Petugas kebersihan mengumpulkan sampah yang dibuang sembarangan oleh para pemudik di tempat istirahat Km. 429 Jalan Tol Semarang-Bawen. (Antara-Trans Marga Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melakukan evaluasi terkait pelaksanaan arus mudik maupun arus balik Lebaran 2019 di wilayahnya. Ia menilai pelaksanaan arus mudik dan balik berjalan cukup lancar dan tanpa kendala berarti.

Kendati demikian, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng itu menyayangkan rendahnya tingkat kepedulian warga, terutama pemudik untuk membuang sampah pada tempatnya. Hal itu menyusul masih banyaknya sampah yang berserakan di ruang-ruang publik saat libur Lebaran, seperti rest area tol hingga objek wisata.

“Evaluasi mudik tahun ini cukup bagus. Memang masih ada beberapa catatan, seperti rest area yang kurang. Selain itu masih banyak yang nyampah [membuang sampah sembarangan],” ujar Ganjar saat dijumpai wartawan di sela acara halalbihalal di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (10/6/2019).

Ganjar mengatakan sebenarnya pemerintah tidak kurang memberikan penyuluhan terhadap pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Pemerintah juga menyediakan berbagai fasilitas untuk meningkatkan kepedulian warga terhadap pemanfaatan sampah.

“Tapi kok masih saja seperti itu. Masih banyak masalah. Masih banyak yang naruh sampah sembarangan. Apa perlu saya buat kongres tentang sampah? Biar masyarakat lebih peduli soal sampah,” ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan jika nanti jadi menggelar kongres tentang sampah dirinya akan mengumpulkan seluruh stakeholder yang peduli tentang sampah. Tidak hanya aktivis lingkungan, kongres juga diikuti pengusaha yang kerap memanfaatkan limbah sampah untuk mendapat keuntungan.

“Biar nanti mereka mengajari masyarakat agar bisa memanfaatkan sampah dan lebih peduli terhadap lingkungan,” tutur Ganjar.

Pada masa libur Lebaran, volume sampah di beberapa daerah di Jateng memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Di Sukoharjo bahkan volume sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) selama libur Lebaran mengalami lonjakan mencapai 15-20 ton setiap harinya.

"Biasanya sampah yang masuk ke TPA setiap hari 130 ton. Tapi beberapa hari terakhir ada peningkatan per hari 10%-15%," kata Mandor TPA Mororejo, Sukoharjo, Parno, dikutip dari Solopos.com.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten