Tutup Iklan

LIGA 2 : Ini Alasan PSIS Optimistis Singkirkan Persibat, Meski Tanpa Sang Kapten

LIGA 2 : Ini Alasan PSIS Optimistis Singkirkan Persibat, Meski Tanpa Sang Kapten

SOLOPOS.COM - Para pemain PSIS Semarang. (Instagram-@psisfcofficial)

Liga 2, salah satu kontestannya, PSIS Semarang, akan menjalani partai hidup mati di babak 16 besar kontra Persibat Batang.

Solopos.com, SEMARANG – PSIS Semarang tetap optimistis bisa mengatasi perlawanan Persibat Batang saat melakoni laga penentu Babak 16 Besar Liga 2 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Rabu (11/10/2017). Meski pun dalam laga krusial itu, PSIS akan tampil tanpa diperkuat sang kapten, Haudi Abdillah.

Haudi yang biasa menempati posisi stopper atau center back dipastikan absen saat melawan Persibat. Ia harus menepi karena menjalani masa skorsing akibat akumulasi kartu kuning.

[Baca juga PSIS Tabu Kalah di Laga Pamungkas]

Kendati demikian, pelatih PSIS, Subangkit, tetap optimistis skuatnya mampu mengatasi perlawanan Persibat. Apalagi, timnya berada di atas angin karena memiliki peluang lebih besar lolos ke fase perempat final dibanding tim lawan.

“Kami akan tetap fight. Ini laga penentuan. Seri pun kami lolos, jadi tidak ada alasan kalah sehingga gagal ke delapan besar,” tutur Subangkit saat dihubungi Semarangpos.com, Selasa (10/10/2017).

Absennya Haudi, menurut Subangkit, bukanlah masalah besar bagi timnya. Skuatnya masih memiliki banyak pilihan untuk menempati posisi yang ditinggalkan Haudi.

“Kami masih memiliki Ali Khomedi dan M. Tegar. Keduanya bisa dimainkan menggantikan posisi Haudi. Tinggal mana nanti yang kondisinya lebih bugar untuk diturunkan,” tutur Subangkit.

Selain itu, kekuatan PSIS di lini belakang juga mendapat angin segar dengan bisa dimainkannya M. Rio Saputra. Stopper yang biasa berduet dengan Haudi itu bisa dimainkan lagi setelah sebelumnya absen kala PSIS menelan kekalahan 1-3 dari PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (7/10/2017). Rio bisa dimainkan setelah menyelesaikan masa hukuman akibat akumulasi kartu kuning.

Selain Rio, penggawa lainnya yang semula absen juga kemungkinan besar bisa kembali dimainkan saat menghadapi Persibat. Salah satunya yakni Rifal Lastori. Kehadiran Lastori tentunya akan menambah daya dobrak Mahesa Jenar, julukan PSIS. Pemain berstatus pinjaman dari Pusamania Borneo FC itu dalam dua laga terakhirnya telah melesakkan empat gol, di mana seluruhnya diciptakan ke gawang Persita Tangerang.

“Kami yakin bisa meraih poin atas Persibat. Tapi, tetap harus membumi dengan tidak meremehkan mereka. Persibat lawan yang tangguh. Mereka juga memiliki set piece yang bagus. Jadi, kami tidak boleh melakukan kesalahan, terutama di daerah yang dekat dengan kotak penalti,” tutur eks pelatih Sriwijaya FC dan Mitra Kukar itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Kasus Kematian Covid Tanpa Komorbid Tinggi

Angka kematian pasien Covid-19 di Klaten masih tinggi. Tak hanya pasien dengan komorbid atau penyakit penyerta, pasien yang meninggal tanpa komorbid sebesar 35%.

Vaksin Bikin Tubuh Aman dari Covid-19? Cek Faktanya

Vaksin Covid-19 bukanlah satu-satunya alat yang dapat melindungi tubuh dari infeksi virus corona.

Dua Juru Parkir Liar di Kota Madiun Diringkus Polisi

Dua juru parkir liar ditangkap Polres Madiun Kota dalam pemberantasan aksi premanisme dan pungli.

Duh! Petani Tembakau di Klaten Terancam Gagal Panen Gara-Gara Cuaca Tak Menentu

Sejumlah petani tembakau di Klaten dilanda kegalauan. Cuaca yang tak menentu mengakibatkan tanaman tembakau tak tumbuh secara optimal.

Isolasi Lokal di Gedawung Baturetno Wonogiri Selesai, Warga Siraman Pakai Air Kendi

Isolasi lokal yang diterapkan di Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kecamatan Baturetno, Wonogiri telah selesai, Selasa (22/6/2021).

Lezatnya Suboli Pizza, Pizza Susu Khas Boyolali

Di Boyolali, terdapat kuliner khas yakni pizza susu dan dikenal dengan nama Suboli Pizza. Makanan ini biasanya dijual di Jl Pandan Arang, Boyolali.

Warga Kerja Bakti Bersihkan Makam di Mojo, Kapolresta: Budaya Wong Solo!

Jajaran Polresta Solo, TNI, dan Ormas membersihkan dan memperbaiki makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (23/6/2021).

Soal Perizinan Sekolah, Ini Kata Kepsek Bocah Perusak Makam di Mojo Solo

Pihak Kuttab atau lembaga pendidikan dasar tempat 10 anak yang merusak makam di Mojo, Solo, mengatakan sudah mengajukan perizinan sekolah kepada Kemenang.

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Tugurejo Semarang Akhirnya Dirikan Tenda Darurat

RSUD Tugurejo mulai kehabisan ruang isolasi pasien Covid-19 sejalan membeludaknya pasien. Mereka kini mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien.

10 Bocah Merusak Makam di Mojo Solo, Ini Penjelasan Sekolah

Pihak sekolah tempat 10 bocah pelaku perusakan makam di Solo membantah mengajarkan intoleransi.

Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Dilockdown

Kantor Imigrasi Madiun ditutup sementara karena seorang pegawainya positif Covid-19. Kantor akan buka kembali pada Senin (28/6/2021).

Solusi Atasi Sampah, PLN Beli Listrik dari PLTSa Terbesar Se-Jateng di Solo

PT PLN membeli energi hijau yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Solo yang terakumulasi di TPA Putri Cempo,