Libur Panjang, Penegakan Protokol Kesehatan di Boyolali Sasar Hotel & Tempat Hiburan
Petugas Satpol PP Boyolali menggelar pemantauan dan penegakkan protokol kesehatan di tempat karaoke dan hotel, Rabu (28/10/2020). (Istimewa/Satpol PP)

Solopos.com, BOYOLALI -- Memasuki momentum libur bersama, kegiatan operasi penegakan protokol kesehatan tetap dilakukan. Kegiatan itu juga menyasar hotel dan tempat hiburan.

Sebelumnya Kepala Satpol PP Kabupaten Boyolali, Sunarno, mengatakan kegiatan penegakan protokol kesehatan melalui operasi yustisi terus dilaksanakan sejak awal Agustus lalu.

Demo di Solo Kecam Karikatur Nabi Muhammad, Massa Tempel Foto Presiden Prancis di Aspal

Baik yang dilakukan oleh Satpol PP sendiri maupun yang dijalankan bersama Polri dan TNI. Bahkan menurutnya, kegiatan itu dilakukan tiga kali dalam sehari.

Kegiatan penegakan protokol kesehatan itu pun bukan hanya dilakukan pada hari kerja. Pada momentum libur bersama ini pun kegiatan tetap dijalankan, baik siang maupun malam hari dengan sasaran yang beragam.

Kasi Penindakan Satpol PP Boyolali, Tri Joko Mulyono, mengatakan sasaran operasi adalah lokasi yang memungkinkan menjadi tempat berkumpulnya banyak orang. "Kami juga berencana menyasar lokasi wisata," kata dia, Kamis (29/10/2020).

Pengelola

Sedangkan pada malam hari, operasi menyasar tempat karaoke dan hotel. Namun untuk lokasi-lokasi tersebut pengawasan lebih fokus pada pengelola. Diharapkan pengelola menjamin pengawasan mandiri di lingkungan kegiatan usaha mereka.

Jika didapati adanya pelanggaran protokol di tempat usaha, akan dilakukan teguran. "Tadi malam [Rabu, 28/10/2020], kami juga menggelar operasi protokol kesehatan di tempat karaoke dan hotel," jelas Joko.

Di sisi lain, pihaknya juga berkoordinasi dengan satgas penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan untuk memastikan kondisi di setiap wilayah. Mengenai penerapan protokol kesehatan di tempat usaha, Joko mengatakan saat ini sudah banyak yang sudah tertib.

Cawali Solo Bagyo Wahyono Nunggak Tagihan PDAM Rp25 juta Gegara 33 Bulan Tak Membayar

Meskipun ada juga beberapa lokasi yang masih harus mendapat surat peringatan karena kurang optimal dalam menerapkan protokol kesehatan. Misalnya saja untuk tempat cuci tangan, masih adanya pengunjung tak bermasker namun dibiarkan masuk dan sebagainya.

Sales Marketing Manager Ataya Hotel, Massaputra, mengatakan sejauh ini protokol kesehatan di lokasi kerjanya tetap dilaksanakan. "Untuk protokol kesehatan masih kami terapkan dan terus kami pantau," jelas Joko.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom