Tutup Iklan
Persebi Boyolali (istimewa)

Solopos.com, BOYOLALIhttps://bola.solopos.com/read/20190825/499/1014390/liga-3-persebi-boyolali-lolos-ke-8-besar">Persebi Boyolali mungkin sedikit menyesal karena hanya menjadi runner up Grup 3 untuk lolos dari babak penyisihan Liga 3 2019 zona Jawa Tengah. Status itu membuat Laskar Pandan Arang harus bertemu tim-tim kuat seperti Persip Pekalongan, Persiku Kudus dan Persab Brebes di Grup 6 babak delapan besar.

https://bola.solopos.com/read/20190724/499/1007845/liga-3-persebi-boyolali-taklukkan-persegal-1-0">Persebi pun mulai berancang-ancang menambah pemain baru untuk bersaing di grup neraka tersebut. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Persip dan Persab lolos ke babak delapan besar dengan status juara grup di babak penyisihan.

Persip bahkan tampil luar biasa dengan menyapu bersih delapan laga dengan kemenangan, memasukkan 16 gol dan hanya kebobolan satu gol. Persab juga tak kalah mumpuni dengan memetik empat kemenangan di enam laga penyisihan. Persiku yang lolos ke delapan besar dengan predikat runner up Grup 1 juga tak bisa diremehkan karena hanya menelan sekali kekalahan dari delapan pertandingan.

“Status runner up grup memang sedikit tidak menguntungkan kami, tapi mau gimana lagi. Kami harus tetap fight,” ujar Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (27/8/2019).

Kukuh memprediksi Persip menjadi lawan terkuat Persebi di babak delapan besar menyusul performa impresif di penyisihan. Lelaki yang akrab disapa Tatang ini mengaku butuh upaya lebih untuk membekuk tim berjuluk Laskar Kalong itu.

Disinggung kekuatan dua rival lain yakni Persab dan Persiku, Tatang menilai relatif seimbang Riky Junian dkk. Pihaknya mengaku berencana menambah pemain di posisi striker dan gelandang agar bisa bersaing menuju babak empat besar Liga 3 Jateng.

“Sudah sejauh ini sayang jika tidak all out. Kebetulan kemarin Ketua Umum Persebi yang Bupati Boyolali, Seno Samodro, sudah memberi lampu hijau soal penambahan pemain. Tinggal nanti kebutuhan pelatih seperti apa,” ujar Tatang.

Persebi bakal membuka kampanyenya di delapan besar dengan melawat ke markas Persab, Minggu (1/9/2019). Tiga hari kemudian, Rabu (4/9/2019), Persebi giliran menami Persip di Stadion Pandan Arang serta menjamu Persiku, Minggu (8/9/2019).

Padatnya jadwal ini diakui Tatang bisa menjadi bumerang bagi tim apabila tidak optimal dalam menjaga kondisi pemain. “Bermain sepekan tiga kali jelas bakal sangat melelahkan. Pelatih perlu cermat merotasi pemain agar fisik skuat bisa terjaga,” ujar sang manajer. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten