Level Terendah 9 Bulan, Harga Minyak Anjlok 2%

Harga minyak anjlok sekitar US$2 per barel pada akhir perdagangan Senin (26/9/2022) ke posisi terendah selama sembilan bulan dalam perdagangan yang bergejolak. 

 Ilustrasi kenaikan harga minyak dunia. (Istimewa/Dreamstime)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kenaikan harga minyak dunia. (Istimewa/Dreamstime)

Solopos.com, JAKARTAHarga minyak anjlok sekitar US$2 per barel pada akhir perdagangan Senin (26/9/2022) ke posisi terendah selama sembilan bulan dalam perdagangan yang bergejolak. Harga minyak tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat ketika pelaku pasar menunggu perincian sanksi baru terhadap Rusia, mengutip Kantor Berita Antara.

Harga minyak Brent kontrak November merosot US$2,09 atau 2,4% menjadi US$84,06 per barel, jatuh di bawah level yang dicapai pada 14 Januari 2022. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak November turun US$2,03 atau 2,6% menjadiUS$76,71 per barel, level terendah sejak 6 Januari 2022.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Harga minyak tertekan karena momentum kenaikan dolar AS berlanjut setelah Federal Reserve memberlakukan kenaikan suku bunga tiga perempat poin ketiga berturut-turut minggu lalu dan mengisyaratkan jalur yang lebih hawkish ke depan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melonjak 0,81% menjadi 114,1030 pada akhir perdagangan Senin (26/9/2022), menyusul lonjakan 1,65% di sesi sebelumnya. Secara historis, harga minyak berbanding terbalik dengan harga dolar AS.

Baca Juga Lukas Enembe Beralasan Sakit

Indeks dolar mencapai level tertinggi baru dua dekade, menekan permintaan minyak yang dihargai dalam mata uang AS. Dampak dolar yang kuat pada harga minyak paling menonjol dalam lebih dari setahun, data Refinitiv Eikon menunjukkan.

“Sulit bagi siapa pun untuk mengharapkan minyak akan pulih setelah greenback semahal ini,” kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho.

Gangguan dari perang Rusia-Ukraina juga menghantam pasar minyak, dengan sanksi Uni Eropa yang melarang minyak mentah Rusia akan dimulai pada Desember bersama dengan rencana oleh negara-negara G7 untuk pembatasan harga minyak Rusia yang tampaknya akan memperketat pasokan. Kenaikan suku bunga oleh bank sentral di banyak negara konsumen minyak telah menimbulkan kekhawatiran perlambatan ekonomi yang dapat menekan permintaan minyak.

Baca Juga AirAsia Ride Segera Mengaspal di Indonesia

“Dengan semakin banyak bank sentral dipaksa untuk mengambil langkah-langkah luar biasa tidak peduli biaya ekonomi, permintaan akan terpukul yang dapat membantu menyeimbangkan kembali pasar minyak,” kata Craig Erlam, analis pasar senior di Oanda di London.

Perhatian beralih ke apa yang Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, bersama-sama dikenal sebagai OPEC+, akan lakukan ketika mereka bertemu pada 5 Oktober, setelah sepakat pada pertemuan mereka sebelumnya untuk memangkas produksi secara moderat.

Namun, OPEC+ berproduksi jauh di bawah produksi yang ditargetkan, yang berarti bahwa pemotongan lebih lanjut mungkin tidak berdampak banyak pada pasokan. “Peluang akan muncul cukup tinggi untuk penyesuaian produksi yang turun oleh organisasi OPEC +,” kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

Baca Juga Pendeta Alberth Yoku Ingatkan Gubernur Papua

Data pekan lalu menunjukkan OPEC+ meleset dari target produksinya sebesar 3,58 juta barel per hari pada Agustus, penurunan yang lebih besar daripada Juli.

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Harga Minyak Anjlok 2 Persen ke Level Terendah 9 Bulan

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut pada Anak Gugat Kemenkes & BPOM ke Pengadilan

      Para wakil korban gagal ginjal akut pada anak menggugat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan sejumlah industri farmasi.

      2 Hakim Agung Ditangkap, Ketua Mahkamah Agung: Kami Hormati Tindakan Hukum KPK

      MA menghormati proses penegakan hukum yang dilakukan KPK terhadap dua hakim agung, yaitu Sudrajad Dimyati (SD) dan Gazalba Saleh (GS).

      Kejagung Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan

      Kejagung menghentikan proses penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di BPJS Ketenagakerjaan.

      Mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Terima Penghargaan Antikorupsi dari Qatar

      Mantan Wakil Ketua KPK, Erry Riyana Hardjapamekas, menerima penghargaan tertinggi di bidang pemberantasan korupsi dari Pemerintah Qatar.

      Kasus Korupsi Jiwasraya: Kejagung Sita Aset Benny Tjokro Seluas 33,9 Hektare

      Kejagung kembali menyita aset milik Benny Tjokrosaputro dalam perkara tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (persero) dan PT ASABRI (persero).

      Poltracking: Kepuasan Terhadap Pemerintahan Jokowi Melesat Jadi 73,2 Persen

      Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo–Ma’ruf Amin sempat mengalami fluktuasi, tetapi sepanjang 2022 relatif terus mengalami peningkatan

      Korsleting, Dugaan Penyebab Kebakaran Gedung Kemenkumham

      Penyebab kebakaran gedung Kemenkumham diduga karena korsleting.

      Sempat Vakum, Pameran Fotografi Ujian Akhir Semester di UNS Solo Digelar Lagi

      Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2021 UNS Solo menggelar pameran fotografi bertajuk Documentary Komunikaxxi pada Senin-Rabu (5-7/12/2022).

      Polemik UU KUHP, Asita: Tak Ada Pembatalan Massal Wisatawan ke Bali

      Lebih dari satu juta orang Australia mengunjungi Indonesia setiap tahun dengan banyak yang terbang ke Bali, untuk berbagai kegiatan.

      Polemik UU KUHP, Australia Ingatkan Warganya Hati-hati di Indonesia

      Lebih dari satu juta orang Australia mengunjungi Indonesia setiap tahun dengan banyak yang terbang ke Bali, untuk berbagai kegiatan.

      Aiptu Warsito Terpilih jadi Kusir Kereta Kaesang-Erina, Ini Rekam Jejaknya

      Pemilihan Aiptu Warsito sebagai kusir kereta kuda Kaesang ternyata karena rekam jejaknya.

      Ada 52 Juta Penerima Bansos Fiktif, Kerugian Negara Capai Rp31 Triliun!

      Data fiktif 52 juta penerima bansos itu berpotensi merugikan negara hingga lebih dari Rp31 triliun.

      97 Pabrik Direlokasi ke Jateng, Lowongan Kerja Menanti

      Puluhan pabrik baru tersebut bakal menempati wilayah di berbagai tempat di Jawa Tengah.

      Ditinjau Presiden, Ini Penampakan Rumah Tahan Gempa Milik Yonif Raider 300

      Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan rumah tahan gempa itu merupakan salah satu skema untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur.

      Presiden: Bantuan Gempa Buat Bangun Rumah, Jangan Beli Sepeda Motor!

      Presiden mengingatkan warga penerima bantuan gempa benar-benar menggunakan uang mereka untuk membangun rumah dan bukan membeli keperluan lain, termasuk kendaraan.