Liga Europa: Arsenal Memburu Korban ke-11
Para pemain Arsenal merayakan gol (Reuters-David Klein)

Solopos.com, LISBON — Kekalahan 2-3 dari Chelsea dalam Derby London 18 Agustus 2018 lalu benar-benar menjadi pil pahit yang menyehatkan bagi Arsenal. Setelah duel itu, The Gunners seperti kesetanan dengan menyapu bersih 10 laga selanjutnya dengan kemenangan. Statistik gemilang itu menjadi yang pertama bagi Arsenal sejak Oktober 2017.

Legenda Manchester United, Phil Neville, yang biasanya berkomentar nyinyir bahkan mengakui performa apik anak asuh Unai Emery. Dia menilai kebangkitan Arsenal tak sekadar karena sosok Pierre Emerick Aubameyang, Mesut Ozil atau Alexandre Lacazette yang kembali on fire, melainkan juga andil pemain baru seperti Lucas Torreira.

“Kehadirannya membuat pemain lain bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka di atas lapangan,” ujar Neville yang kini berprofesi pundit, dilansir BBC, Rabu (24/10/2018).

Tren positif Arsenal bakal mendapat ujian berat saat mereka bertandang ke markas Sporting Lisbon dalam Liga Europa di Stadion Jose Alvalade, Kamis (25/10) malam WIB. Di klasemen Grup E, Lisbon dan Arsenal sama-sama meraih poin sempurna (6) hasil dari dua kemenangan di dua laga awal. Alex Iwobi dkk. hanya unggul selisih gol sehingga berhak berada di puncak klasemen.

Emery tentu bakal lebih hati-hati dalam menerapkan rotasi di laga ini. Di dua laga sebelumnya sang pelatih biasa memberikan kesempatan pada pemain pelapis seperti Bernd Leno, Sead Kolasinac, Danny Welbeck hingga gelandang 18 tahun Emile Smith Rowe untuk menjadi starter. Leno sendiri akan tetap percaya di bawah mistar gawang menyusul cedera Petr Cech.

Namun Emery tampaknya tak akan berjudi di lini depan. Ozil dan Lacazette kemungkinan bakal dipasang sejak menit pertama untuk menggaransi kemenangan atas Lisbon. Tiga poin memang bakal membawa Arsenal menjejakkan satu kaki ke babak selanjutnya. “Kami menuntut banyak variasi, dan Ozil tampil luar biasa [saat menang 3-1 atas Leicester]. Kami akan terus mendorong dan menagih itu darinya,” ucap Emery.

Tuan rumah sendiri akan mengandalkan Nani untuk menggedor pertahanan Arsenal. Winger Timnas Portugal itu sejauh ini sudah mencetak tiga gol dari enam pertandingan di kompetisi domestik. Gelandang Bruno Fernandes juga bisa menjadi ancaman karena sudah mengemas dua gol.

Arsenal harus semakin waspada karena mereka belum pernah menang dalam lima lawatannya ke Portugal (menang 0, seri 2, kalah 3). Arsenal sendiri belum pernah bertemu dengan Sporting dalam kurun 40 tahun terakhir. Jika lengah, rentetan kemenangan Meriam London bisa terhenti di angka 10. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom