Libur Nataru, Pengunjung De Tjolomadoe Karanganyar Naik 3 Kali Lipat

De Tjolomadoe menjadi destinasi wisata yang kebanjiran pengunjung di musim libur Natal dan Tahun Baru.

Minggu, 29 Desember 2019 - 10:30 WIB Penulis: M. Aris Munandar Editor: Chelin Indra Sushmita | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Objek wisata De Tjolomadoe di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, KARANGANYAR – Pengunjung De Tjolomadoe di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, meningkat drastis selama musim libur Natal 2019 dan menjelang Tahun Baru 2020. Jumlah pengunjung naik hingga tiga kali lipat ketimbang hari biasa.

Jika biasanya ada sekitar 1.000 hingga 1.500 pengunjung De Tjolomadoe, maka pada libur akhir tahun ini jumlahnya mencapai 3.500 hingga 4.000 orang setiap harinya. Kenaikan jumlah pengunjung sudah dimulai sejak Minggu (22/12/2019).

“Kami prediksi Lonjakan pengunjung paling tinggi terjadi pada Selasa-Minggu (24-29/12/2019). Jadi lebih ramai saat libur Natal dari pada libur Tahun Baru. Karena libur Natal waktunya lebih panjang,” kata Manajer Sales Marketing De Tjolomadoe, Achmad Ridho, saat ditemui Solopos.com, Sabtu (28/12/2019).

Menurut dia, sekitar 60% pengunjung didominasi wisatawan lokal. Tetapi masyarakat lokal tersebut mengajak saudara atau kerabatnya yang datang ke Solo untuk menikmati liburan dengan berwisata ke De Tjolomadoe. Sisanya, sekitar 40% didominasi oleh wisatawan luar kota.

“Wisatawan dari luar kota didominasi warga yang kendaraannya berpelat nomor Jakarta dan Jawa Barat. Kemungkinan mereka sedang pulang kampung atau sekadar transit ketika melintasi Tol Trans Jawa,” terang dia.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, lonjakan pengunjung diprediksi terjadi hingga (1/1/2020), meskipun jumlahnya tidak sebanyak libur Natal.

Menanggapi hal itu, pihak pengurus De Tjolomadoe memutuskan tidak libur. Jika biasanya buka dari Selasa-Minggu, khusus untuk momen Natal dan Tahun Baru 2020 De Tjolomadoe tetap buka di hari Senin.

“Pada akhir pekan dan tanggal merah, kami buka lebih awal. Biasanya buka dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB,” imbuh dia.

Menyambut momen libur akhir tahun ini, pihak De Tjolomadoe tidak menambah wahana dan fasilitas baru. Mereka masih fokus memperbaiki kualitas wahana dan fasilitas yang ada saat ini.

“Tiket masuk naik dari Rp25.000 menjadi Rp35.000. Tetapi untuk saat ini kami memberi merchandise kepada pengunjung berupa snack, minuman, serta serbuk jahe wangi. Jadi meskipun tiket naik tetapi pengunjung mendapatkan tiga fasilitas tambahan tersebut. Hal itu berlaku hingga 1 januari 2020,” ujar dia.

Menyambut pergantian malam Tahun Baru 2020, De Tjolomadoe tidak mengadakan acara maupun pagelaran, baik itu in door maupun out door.

“Kami melihat beberapa hari ini cuaca di Solo dan sekitarnya cukup ekstrem. Beberapa waktu lalu sebagian pohon di sekitar wilayah De Tjolomadoe tumbang. Atas dasar itu kami memutuskan tidak mengadakan acara pada pergantian malam Tahun Baru,” kata Ridho.

Salah satu pengunjung, Hanafi Siregar, mengatakan baru kali pertama berkunjung ke De Tjolomadoe. Ia merupakan warga Semarang yang sedang berlibur ke Solo bersama istri dan dua anaknya.

“Kebetulan anak-anak masih libur ke sekolah, saya ajak berlibur ke Solo. Di sini tempatnya bagus dan luas. Biasanya kalau di tempat lain bekas pabrik gula itu dikenal seram, tetapi jika dijadikan tempat wisata seperti ini menjadi lebih menarik,” kata Hanafi Siregar.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya Harga Tepung Terigu Naik, 1 Porsi Mi Ayam Wajan Wonogiri Jadi Segini 58 detik yang lalu

HEADLINE soloraya Rudy Buka Lomba Paduan Suara PDIP Solo, Hadiahnya Rp40 Juta Lur! 25 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Songsong Generasi Emas, 34 Sekolah di Jateng Ikuti Program Gesid 33 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Seru! Lomba Mewarnai & Fashion Show Anak di Sragen, Biar Tambah PD 46 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Begini Cara Tukang Pungut Sampah di Sragen Peringati HUT ke-77 RI 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tak Cuma Penjual, Pembeli Lahan Bong Mojo Solo juga Bisa Dijerat Pidana 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Harga Tepung Terigu di Wonogiri Tembus Rp265.000 per Sak, Penyebabnya? 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Kloter Terakhir Tiba di Debarkasi Haji Solo, 1 Orang Masih Tertahan 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Gulma Tumbuh Subur di WGM Wonogiri, Ini Dampaknya 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Begini Kemeriahan Siswa SMPN 2 Sambirejo Sragen Peringati HUT ke-77 RI 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Bisnis Hotel di Sragen Berkembang, Begini Kata Pelaku Usaha 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Loncat ke Sungai Bengawan Solo, 1 Orang di Sragen Hilang 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Jalan Ngargoyoso Rusak, Pemkab Karanganyar Didesak segera Perbaiki 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Lokasi Tawangmangu Baru, Surganya Wisata Kuliner Internasional 4 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Disulap Jadi Tempat Wisata Kuliner 4 jam yang lalu