Libur Panjang, Objek Wisata Jateng Dipantau Ketat! Cegah Klaster Baru Covid-19
Objek wisata Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, tutup, Senin (1/6/2020). (Solopos/Candra Mantovani)

Solopos.com, SEMARANG Semua objek wisata di Jateng bakal dipantau ketat saat libur panjang mulai Rabu sampai Minggu (28/10-1/11/2020). Upaya ini dilakukan untuk mencegah munculnya klaster baru penularan Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Satriyo Hidayat menyebut, ada tiga pos pantau yang akan didirikan. Di antaranya, Exit Tol Brebes, Gerbang Tol Kalikangkung, dan Simpang Bawen-Ambarawa.

Pergerakan pelancong dari daerah asal diprediksi terjadi mulai Selasa (27/10/2020). Sebab pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada Rabu (28/10/2020) dan Jumat (30/10/2020).

Tips Aman Wisata di Tengah Pandemi

Sementara, peringatan Maulid Nabi Muhammad jatuh pada Kamis (29/10/2020). Kenaikan jumlah kendaraan yang masuk, diperkirakan naik 10% hingga 40% dari biasanya.

“Pos pantau tersebut didirikan untuk melihat kenaikan volume arus lalu lintas dan melakukan rekayasa lalu lintas, bila terjadi kenaikan jumlah kendaraan. Untuk kewilayahan kami berkoordinasi dengan kewilayahan (Polres), kita lakukan pos bergerak, nanti kita mobile,” ucapnya, di Wisma Perdamaian, Jumat (23/10/2020) seperti dikutip dari laman Jatengprov.go.id.

Momen libur panjang ini dikhawatirkan berdampak signifikan pada penambahan kasus positif Covid-19. Sebab dalam dua kali libur panjang yang lalu, yakni pada Mei dan Agustus, berdasarkan data BNPB tercatat ada penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup drastis, bahkan angkanya lebih dari 100%.

7 Warga Giritontro Wonogiri Keracunan, Diduga Akibat Makan Siomay

Mengingat adanya waktu libur panjang di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, dr Fitri Ayu Rahmawati, Wakil Direktur RS Hermina Solo, mengingatkan masyarakat untuk mempertimbangkan berbagai hal sebelum pergi liburan.

"Soal waktu libur panjang dan liburan ini memang menjadi dilema. Kalau dibilang aman atau tidak, itu perlu dipertimbangkan dan dikembalikan pada diri sendiri. Mendesak atau tidak kepentingan liburan ini. Kalau Satgas bilang dipikirkan lagi, kalau mendesak harus pergi, maka pastikan sudah menerapkan protokol kesehatan," terangnya dalam talkshow Panduan Wisata Aman saat Libur Panjang yang disiarkan Solopos TV, Kamis (22/10/2020).

Gempa M 5,9 Terjadi di Pangandaran, Guncangan Terasa hingga Cilacap



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom