Tutup Iklan

Lewat Dana Desa, Warga Isoman di Wonogiri Bakal Diberi Vitamin

Warga Wonogiri yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah karena terpapar Covid-19 akan mendapatkan vitamin dari pemerintah desa setempat.

 Pemerintah Desa Jimbar, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri saat memberikan bantuan sembako kepada warga yang menjalani isolasi mandiri. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pemerintah Desa Jimbar, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri saat memberikan bantuan sembako kepada warga yang menjalani isolasi mandiri. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI — Warga Wonogiri yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah karena terpapar Covid-19 akan mendapatkan vitamin dari pemerintah desa setempat. Pemberian sembako bisa dilakukan secara gotong-royong.

“Kami komparasi potensi yang dimiliki pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Agar dalam penanganan Covid-19 ada pemahaman yang sama,” kata Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Jekek itu mengatakan di masa pandemi seluruh pihak dihadapkan pada masalah global tapi penanganannya dilakukan secara lokal. Antardesa berbeda dalam menangani warga yang sedang isoman. Maka ia akan mengintervensi perbedaan penanganan di lapangan.

Baca Juga: Hiii… Cacing Hati Ditemukan di Hewan Kurban Sukoharjo

Bentuk intervensi yang dilakukan, kata Jekek, anggaran PPKM mikro di tingkat desa yang dianggarkan delapan persen dari total dana desa digabungkan dengan APBD kabupaten. Dengan seperti itu, minimal vitamin untuk warga isoman bisa disediakan.

Pemerintah desa bertanggungjawab mendistribusikan vitamin untuk warga yang menjalani isoman. Petugas bisa sekaligus mengecek kondisi warga yang isoman. Sehingga tidak terjadi manipulasi kondisi pasien. Jangan sampai warga yang isoman menutupi kondisinya yang sudah tidak baik.

“Jangan sampai ada warga yang kondisinya sudah gagal napas, kondisinya emergency baru dibawa ke rumah sakit. Belum dapat tindakan sudah meninggal dunia. Kejadian ini harus diantisipasi bersama,” ungkapnya.

Terkait waktu distribusi vitamin, saat ini Jekek telah meminta Plt. Direktur RSUD Wonogiri dan Kepala Dinas Kesehatan untuk membuat daftar obat dan vitamin apa yang direkomendasikan bagi warga isoman. Distribusi menunggu pengadaan, selain itu bakal mengundang distributor obat.

“Kalau ada paket obat dan vitamin untuk warga isoman dari pemerintah pusat, kami nanti tinggal mendistribusikan saja. Yang lebih utama dan krusial saat ini membangun kesamaan berfikir. Langkah strategis apa yang bisa dilakukan untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” papar dia.

Menurut dia, saat ini ada sekitar Rp18 Miliar dana desa yang dialokasikan untuk penanganan PPKM mikro. Sebesar Rp11 Miliar telah terpakai. Dana tersisa sekitar Rp7 Miliar bakal diintegrasikan kemanfaatannya di bawah koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat Kabupaten Wonogiri.

Jekek mengatakan, dana desa khusus diperuntukkan untuk pengadaan vitamin. Untuk sembako, bisa dilakukan dengan gotong-royong dicukupi oleh masyarakat sekitar. Semangat gotong royong dibangun sehingga lingkungan mengambil pera . Karena keterbatasan anggaran.

“Untuk warga kelurahan secara otomatis vitamin bagi warga yang menjalani isoman akan dikaver oleh belanja tidak terduga atau BTT dari pemerintah daerah,” kata Jekek.

Kepala Desa Jimbar, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Sutrisno, mengatakan saat ini dari dana desa yang dianggarkan untuk PPKM mikro telah digunakan sebesar 60 persen, masih ada sisa 40 persen.

Baca Juga: Cerita Kades Birit Klaten Angkut Peti Mati Kosong Pakai Motor Dinas

“Kaitannya instruksi bupati tentang pengadaan vitamin untuk warga isoman, kami siap melaksanakan. Seperti apa teknisnya tinggal menjalankan. Insyaallah dana desa yang kami anggarkan masih cukup,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa (20/7/2021).

Saat ini, kata dia, masih ada dua warga Jimbar Wonogiri yang menjalani isoman. Namun keduanya berstatus orang tanpa gejala atau OTG. Mereka tetap dipantau dan didampingi secara moril dan meterial.

“Kalau kebutuhan makan alhamdulillah partisipasi warga sekitarnya sangat bagus. Semangat membantunya tinggi. Bahkan untuk pakan hewan ternak warga yang isoman juga digilir yang mencarikan oleh warga sekitarnya,” kata Sutrisno.

Berita Terkait

Berita Terkini

SDN 1 Wonogiri Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Deklarasi Sekolah Ramah Anak untuk mempertegas SDN 1 Wonogiri konsisten mengaplikasikan pembiasaan yang ramah anak.

Gibran Soal Prostitusi Gay di Nusukan Solo: Tak Ada Toleransi!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak akan menoleransi pelanggaran hukum termasuk praktik prostitusi gay di Nusukan.

Prostitusi Gay di Nusukan Solo Terbongkar, Ini Kata Warga Sekitar

Warga sekitar tempat indekos yang jadi lokasi prostitusi gay di Nusukan, Solo, mengaku tidak tahu ada penggerebekan oleh Polda Jateng.

Waduh, Mayoritas Pasar di Sragen Ternyata Rawan Kebakaran

Untuk antisipasi potensi kebakaran, pedagang diimbau lebih berhati-hati dan bila memungkinkan dilakukan simulasi kebakaran pasar.

Percepatan Vaksinasi di Wonogiri Terkendala SDM Vaksinator dan Internet

Joko Sutopo menyiapkan langkah strategis untuk merampungkan vaksinasi sesuai target, seperti penjadwalan ulang, kesiapan SDM vaksinator, data, dan stok vaksin.

Ngeri Lur! Eks Terminal Kartasura Jadi Lokasi Pesta Miras dan Esek-Esek

Lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang mangkrak bertahun-tahun malah disalahgunakan untuk pesta miras dan mangkal PSK.

Pengakuan Pria Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga: Merasa Terganggu

Aaksi nekat bakar mobil tetangga tersebut dilakukan AN secara sadar tanpa melibatkan pihak lain dan tidak berkaitan dengan peristiwa di mana pun.

Asyik! 8 Mobil Listrik Bergaya Klasik Siap Antar Turis Keliling Solo

Pemkot Solo dapat bantuan delapan unit mobil listrik bergaya klasik untuk mengantar wisatawan blusukan tempat wisata di Kota Solo.

PTM di Wonogiri Tunggu Vaksinasi Siswa dan Guru Rampung

Wonogiri akan menggelar PTM jika seluruh murid dan guru selesai divaksinasi dan fasilitas pendukung memenuhi syarat.

Jumlah Petani Muda Makin Banyak

Gerakan menarik kaum muda di Kabupaten Klaten agar mau berkecimpung di dunia pertanian makin masif, salah satunya dilakukan Komunitas Petani Muda Klaten.

Jejak Limbah Ciu Hilang Tersapu Hujan, Kali Samin Sukoharjo Bersih Lagi

Air Kali Samin yang sempat berubah hitam karena tercemar limbah ciu dari sentra industi ciu Mojolaban dan Polokarto, Sukoharjo, kembali bersih.

Rp4 M Insentif Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Karanganyar Belum Dibayar

Anggaran insentif pemulasaraan jenazah Covid-19 ini akan ditagihkan melalui Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Karanganyar.

Harga Cabai dan Bawang Putih di Wonogiri Naik Tipis

Cabai merah besar, cabai keriting, rawit hijau, dan hijau besar di Wonogiri naik harga selama beberapa pekan terakhir.

145 Siswa 2 SMP di Sragen Mendadak Dites Antigen, Hasilnya...

Tes swab antigen kepada pelajar SMP dimulai Senin untuk antisipasi munculnya klaster sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM).

171 Siswa-Guru SDN Laweyan No 54 Solo Mendadak Dites Antigen, Ada Apa?

Sebanyak 171 siswa, guru, dan tenaga pendidik SDN Laweyan No 54 mendadak di tes swab antigen pada Senin (27/9/2021).