UT Surakarta di Jl. Raya Solo-Tawangmangu Km 9,5, Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jateng. (Solopos.com-Ginanjar Saputra)

Solopos,com, SOLO — Universitas Terbuka (UT) Surakarta merupakan perguruan tinggi negeri yang banyak menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi lain di wilayah eks-Keresidenan Surakarta. Kerja sama itu bertujuan untuk saling berbagi ilmu antara UT dengan perguruan tinggi lain.

Direktur UT Surakarta, Yulia Budiwati, menjelaskan kampusnya bahkan tak pelit berbagi ilmu dengan perguruan tinggi lain. UT Surakarta bahkan melayani mahasiswa kampus lain untuk mendalami e-learning atau perkuliahan berbasis teknologi.

"Ternyata, mayoritas perguruan tinggi belum melaksanakan e-learning. Kalau membangun sistem, mahal. Tidak efektif tidak efisien. Barangkali ada perguruan tinggi di Surakarta ini yang menyelenggarakan e-learning, sementara kami sudah 35 tahun punya pengalaman kami," ungkapnya seusai acara Penguatan Kerja Sama UT Surakarta di The Sunan Hotel, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (18/11/2019) siang.

Bukan hanya untuk mahasiswa, kerja sama itu juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas dosen antara UT Surakarta dan perguruan tinggi lain.

"Seperti STIKES Nasional kemarin mahasiswa barunya mengambil satu mata kuliah di UT Surakarta yaitu e-learning. Kami juga menginformasikan kepada universitas tersebut bahwa tutornya sebaiknya dosen di situ. Jadi bukan hanya mahasiswanya yang belajar e-learning, tapi dosennya juga," jelas wanita kelahiran Solo, 16 Juli 1963 itu.

Yulia menjelaskan UT Surakarta kini telah menjalin kerja sama dengan STIKES Nasional Surakarta, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Universitas Islam Batik (Uniba) Solo, dan Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten.

Selain perguruan tinggi, UT Surakarta juga bekerja sama dengan beberapa bank untuk memudahkan mahasiswanya dalam melakukan pembayaran uang kuliah. Yulia menjelaskan, UT Surakarta merupakan kampus yang selalu mendatangi mahasiswanya, bukan mahasiswa yang harus datang ke kampus.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten