Tutup Iklan

LIGA 2 : Digelar di Stadion Citarum, Laga PSIS vs Persita Dipastikan Tanpa Penonton

LIGA 2 : Digelar di Stadion Citarum, Laga PSIS vs Persita Dipastikan Tanpa Penonton

SOLOPOS.COM - Kesebelasan PSIS Semarang. (Instagram-@psisfcofficial)

Liga 2 antara PSIS Semarang dan Persita Tangerang dipastikan akan digelar di Stadion Citarum Kota Semarang tanpa penonton.

Solopos.com, SEMARANG – Laga lanjutan Babak 16 Besar Liga 2 antara PSIS Semarang dan Persita Tangerang, Selasa (3/10/2017), dipastikan akan digelar di Stadion Citarum, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Pertandingan tersebut juga dipastikan digelar tanpa penonton.

PSIS Semarang yang sebelumnya menggunakan Stadion Kebondalem di Kabupaten Kendal harus pindah ke Stadion Citarum lantaran stadion di Kendal tersebut sedang digunakan untuk menggelar acara Kendal Expo. Laga tersebut digelar tanpa penonton dengan alasan kapasitas Stadion Citarum yang diperkirakan tak mampu menampung penonton yang bakal hadir.

Hal itu dipastikan manajemen PSIS Semarang melalui akun Instagram @psisfcoficial, Minggu (1/10/2017). "Stadion Citarum dipilih dan tanpa penonton, ini karena kapasitas stadion yang tidak memenuhi animo suporter Semarang yang begitu besar," tulis penglola akun resmi Instagram milik PSIS Semarang.

Sebenarnya, manajemen PSIS Semarang memiliki beberapa opsi stadion lainnya, namun karena ada beberapa kendala, akhirnya dipilih Stadion Citarum yang sebenarnya merupakan pilihan terakhir. "Stadion Kebondalem Kendal dipakai untuk Kendal Expo. Stadion Moch. Sarengat Batang digunakan untuk Batang Expo. Stadion Madya Magelang dan Stadion Kabupaten Magelang tidak bisa digunakan karena pihak kepolisian sedang ada sertijab. Stadion Manahan Solo dan Stadion Gelora Bumi Kartini [Jepara] tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian," beber manajemen PSIS Semarang.

Sebenarnya, Laskar Mahesa Jenar secara resmi telah menggunakan Stadion Kebondalem sebagai kandang dalam mengarungi Liga 2. Hal itu disebabkan Stadion Jatidiri sebagai kandang PSIS Semarang sedang direnovasi.

Meski digelar tanpa penonton, manajemen PSIS Semarang akan menggelar acara nonton bareng demi mengobati rasa kecewa para suporter. "Akan diadakan nonton bareng di beberapa titik yang nantinya akan diumumkan selanjutnya dari pihak DPP Panser Biru dan PP SNEX atau nobar lainnya karena disiarkan secara live oleh TV One dan PSIS TV," ungkap pengelola akun Instagram @psisfcofficial.

Terlepas dari permasalahan stadion, pada laga lanjutan Babak 16 Besar Liga 2 tersebut, PSIS Semarang lebih diunggulkan dibanding Persita Tangerang. Di laga sebelumnya, PSIS Semarang telah meraih kemenangan besar di kandang Persita Tangerang dengan skor 0-3. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Gojek Luncurkan Festival Kuliner Solo, Catat Tanggalnya

Gojek berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo menghadirkan Festival Kuliner Solo (FKS) yang melibatkan ratusan mitra usaha Go Food.

Kasus Covid-19 Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Masih Terus Bertambah, Total 113 Orang

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih terus bertambah.

Begini Cara Mengajari Anak Berwirausaha Sejak Dini

Agar buah hati termotivasi jadi pengusaha, tak ada salahnya orang tua mengajari anak berwirausaha.

Tiga Cara Menikmati Croffle Hits dari Tjemilan oleh Kopi Soe

Sebagai kedai camilan favorit masyarakat, Tjemilan oleh Kopi Soe juga menghadirkan aneka varian croffle yang dinamai #Soeffle.

Tren Naik, Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 88 Orang dalam Sehari

Kasus Covid-19 di Sukoharjo bertambah 88 orang dalam sehari pada Kamis (24/6/2021). Penambahan itu membuktikan tren penambahan kasus Covid-19 di Sukoharjo masih naik.

Bapas Solo Sebut Mediasi Kasus Perusakan Makam Oleh Anak-Anak Di Mojo Telah Selesai, Hasilnya?

Proses mediasi kasus perusakan makam Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang melibatkan 10 anak-anak sudah selesai dengan pendampingan Bapas.

Melonjak! Pemusalaran Jenazah Prosedur Covid-19 di Sukoharjo Capai 22 Orang dalam Sehari

Sebanyak 22 jenazah dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dalam sehari. Kondisi ini melonjak tajam dari biasanya empat jenazah.

Diduga Gegara Depresi, Perempuan asal Pati Terjun ke Sumur

Seorang perempuan di Pati diduga nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sumur. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.