Libur Iduladha, KA Jarak Jauh Hanya Boleh untuk Penumpang dengan Syarat Ini

Perjalanan kereta api (KA) jarak jauh hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor esensial dan kritikal serta untuk kepentingan mendesak pada masa libur Iduladha.

 Ilustrasi penumpang kereta api (Istimewa/PT KAI Daops VI Yogyakarta)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penumpang kereta api (Istimewa/PT KAI Daops VI Yogyakarta)

Solopos.com, SOLO—Perjalanan kereta api (KA) jarak jauh hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor esensial dan kritikal serta untuk kepentingan mendesak pada masa libur Iduladha, yakni mulai keberangkatan 20 – 25 Juli 2021.

Selain itu, pada masa libur Iduladha ini, penumpang KA jarak dengan usia di bawah 18 tahun tidak diperkenankan.

Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 54 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Penutupan Jalan, Penurunan Mobilitas Warga Solo 15,8 Persen

VP Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan penumpang KA jarak jauh hanya diperbolehkan mereka yang bekerja di sektor esensial, kritikal, dan memiliki kepentingan mendesak.

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, yakni bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan nonpenanganan karantina Covid-19, dan industri orientasi ekspor.

Sedangkan yang termasuk sektor kritikal adalah kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, objek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

“Pelanggan dari sektor kritikal dan esensial harus menunjukkan syarat, yakni Surat Tanda Registrasi Pekerja [STRP], atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat, atau surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon II [untuk pemerintahan] dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik,” ujar dia, kepada wartawan, Senin (19/7/2021).

Baca Juga: Wujud Kepedulian Saat Iduladha, SGM Serahkan Hewan Kurban

Surat Keterangan

Sedangkan yang dimaksud dengan kepentingan mendesak adalah pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan pengantar jenazah non-Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang.

Pelanggan dengan kepentingan mendesak dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan perjalanan, antara lain surat rujukan dari rumah sakit, atau surat pengantar dari perangkat daerah setempat, atau surat keterangan kematian, atau surat keterangan lainnya.

“Pada masa libur Iduladha, perjalanan KA jarak jauh hanya diperbolehkan untuk pelanggan dengan usia di atas 18 tahun,” imbuh dia.

Baca Juga: Solia Hotel Yosodipuro Salurkan Hewan Kurban ke Masjid Mukmin Timuran Solo

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional (Daops) VI Yogyakarta, Supriyanto, menambahkan setiap pelanggan KA jarak jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau tes antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Sementara khusus pelanggan KA jarak jauh di Pulau Jawa wajib menunjukkan kartu vaksinasi.

“Syarat kartu vaksinasi dikecualikan bagi pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis dan pelanggan dengan kepentingan mendesak,” jelas dia.

Menurutnya, setiap petugas di stasiun keberangkatan akan melakukan pemeriksaan seluruh persyaratan pelanggan sebelum diizinkan melakukan perjalanannya. Jika ada yang tidak lengkap, maka yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk berangkat dan uang tiket akan dikembalikan 100%.

Berita Terkait

Berita Terkini

Penting Dilakukan, Bagaimana Cara Mendapatkan Mentor Bisnis bagi Pelaku UMKM?

Mempunyai peran yang begitu besar dalam suksesnya usaha, bagaimana sih cara mendapatkan mentor bisnis yang tepat bagi pelaku UMKM?

Sempat Protes Pakan Ternak Mahal, Suroto Terima Bantuan 20 Ton Jagung dari Jokowi

Presiden Jokowi mengirimkan bantuan jagung untuk Suroto, peternak ayam dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang aksinya sempat viral.

E-Meterai untuk Kalangan Terbatas, Siap Dikembangkan untuk Masyarakat Luas

Peruri dan PT Telkom meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai yang akan digunakan di lingkungan perusahaan pelat merah.

Pertashop Perdana di Kota Jogja Mulai Beroperasi, Ini Targetnya

Pertamina mulai mengoperasikan Pertashop perdana di Kota Jogja. Pertashop membantu menghadirkan energi berkualitas, lebih dekat ke masyarakat.

Stok Jagung Surplus 2,37 Juta Ton Tapi Harga Pakan Ternak Tetap Meroket, Kok Bisa?

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi memastikan stok jagung lokal mengalami surplus mencapai 2,37 ton hingga pekan kedua September 2021.

Jangan Kalap Belanja, Simak Tips Aman Menggunakan Paylater

Dengan paylater, konsumen dapat dengan mudah membeli sebuah barang yang diinginkan, bahkan tanpa mengeluarkan uang muka atau down payment.

Inovatif, Bank Sampah Salingsih Jogja Mengubah Minyak Jelantah Jadi Sabun

Bank sampah Salingsih Kelurahan Bener, Tegalrejo, Jogja, DIY mengubah bekas minyak goreng atau yang biasa disebut minyak jelantah (mijel) untuk diolah menjadi sabun.

BPPD Kota Solo Jalin Kerja Sama dengan PRSSNI Cabang Surakarta

BPPD Kota Solo melakukan penandatangan MOU dan perjanjian kerja sama dengan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional (PRSSNI) Cabang Surakarta.

4 Pimpinan Korporasi Keren Siap Hadir di Solopos Talkshow Virtual

Empat pimpinan korporasi siap hadir dan berbagi informasi penting tentang kinerja sektor dalam Spesial Program Solopos Talkshow Virtual.

Gangguan Layanan Indihome dan Telkomsel Jadi Trending Topic, Ini Tanggapan Telkom

Para pengguna Indihome dan Telkomsel mengeluh terkait gangguan dari kedua layanan perusahaan telekomunikasi tersebut di media sosial terutama Twitter.

Modus-Modus Baru Bermunculan, 954 Domain Situs Investasi Bodong Diblokir

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan memblokir 954 domain situs web entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK).

Hyundai Kampanyekan Inovasi Industri Otomotif Masa Depan

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi meluncurkan brand campaign atau kampanye brand bertajuk Driving Meaningful Innovation.

Awal Pekan, Cek Harga Emas Pegadaian, Senin 20 September 2021

Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian, Senin (20/9/2021) terpantau stagnan dibandingkan dengan harga kemarin, baik cetakan UBS maupun Antam.

Dorong Pengembangan UMKM, Ini Jurus Bank Mandiri dan Pemkot Solo

Bank Mandiri digandeng Pemerintah Kota Solo dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terkait pemanfaatan layanan perbankan.

Pesantren Didorong Manfaatkan KUR dengan Subsidi Bunga 3%, Ini Tujuannya

Sebagai respons atas dampak pandemi Covid-19, Pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berusaha untuk membangkitkan aktivitas usaha UMKM.

Mudah Kok, Ini 6 Cara Mendapatkan Uang dari Tiktok

Tidak hanya untuk iseng atau bersenang-senang, aplikasi populer Tiktok dengan durasi video pendek ini juga bisa menghasilkan uang secara online.