Video klip lagu terbaru Young Lex. (Istimewa/Youtube)

Solopos.com, JAKARTA - Beberapa waktu lalu, lagu Young Lex feat Sexy Goath & Italiani yang berjudul Bodo Amat dikritik oleh Dedy Susanto, psikolog sekaligus motivator, karena dianggap membawa pengaruh buruk terhadap anak. Dedy pun membuat surat yang berisi imbauan agar masyarakat melakukan aduan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Hingga kini, total sudah 10 aduan email terkait lagu Young Lex ditujukan kepada Kominfo. Hal ini diakui oleh Ferdinandus, Humas Kominfo sebagaimana diwartakan Okezone pada Kamis (8/8/2019).

Menurut Ferdinandus, pihaknya telah mendengar lagunya. Menurutnya, lagu tersebut memiliki unsur-unsur kata yang kurang mengedukasi seperti "bacot amat" dan "bodo amat". Namun, sejauh ini, belum ada hal di dalam lagu tersebut yang melanggar ITE.

Beberapa waktu lalu, lagu Young Lex feat Sexy Goath & Italiani yang berjudul "Bodo Amat" dikritik oleh Dedy Susanto, psikolog sekaligus motivator, karena dianggap membawa pengaruh buruk terhadap anak. Dedy pun membuat surat yang berisi imbauan agar masyarakat melakukan aduan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Hingga kini, total sudah 10 aduan email terkait lagu Young Lex ditujukan kepada Kominfo. Hal ini diakui oleh Ferdinandus, Humas Kominfo, Kamis (8/8/2019).

Menurut Ferdinandus, pihaknya telah mendengar lagunya. Menurutnya, lagu tersebut memiliki unsur-unsur kata yang kurang mengedukasi seperti "bacot amat" dan "bodo amat". Namun, sejauh ini, belum ada hal di dalam lagu tersebut yang melanggar ITE.

Psikolog Dedy Susanto sempat mengirimkan pesan melalui direct messages Instagram pada Young Lex terkait lirik lagu "Bodo Amat" tersebut.

Akan tetapi, pria berdarah Batak dan Ambon ini meminta agar Dedy menyertakan bukti real berupa video saat anak-anak mengucapkan kalimat "Bodo Amat Bacot Amat". 

"Saya minta bukti data realnya dong, bukan dari asumsi dan kata orang. Yang Anda maksud banyak itu berapa ya? Sebut secara signifikan. Terima kasih pak dokter," tulis Young Lex.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten