Pemain Liverpool merayakan gol ke gawang Barcelona pada pertandingan leg kedua Liga Champions 2018-2019 di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Rabu (8/5/2019). (Reuters-Phil Noble)

Solopos.com, LIVERPOOL - Memang tidak enak apabila nasib kita bergantung pada orang lain. Itulah yang dialami Liverpool jika ingin mengakhiri puasa gelar Liga Premier Inggris sejak 1990 lalu.

Liverpool belum tentu juara apabila menang ketika menjamu Wolverhampton Wanderers pada laga penutup musim Liga Premier 2018/2019 di Anfield, Minggu (12/5/2019) pukul 21.00 WIB. Mereka juga harus berharap pesaing mereka di perebutan gelar, Manchester City, terpeleset di markas Brighton & Hove Albion.

Namun, alih-alih berharap Brighton mau membantu mereka dengan setidaknya menahan City, Liverpool perlu konsentrasi dalam duel mereka sendiri melawan Wolverhampton di Anfield. Sudah menjadi rahasia umum, Wolves merupakan momok tim-tim besar.

Pasukan Nuno Espirito Santo itu antara lain menundukkan Chelsea, Tottenhan Hotspur, Arsenal, dan Manchester United musim ini. Total, Wolves mengoleksi 57 poin, dan menjadi tim promosi yang paling banyak mendulang poin sejak Ipsiwch Town finis peringkat kelima klasemen Liga Premier 2000/2001.

"Akan menjadi sulit ketika semua orang bicara mengenai apa yang terjadi [dengan hasil City] di Brighton dan lain-lain, namun kami harus fokus pada pertandingan kami sendiri. Kami harus berusaha meraih tiga poin, tak peduli apa yang terjadi. Jika kami sudah melakukannya, barulah kita akan lihat setelah laga apa yang terjadi di Brighton," ujar bek Liverpool, Virgil van Dijk, seperti dilansir liverpoolfc.com, Sabtu (11/5/2019).

Van Dijk masih ingat bagaimana timnya harus berjuang keras menghadapi perlawanan Wolves pada pertemuan terbaru kedua tim, Desember 2018 lalu. Meski Liverpool menang 2-0, Van Dijk menilai Wolves mampu memberi perlawanan sulit. Bek termahal di dunia ini sendiri ikut menyokong gol dalam kemenangan Liverpool di markas Wolves tersebut. "Di Liga Premier, saya pikir saya mencetak gol pertamaku [untuk Liverpool] di sana," kenang Van Dijk.

Tiga penggawa Liverpool, Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Jordan Henderson diperkirakan bisa kembali bugar untuk dimainkan melawan Wolves. Namun, striker Roberto Firmino dipastikan belum bisa kembali merumput karena cedera yang juga memaksanya absen ketika Liverpool menjamu Barcelona di Anfield pada leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB lalu.

Comeback menakjubkan Liverpool ketika menyingkirkan Barcelona 4-0 di Anfield untuk lolos ke Liga Champions membuat pasukan Jurgen Klopp percaya dengan keajaiban. Tentu, mereka ingin kembali meraih keajaiban tersebut di Liga Premier musim ini.

"Minggu ini adalah laga terakhir kami di Liga Premier, jika kami menang, itu bukan di tangan kami apa yang selanjutnya kami dapat, namun itu tidak lantas mengurangi kebaikan musim kami. Ini hanya soal akhir yang berbeda," ujar Klopp.

Ini akan jadi pertemuan kali keenam Liverpool dengan Wolves pada matchweek penutup musim. Liverpool selalu menang dalam lima pertemuan sebelumnya di pengujung musim dengan total melesakkan 12 gol dan hanya kebobolan empat kali. Nuno Espirito Santo sendiri mengatakan timnya tak perlu terbebani harus "membantu" siapa pun, termasuk City, saat melawat ke Anfield nanti. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten