan mengunjungi laman www.loalivingsolo.com, Anda bisa memilih tipe kamar yang diinginkan.

Loa Living Solo Baru
Salah satu tipe kamar di Loa Living Solo Baru. (Istimewa)

Ada delapan tipe kamar di Loa Living Solo Baru, yakni Deluxe, Deluxe Junior, Deluxe Suite, VIP, Paviliun, Paviliun Suite Ground Floor, Paviliun Suite, dan Paviliun Corner Suite. Anda bisa memilih tipe kamar sesuai dengan kebutuhan dan jumlah orang yang akan diajak menginap.

Sudah siap buat healing nginep di Hotel Loa Living Solo Baru? Buruan reservasi keburu penuh!

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

+ PLUS Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Berita Terkini

Tahap I, Boyolali Peroleh 1.900 Dosis Vaksin dari Kementan

Kabupaten Boyolali mendapatkan dropping 1.900 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian (Kementan), Jumat (24/6/2022) sore.

Misterius! Sungai Mungkung Sragen Tercemar Berat, Pemerintah Cari Tahu

DLH Kabupaten Sragen menyebut tingkat pencemaran di Sungai Mungkung Sragen cukup berat apabila dibandingkan dengan sungai lain di Kabupaten Sragen.

Vaksinasi PMK Boyolali Dimulai Besok, Sapi Perah Jadi Prioritas

Vaksinasi menanggulangi persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Boyolali dimulai, Senin (27/6/2022). Vaksinasi PMK di Boyolali diperkirakan akan diselesaikan dalam dua hari.

Lepas 111 Calhaj Menuju Donohudan, Ini Pesan Wabup Boyolali

Pemkab Boyolali melepas 111 calon jemaah haji (calhaj) di kompleks Kantor Bupati Boyolali, Minggu (26/6/2022) pagi.

Karanganyar Akan Terima 2.000 Dosis Vaksin PMK, Sapi Ini Jadi Prioritas

Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan alokasi 2.000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Cerita Bocah Pemulung Cilik Solo: Cari Rongsokan Sejak Usia 3 Tahun

Bocah pemulung cilik di Solo menceritakan kisahnya ikut mencari rongsokan sejak berusia tiga tahun.

Geronjal! Jalan di Palang Sepur Dagen Berbatu & Sempit

Kondisi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, terus menjadi keluhan warga.

Bupati Karanganyar: Palang Sepur Dagen Sering Macet, Dibaikan PT KAI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, curhat keluhannya tentang palang sepur Dagen selama tujuh tahun terakhir diabaikan PT KAI.

Ribuan Honda CB Nangkring di Terminal Tirtonadi Solo, Ngapain Ya?

Ribuan sepeda motor Honda CB memenuhi di kawasan Terminal Tirtonadi Kota Solo, Minggu (26/6/2022).

Mau Keliling Soloraya Naik Bus Wisata Solo? Segini Tarifnya

Tarif menyewa bus wisata Dishub Solo untuk berwisata keliling Soloraya ternyata cukup ramah di kantong.

Kronologi Bus Tabrak Warung di Tawangmangu: Rem Blong dari Magetan

Kronologi kecelakaan bus tabrak warung di Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (25/6/2022) terjadi akibat rem blong sejak dari Magetan, Jawa Timur.

Gaji ke-13 Segera Cair Lur, DPRD dan PPPK Karanganyar Juga Dapat

Komponen gaji ke-13 adalah gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan beras, dan tunjangan PPh, tanpa potongan.

Kecelakaan di Sukoharjo Tinggi, Sopir Ambulans Dibekali PPGD, Apa Itu?

Ketua umum Forum Ambulans Sukoharjo Bersatu (FAST), Wirawan Setiadi, mengatakan perlunya pengemudi ambulans mengetahui penanganan korban lakalantas dengan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).

Begini Kronologi Pegowes Asal Solo Meninggal di Karangpandan

Korban meninggal dunia diduga mengalami serangan jantung.

Nenek Hilang Diduga Hanyut di Sungai Mungkung Sragen, Ini Ciri-Cirinya

Ini ciri-ciri nenek-nenek yang hilang diduga hanyut di Sungai Mungkung Sragen.