Tutup Iklan

LIGA 2 : Ini Bukti PSIS Semarang Tajam di Semua Lini

LIGA 2 : Ini Bukti PSIS Semarang Tajam di Semua Lini

SOLOPOS.COM - Statistik PSIS Semarang selama mengikuti Liga 2 musim 2017. (Instagram-@psisfcofficial)

Liga 2 dilakoni PSIS Semarang dengan gemilang, terbukti semua sektor tim tersebut sanggup menunjukkan ketajamannya.

Solopos.com, SEMARANG – PSIS Semarang bisa dibilang tampil beringas di ajang Liga 2 musim 2017 ini. Hal itu dibuktikan dengan info grafis yang dipamerkan manajemen PSIS Semarang melalui media sosial Instagram, Selasa (17/10/2017).

Berdasarkan data-data yang dipamerkan manajemen tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu, terbukti PSIS Semarang tajam di semua lini. Dari semua laga yang dilakoni di ajang Liga 2 musim 2017, PSIS Semarang sudah mencetak 38 gol yang terdiri atas 26 gol di babak penyisihan grup dan 12 gol di babak 16 besar.

Semua gol itu tercipta dari semua lini dengan jarak yang tak terlalu jauh. Sektor striker menyumbang delapan gol, sektor gelandang menyumbang 5 gol, sektor sayap menorehkan 15 gol, dan 10 sisanya dicetak para pemain dari sektor pertahanan. "Semua lini PSIS dapat diandalkan untuk mencetak gol," tulis manajemen PSIS Semarang di info grafis yang dibagikan.

PSIS Semarang juga mengklaim sebagai tim dengan raihan poin paling banyak selama Liga 2 musim 2017 bergulir dengan raihan total 48 poin. Sebanyak 35 poin didapatkan PSIS Semarang dari 14 pertandingan di babak penyisihan grup dan 13 poin didapatkan dari enam pertandingan di babak 16 besar.

PSIS Semarang pun hanya kemasukan 12 gol sepanjang Liga 2 musim 2017 berlangsung. Sebanyak tujuh gol masuk ke dalam gawang tim asuhan Subangkit di babak penyisihan grup dan lima gol di babak 16 besar.

Data-data tersebut tentu membuat publik pendukung PSIS Semarang memiliki harapan besar agar tim yang mereka dukung berjaya di Liga 2. Bukan hanya berjaya di Liga 2, para suporter tim yang bermarkas di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu sebelumnya juga menggaungkan harapan mereka agar PSIS Semarang dapat berkompetisi di Liga 1 musim depan. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.

Catat! Ini Perbedaan Varian Delta dan Delta Plus

Apa sajakah perbedaan virus corona varian Delta dan Delta Plus?

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.