General Manajer PSIS Semarang Wahyu Winarto. (Twitter.com)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &mdash; </strong>Liga 1 Indonesia membuat PSIS Semarang harus bertandang ke Bantul demi menjamu Persija Jakarta. Jauh-jauh dari ibu kota Jawa Tengah ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), PSIS Semarang tak ingin setengah-setengah mematok target.</p><p>General Manajer PSIS Semarang Wahyu Winarto di Semarang, Kamis (19/4/2018), mengatakan target timnya saat menjamu Persija Jakarta di Bantul untuk melakoni laga lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2018, Jumat (10/4/2018) ini adalah meraih poin penuh. Menurutnya, target tersebut bukan mustahil mengingat peningkatan tim andalan ibu kota Jawa Tengah ini.</p><p>Meski demikian, lanjut dia, PSIS tidak mau menganggap remeh Persija. "Persija bukan tim jelek. Pelatih tentu sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi pertandingan ini," katanya.</p><p>Pada laga yang akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, DIY itu, PSIS membawa 22 pemain. Dari 22 pemain yang dibawa itu, kata Wahyu, ikut pula dua pemain yang sempat cedera saat laga kontra PSMS Medan, yakni Jandia Eka Putra dan Petar Planic.</p><p>"Untuk Jandia dan Petar masih dipantau kondisinya, kalau pelatih melihat kondisinya sudah bagus akan diturunkan," katanya.</p><p>Wahyu menyebut laga kandang ketiga pada Liga 1 Indonesia Musim 2018 ini sebagai pertandingan <em>home rasa away</em>. Pertandingan terpaksa digelar di Stadion Bantul mengingat kapasitas Stadion Moch. Soebroto Magelang, Jateng, yang selama jni menjadi kandang PSIS, tidak memungkinkan.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten