Libatkan 200 Lembu, Begini Kemeriahan Tradisi Bakdan Sapi di Boyolali

Tradisi tersebut juga dilakukan sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan YME kepada warga setempat

Solopos.com, BOYOLALI — Tradisi Bakdan Sapi di Boyolali pada tahun ini lebih meriah karena melibatkan sekitar 200 ekor sapi atau lembu.

Bakdan Sapi atau Lebaran Sapi yang sudah menjadi tradisi masyarakat Dusun Mlambong, Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali tahun ini kembali digelar dengan meriah.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Baca Juga: Mengenal Kenduri Ketupat, Tradisi Lebaran di Klaten

Pada dua tahun lalu jumlah sapi yang diikutkan dalam acara ini terbatas sekitar 30 ekor karena pandemi.

Pada Senin 9 Mei 2022, jumlahnya lebih banyak. Tokoh masyarakat setempat, Jaman, mengatakan, Bakdan Sapi tahun ini melibatkan sekitar 200 sapi.

Bakdan Sapi merupakan tradisi warga setempat yang dilakukan setelah Lebaran. Pada tradisi tersebut, warga mengawali dengan doa bersama dan menggelar kenduri ketupat.

Baca Juga: Tradisi Bakdan Sapi di Musuk Boyolali Meriah, Ini Sejarahnya

Acara digelar di jalan utama kampung, dan warga datang sambil membawa beragam menu rumahan beserta ketupat.

Bakdan Sapi tetap digelar meski secara sederhana, sebab, warga tidak ingin tradisi peninggalan leluhurnya hilang. Tradisi tersebut juga dilakukan sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan YME kepada warga setempat.

Melalui pelaksanaan tradisi tersebut, warga juga berharap tetap diberi rezeki yang lancar diberi kesehatan, serta dijauhkan dari bencana.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kolaborasi Banyak Pihak Mendukung Keberhasilan Revitalisasi Bahasa Jawa

+ PLUS Kolaborasi Banyak Pihak Mendukung Keberhasilan Revitalisasi Bahasa Jawa

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengajak banyak pemangku kepentingan berkolaborasi merevitalisasi bahasa Jawa. Bahasa Jawa merupakan satu dari 38 bahasa daerah yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia.

Berita Terkini

Jatuh Bangun Bupati Yuni Mengubah Wajah Gunung Kemukus Sragen

Gunung Kemukus kini telah bertransformasi menjadi New Kemukus. Dari tempat bercitra negatif, menjadi destinasi yang ramah keluarga.

Dikabarkan Dekat dengan Kaesang, Ini Profil Erina Gudono

Erina ikut berkompetisi di ajang Puteri Indonesia 2022 dan berhasil menembus hingga babak 11 besar.

Ini Alasan Harga Tiket Candi Borobudur Naik dan Rinciannya

Keputusan harga tiket naik ke bangunan Candi Borobudur menjadi Rp750.000 untuk wisatawan lokal dan US$100 untuk wisatawan mancanegara ditetapkan melalui rapat koordinasi dengan pemerintah pusat

Setiap Hari Minggu Ada Pentas Budaya di Museum Sangiran Sragen

Pentas seni yang kerap ditampilkan komunitas berupa tumbuk lesung dan karawitan dengan peralatan ringkas

Edan! Ratusan Perempuan Ikuti Seleksi Persis Solo Women

Penilaian berdasarkan pada 3 aspek penting yaitu pemain yang kuat secara taktik, teknik, dan fisik

Pabrik Soun di Manjung Klaten Ini Diwariskan Turun Temurun

Usaha produksi soun memiliki prospek yang cukup bagus karena ada beberapa wilayah yang menggunakan soun sebagai bahan pokok utama dalam pembuatan makanan

Jutaan Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Jateng dan DIY

Bea Cukai juga menyita 475,22 liter minuman keras (miras) ilegal

Istimewa! Ada Kafe Jamu di Pasar Nguter Sukoharjo Lho...

Yang menarik di Pasar Nguter Sukoharjo ini adalah keberadaan makam di tengah pasar dan keberadaan kafe yang menyediakan olahan jamu.

Curhatan Para Pedagang Saat Pasar Sapi di Boyolali Terpaksa Ditutup

Pedagang kesulitan membeli atau menjual hewan karena PMK, termasuk menjelang Iduladha

Bhre Cakrahutomo Mengubah Wajah Mangkunegaran

Seusai diangkat menjadi KGPAA Mangkunegara X, Bhre Cakrahutama Wirasudjiwo langsung mengubah wajah Mangkunegaran.

Kejagung Turun Tangan Periksa Kasus Perusakan Tembok Keraton Kartasura

Menghimpun informasi tentang kebenaran kejadian perusakan benteng

Jalan Dakwah Habib Novel Alaydrus

Habib Novel Alaydrus adalah tokoh Islam asal Solo yang menghidupi umat dengan dakwah sejuk.

Begini Suasana Solo Car Free Day Pertama Setelah 2 Tahun Vakum

Setidaknya lebih dari 1.000 pedagang kaki lima (PKL) menjajakan jualannya

Libatkan 200 Lembu, Begini Kemeriahan Tradisi Bakdan Sapi di Boyolali

Tradisi tersebut juga dilakukan sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan YME kepada warga setempat