Libur Sekolah & ASN Solo Dipersingkat, Gibran: Biar Tak Pulang Kampung

Surat Edaran (SE) terbaru Wali Kota Solo yang akan terbit pada Selasa (30/11/2021) salah satunya mengatur masa libur sekolah dan ASN yang diperpendek pada akhir tahun ini.

 Gibran Rakabuming Raka. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - Gibran Rakabuming Raka. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal mempersingkat masa liburan sekolah dan aparatur sipil negara (ASN) pada akhir tahun ini. Libur akhir semester gasal tahun ajaran 2021-2022 itu sedianya berlangsung akhir tahun hingga awal tahun itu.

PromosiMelihat Potensi Medical Tourism di Jawa Tengah

Namun, masa liburan akan diperpendek guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan keputusan itu bakal tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang terbit pada Selasa (30/11/2021).

“Kami segera mengumumkan keputusan itu. Kami penginnya mempersingkat liburan sekolah, juga untuk aparatur sipil negara, agar mereka tak pulang kampung. Regulasi ini juga dimuat dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri, kami tinggal melaksanakan. Draf SE juga sudah disusun, tinggal saya tandatangani,” katanya kepada wartawan, Senin (29/11/2021) siang.

Baca Juga: Suporter Persis Solo Nekat Konvoi Rayakan Keberhasilan Masuk 8 Besar

SE tersebut mengatur soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dan Level 3 selama libur Natal dan Tahun Baru. “Ini sudah tertuang di SE baru nanti baik untuk SE PPKM Level 2 maupun SE PPKM Level 3 di akhir bulannya. Kami tinggal melaksanakan saja. Intinya kami tidak pengin ada lonjakan kasus setelah Natal dan Tahun Baru,” ucap Gibran.

Pelaku Usaha

Ia kembali meminta masyarakat tidak perlu bepergian saat libur Natal dan Tahun Baru. “Ya di rumah saja. Kalau keluar seperlunya saja. Jangan pulang kampung, hindari dulu lah bepergian di akhir tahun dan Tahun Baru ini. Soal apakah libur sekolah setelah pembatasan itu? Ya nanti dulu lah, sinau sik wis prei suwe rong tahun kok [Ya nanti dulu, belajar dulu saja kan sudah libur dua tahun lebih],” tegas Wali Kota Solo itu.

Baca Juga: FPKS DPRD Solo Dukung Pelarangan Konsumsi Daging Anjing

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, Arif Darmawan, meminta pelaku usaha mencermati poin-poin dalam SE tersebut. Termasuk pelaku usaha wisata, kuliner, mal, dan toserba.

“Kami sudah sosialisasi untuk rencana penerapan Level 3 nanti. Yang paling ditekankan, batasan tutup usaha rencananya pukul 21.00 WIB mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022,” ucapnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.

Coba Terapi Pasien Stroke, Pejabat Sukoharjo Ini Puji Layanan RSIS Yarsis

Efek terapi TMS di RS Yarsis bisa dirasakan oleh pasien secara bertahap, tergantung perkembangan kondisinya.

Wow! Komunitas Sedekah Sampah Indonesia Hargai Jelantah dengan Emas

Ketua Komunitas Sedekah Sampah Indonesia, Danang Widyatmoko, menunjukkan emas murni yang disiapkan untuk ditukar dengan jelantah di gudang komunitas, Dukuh Krajan, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (28/1/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Wujudkan Wisata Heritage Kestalan, Camat Banjarsari Belajar ke Kemukus

Camat Banjarsari Solo Beni Supartono Putro berencana melakukan studi banding ke kawasan Kemukus, Sragen, terkait upaya mengembangkan wisata heritage di Kestalan.