Letusan Guncang Vappiano Resto & Cafe Boyolali, 3 Orang Luka-Luka
Petugas pemadam kebakaran Boyolali memeriksa selang gas elpiji seusai terjadi letusan di dapur Vappiano Resto dan Cafe di kawasan Pasar Sunggingan, Boyolali, Sabtu (22/6/2019). (Solopos-Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, BOYOLALI — Sebuah letusan mengguncang dapur Vappiano Resto & Cafe di kawasan Pasar Sunggingan, Boyolali, Sabtu (22/6/2019). Letusan yang terjadi pukul 11.15 WIB itu diperkirakan berasal dari gas elpiji yang keluar dari instalasi tabung bocor dan tersulut api kompor.

Letusan tidak mengakibatkan kebakaran bangunan, namun tiga karyawan di dapur mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umi Barokah, Boyolali. Sejumlah karyawan yang ditemui Solopos.com mengatakan sebelum letusan terdengar suara ngosos (bocoran gas) dari instalasi salah satu tabung berukuran 12 kg di dapur.

Sementara itu, pada waktu bersamaan, api pada beberapa tungku kompor sedang menyala karena digunakan untuk memasak. Gas yang keluar dari instalasi tabung tersebut diperkirakan cukup banyak sehingga segera memenuhi ruang dapur berukuran sekitar 25 m2 itu. Karena itu, gas tersulut api kompor dan menimbulkan letusan.

Fajar Eko, 20, karyawan bagian pelayanan tamu mengatakan dia sempat diberitahu seorang temannya di bagian dapur bahwa ada gas bocor dan diminta segera mencari alat pemadam api ringan (Apar).

“Dari belakang ada yang bilang gasnya ngosos, lalu saya cari Apar, tapi belum sempat saya ambil tiba-tiba sudah ada suara letusan. Saya lihat ke dapur sudah penuh asap dan ada api juga sedikit,” ujarnya yang saat itu sedang berada di ruang depan.

Dia mengatakan tiga temannya yang berada di dapur yakni Aji, Yustanto, dan Santoso mengalami luka bakar akibat letusan tersebut. Ketiganya langsung dilarikan ke RS Umi Barokah.

Sementara itu, sekuriti Vappiano Joko Sutarto, 40, mengatakan saat terjadi letusan dia sedang berada di Galaxy Swalayan yang berada tepat di sebelah kafe. Menurutnya, kafe dan swalayan itu adalah satu manajemen. Begitu mendengar letusan, dia langsung berlari menuju ke sumber suara dan mendapati dapur sudah penuh asap dan selang tabung masih ada yang terbakar.

“Begitu ada letusan saya lari ke sini dan ruangan sudah berasap. Di selang masih ada apinya lalu saya semprot dengan Apar dari samping,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa saat kemudian, petugas Polsek Boyolali Kota datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. Selain itu, sebuah truk pemadam kebakaran juga didatangkan ke lokasi untuk mengantisipasi kebakaran.

Sementara itu, karyawan lainnya di bagian pelayanan tamu, Tiyas, mengatakan, siang itu tidak ada tamu yang sedang berada di kafe karena area sudah dipesan untuk sebuah acara. “Karyawan di dapur itu sedang mempersiapkan pesanan makan siang untuk sebuah acara di sana,” ujarnya.

Sementara itu di rumah sakit, para korban dirawat di ruang IGD RS Umi Barokah Boyolali. Beberapa saat setelah wartawan datang, petugas langsung menutup tirai di masing-masing tempat tidur korban.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho