Liverpool Vs Cardiff City: Kans Jauhi Rival
Liverpool (Twitter)

Solopos.com, LIVERPOOL — Liverpool kembali berupaya mengakhiri paceklik gelar Liga Premier mereka sejak 1990 pada musim ini. Tim berjuluk The Reds ini mendapat tantangan besar dari rival-rival mereka, terutama Manchester City.

Liverpool dan City sama-sama mengantongi 23 poin dalam sembilan laga pembuka. City berhak bertengger di puncak klasemen sementara karena unggul selisih gol, sementara Liverpool berada di posisi runner-up. Sementara Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur mengintai di belakang mereka lantaran hanya terpaut dua poin dari zona besar.

Namun, Liverpool memiliki kans menjauhi rival-rival mereka jika mampu menundukkan Cardiff City di Anfield, Liverpool, Sabtu (27/10/2018) pukul 21.00 WIB (disiarkan langsung MNC TV). The Reds, julukan Liverpool, bermain lebih awal dibandingkan empat penghuni zona lima besar lainnya. City dan Tottenham bahkan harus saling bentrok, Selasa (30/11/2018) dini hari WIB.

Mantan bek Manchester United dan pundit Sky Sports, Gary Neville, mengakui kekuatan Liverpool kini tidak main-main. Bahkan performa Liverpool sudah sangat jauh di atas Manchester United yang menjadi rival terbesar mereka dalam sejarah Liga Premier.

“Hal terakhir, saya ingin melihat Manchester City dan Liverpool berada di puncak. Liverpool berpotensi memenangi Liga Premier musim ini dan bahkan itu sesuatu yang tidak pernah dibicarakan fans United,” ujar Neville, seperti dilansir Mirror.co.uk, Jumat (26/10/2018).

Yang mengejutkan, kapten Cardiff, Sean Morrison, ikut mengamini Liverpool bakal juara Liga Premier 2018/2019. Menjelang lawatannya ke Anfield, Morisson mengaku lebih suka Liverpool yang menjadi juara ketimbang City di akhir musim nanti.

“Sebuh klub yang sangat terkenal dan penuh sejarah besar di belakang mereka, namun tetap perlu upaya besar untuk menghentikan Manchester City,” ujar Morisson, seperti dikutip besoccer.com.

Kali terakhir Cardiff bisa mengalahkan Liverpool yakni Desember 1959. Saat itu, tim asal Wales ini menang 4-0 di Anfield. Tapi rasanya sulit bagi Cardiff mengulang peristiwa langka dan satu-satunya yang terjadi selama 59 tahun silam itu. Meski sukses menundukkan Fulham 4-2 pada akhir pekan lalu, Cardiff jelas bukan lawan sebanding bagi The Reds.

Bintang Liverpool, Mohamed Salah, kembali on fire di depan gawang lawan dengan merobek gawang Red Star Belgrade dua kali pada Liga Champions, medio pekan ini. Salah telah menembus 50 gol bersama Liverpool sejak didatangkan dari AS Roma pada awal musim lalu. 

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, kemungkinan tidak akan mengubah line-up ketika melumat Red Star 4-0. Klopp menurunkan pemain No. 6 (gelandang bertahan) sekaligus, Georginio Wijnaldum dan Fabinho, dalam formasi 4-2-3-1. Menariknya, Roberto Firmino malah dipasang di belakang Salah yang berperan sebagai ujung tombak The Reds. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom