Liburan di Bali, Bule Jerman Bawa Heroin di Celana Dalam

Liburan di Bali, Bule Jerman Bawa Heroin di Celana Dalam

SOLOPOS.COM - Dua turis bule yang batal liburan di Bali karena menyimpan narkotika. (Feri Kristianto/JIBI/Bisnis)

Seorang bule Jerman tertangkap di Bali membawa narkoba jenis heroin di celana dalamnya.

Solopos.com, MANGUPURA -- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Ngurah Rai kembali berhasil mengagalkan upaya penyelundupan narkoba dan psikotropika ke Bali yang dilakukan oleh dua orang warga negara asing.

Penindakan yang pertama dilakukan terhadap seorang penumpang berinisial ASH yang datang dengan menggunakan maskapai penerbangan Air Asia FD 398 rute Bangkok Don Mueang-Denpasar. Pria 48 tahun yang berprofesi sebagai analis komputer itu kedapatan membawa psikotropika dari hasil penindakan pada 24 Januari 2018 sekitar pukul 02.45 Wita di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Upaya penyelundupan kedua yang digagalkan dilakukan oleh SKAR, seorang penumpang Qatar Airways QR-962 rute Doha-Denpasar pada 26 Januari 2018 sekitar pukul 20.00 Wita. Dari penindakan kedua tersebut, aparat menyita 6,78 gram heroin, 2,57 gram amphetamine, 18 butir obat morfin, dan 30 butir obat diazepam yang diselundupkan di beberapa tempat barang bawaan, termasuk di celana dalam.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Ngurah Rai Himawan Indarjono mengatakan dari pemeriksaan ASH, aparat menemukan 1 botol plastik dengan label tertentu berisi 655 tablet berwarna kuning bertuliskan “CENTAUR” yang tidak diberitahukan pada Customs Declaration.

“Terdapat dokumen yang menyerupai resep yang ditunjukkan oleh ASH, namun tertera konsumsi yang dianjurkan adalah Diazepam 2 mg tablet sebanyak 42 tablet,” jelasnya, Kamis (22/2/2018).

Kabid Penindakan danPenyidikan Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, Husni Syaiful, memaparkan SKAR yang berkewarganegaraan Jerman tersebut menyimpan obat-obatan terlarang tersebut secara terpisah. Heroin disembunyikan di antara tisu, sedangkan amphetamine di dalam tas bewarna putih. Adapun morfin dan diazepam ditaruh di dalam tas berwarna cokelat.

SKAR bersikap kooperatif ketika petugas menanyakan keberadaan barang bawaan sejenis lainnya ketika diperiksa. Bahkan dia menunjukkan satu plastik klip berwarna hitam berisi bubuk berwarna coklat yang diduga heroin dengan berat kotor 1,21 gram di celana dalamnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.

Lebaran, 8 Balon Udara Dilaporkan Terbang di Langit Indonesia

Sebanyak 8 balon udara dilaporkan berada di langit Indonesia saat momentum Lebaran tahun ini. Sejauh ini, belum ada laporan balon udara melintas di langit Solo.