Tutup Iklan

Liga 2 Baru Mulai, Kerusuhan Suporter Sudah Terjadi

Terjadi kerusuhan suporter di pekan pertama Liga 2 Indonesia antara PSPS Riau melawan PSMS Medan. Akibat kerusuhan itu seorang polisi mengalami luka-luka.

Liga 2 Baru Mulai, Kerusuhan Suporter Sudah Terjadi

SOLOPOS.COM - Logo Liga 2

Solopos.com, PEKANBARU - Terjadi kerusuhan suporter di pekan pertama Liga 2 Indonesia antara PSPS Riau melawan PSMS Medan. Akibat kerusuhan itu seorang polisi mengalami luka-luka.

Duel PSPS kontra PSMS itu dilangsungkan di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Sabtu (23/6/2019). Pertandingan ini merupakan pertandingan pertama di Liga 2 bagi kedua tim. Kompetisi kasta kedua di Indonesia memang digulirkan mulai Sabtu setelah sempat beberapa kali ditunda.

Dikutip dari detik.com, Minggu (23/6/2019), laga PSPS melawan PSMSM tampaknya akan berjalan baik-baik saja sampai memasuki menit ke-75. Saat itu PSMS selaku tim tamu tengah unggul 3-1 atas PSPS. Namun, kericuhan justru terjadi setelahnya.

Suporter tuan rumah di tribun utara yang kecewa melihat performa tim kesayangannya mulai melempari kembang api ke lapangan. Aksi susulan pun terjadi ketika mereka melakukan pembakaran dan perusakan pagar pembatas.

Alhasil, laga pun dihentikan sementara oleh wasit. Hal itu agar petugas pemadam kebakaran serta pihak kepolisian bisa meredakan situasi, termasuk memadamkan api yang berkobar. Namun, suporter justru malah makin tak terkendali dengan melempari petugas pemadam kebakaran.

Akibatnya, seorang polisi mengalami luka-luka. Dia lantas dilarikan dengan mobil ambulans. Setelah itu, pertandingan dilanjutkan kembali dan PSPS cuma bisa mencetak satu gol untuk membuat skor akhir menjadi 2-3, tetap untuk kemenangan PSMS.

Berita Terkait

Berita Terkini

Diujicobakan di Jogja, Wolbachia Tekan Kasus Demam Berdarah

Uji coba metode Wolbachia di Kota Jogja dan sebagian wilayah Kabupaten Bantul, DIY dalam periode 2017-2020 terbukti menekan demam berdarah.

Vaksinasi Covid-19 Sasar Pedagang Pasar Grogol Sukoharjo

Vaksinasi Covid-19 digelar di Pasar Grogol, Sukoharjo, dengan sasaran pedagang, Rabu (9/6/2021). Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, langsung memantau proses vaksinasi tersebut.

Hadapi Ancaman Covid-19 Varian India, Pemkot Solo Siapkan STP Untuk Isolasi Terpusat

Pemkot Solo berencana menggunakan Solo Technopark sebagai tempat isolasi terpusat guna antisipasi persebaran Covid-19 varian India.

Dewi Corona Jadi Asa Warga Desa di India Hadapi Covid-19

Religiusitas warga India membuat mereka mengandalan asa kepada dewi corona saat serangan pandemi virus corona pemicu Covid-19.

Sanksi Untuk McD, Satpol PP Solo: Sekali Lagi Langgar Prokes Bakal Ditutup!

Satpol PP Solo memberikan sanksi kepada manajemen McD berupa SP II yang artinya jika sekali lagi melanggar prokes akan ditutup sementara.

Covid-19 Varian India Rambah Kudus, Gubernur Jateng Usul 5 Hari di Rumah

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengusulkan gerakan lima hari di rumah bagi masyarakat menyusul terdeteksinya varian Covid-19 India di Kudus.

4 Zodiak Ini Konon Manipulator, Benarkah?

Astrologi menengarai adanya para pemilik tanda zodiak yang cenderung bersifat manipulator dalam kehidupannya.

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Kebakaran yang melanda kilang milik Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah diklaim berhasil dipadamkan, namun enam saksi dipemeriksa oleh polisi.

Begini Cara Mengetahui Hasil SNMPTN 2021

LTMPT mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021, Senin pukul 10.00 WIB.

Kapolresta Solo: Driver Ojol Bawa Pesanan Miras Hanya Sebagai Saksi

Kapolres Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan perihal driver ojol yang dibawa ke Mapolresta karena bawa pesanan berisi miras.

Bukan Persis Solo, Ini Klub Tujuan Pemain Naturalisasi Diego Michiels

Diego Michiels dihubungkan dengan sejumlah klub, termasuk Persis Solo, setelah dipastikan berpisah dengan Borneo FC. Namun, Arema FC yang diyakini menjadi pelabuhan Diego selanjutnya.

Angka Covid-19 Indonesia Melonjak, Begini Reaksi Jokowi...

Angka penularan virus corona pemicu Covid-19 Indonesia melonjak drastis sehingga Presiden Joko Widodo alias Jokowi angkat bicara.