Lesti Kejora dan Sindrom Tawanan yang Bikin KDRT bak Fenomena Gunung Es

KDRT terjadi dalam lingkup personal yang penuh muatan relasi emosi sehingga penyelesaianya tidak segampang kasus-kasus kriminal lainnya. Kasus KDRT sendiri bak fenomena gunung es yang lebih banyak terpendam daripada yang terlihat.

 Ilustrasi KDRT (Freepik).

SOLOPOS.COM - Ilustrasi KDRT (Freepik).

Solopos.com, SOLO —  Lesti Kejora keluar dari sindrom tawanan (hostage syndrome) karena berani speak up setelah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kasus KDRT sendiri bak fenomena gunung es yang lebih banyak terpendam daripada yang terlihat.

KDRT terjadi dalam lingkup personal yang penuh muatan relasi emosi sehingga penyelesaiannya tidak segampang kasus-kasus kriminal lain. Apa saja penyebab para korban KDRT memilih bungkam ketimbang mengemukakan atas penderitaan yang dialaminya?

jatah uang bulanan lesti kejora
Rizky Billar dan Lesti Kejora. (Instagram/@lestykejora)

Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Billar, ke polisi atas tuduhan KDRT pada Rabu (28/9/2022). Usut punya usut, kasus KDRT itu bermula dari dugaan Rizky Billar yang berselingkuh dengan perempuan lain. Perselisihan itu membuat pasangan suami istri yang telah dikaruniai satu anak itu terlibat cekcok. Dalam salinan laporan dari Lesti Kejora yang beredar luas di jagat maya, Rizky Billar disebut marah karena istrinya itu meminta dipulangkan ke rumah orang tuanya.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Candi Borobudur Dikepung Empat Sungai, Empat Gunung, dan Sesar Gempa Aktif

Candi Borobudur memiliki potensi ancaman bencana alam tak sedikit, karena dikepung empat sungai, empat gunung, dan satu sesar aktif. 

+ PLUS Menjelajahi Geopark Dunia di 7 Geosite Wonogiri

Wonogiri menyimpan keindahan situs taman Bumi yang indah serta kekayaan arkeologi di zaman purbakala.

+ PLUS Jadi Video Terpopuler Youtube, Joko Tingkir Ngombe Dawet Penuh Kontroversi

Video musik Joko Tingkir Ngombe Dawet versi Yeni Inka dan Farel Prayoga berada di urutan ketiga video musik terpopuler Youtube tahun ini, meski liriknya penuh kontroversi.

+ PLUS Pengendalian IMEI Bikin Handphone Batangan Black Market Hilang di Pasaran

Penerapan pengendalian IMEI nasional membuat handphone atau ponsel batangan black market menghilang di pasaran.

+ PLUS Ladosan, Jamuan Makan Bak Raja di Pernikahan Wong Solo

Jamuan makan di pernikahan warga Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki ciri khas tersendiri yang unik, yaitu melayani tamu seperti raja.

+ PLUS Menyusuri Rel Berusia 100 Tahun Rute Solo-Wonogiri

Sejarah mencatat jalur rel Solo-Wonogiri yang sampai saat ini masih berfungsi berusia sekitar 100 tahun.

+ PLUS Masa Depan Indonesia Cerah dari Energi Bersih

Sumber energi terbarukan yang lebih bersih di Indonesia sangat berlimpah dan belum dimanfaatkan dengan maksimal.

+ PLUS Poerwosariweg Kini Jl. Slamet Riyadi Belah Wilayah Mangkunegaran dan Kasunanan

Jalan Slamet Riyadi yang dahulu bernama Poerwosariweg membelah wilayah kekuasaan Kadipaten Mangkunegaran dan Kasunanan Keraton Surakarta.

+ PLUS Cianjur Sudah Sering Hancur Diguncang Gempa

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merupakan zona rawan gempa yang telah sering kali rusak akibat bencana alam.

+ PLUS Gapura Mangkunegaran dan Kasunanan Surakarta Bertemu di Koridor Ngarsopura

Dua gapura baru bergaya Kasunanan Surakarta dan Pura Mangkunegaran saling bertemu di perempatan Kawasan Ngarsopura dan Koridor Gatot Subroto Solo.

+ PLUS Deretan Penghuni Pertama IKN Nusantara

Inilah deretan orang yang akan menjadi penghuni pertama Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 2024 mendatang.

+ PLUS Kupu-Kupu Malam Berperan di Era Revolusi Kemerdekaan

Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno, menganggap jasa kupu-kupu malam sangat besar dalam revolusi kemerdekaan Indonesia.

+ PLUS Sianida, Racun Mematikan tapi Kok Dijual Bebas di Online Shop

Sianida yang merupakan racun mematikan ternyata dijual bebas di online shop dalam bentuk potas ikan.

+ PLUS Ketika Media Sosial Pengaruhi Kebiasaan Belanja Produk Lokal

Kampanye fesyen hingga produk kencantikan di media sosial (medsos) tak bisa dipungkiri sangat ampuh dalam membentuk presepsi, mendorong daya beli, dan menciptakan tren.

+ PLUS Produk Fesyen Lokal Tak Gentar, Media Sosial jadi Patokan

Produk fesyen lokal mulai digandrungi masyarakat, dengan media sosial yang menjadi ceruk promosi menarik konsumen baru.

+ PLUS Sakit Hati Berujung Pembunuhan

Rasa sakit hati, kecewa, dan amarah yang berlarut bisa berubah menjadi dendam hingga membuat seseorang mengambil tindakan keji, seperti membunuh.

+ PLUS Harum Manis Mutiara Ajaib dari Dieng

Dataran Tinggi Dieng menyimpan mutiara ajaib beraroma harum yang khas sebagai salah satu kekayaan kuliner.

+ PLUS Potret Sukses Petani Muda, Kombinasi Ide dan Teknologi Jadi Kunci

Peningkatan kelompok usia milenial bahkan generasi Z (Gen Z) menjadi petani mulai terlihat, dimana mereka mengkombinasikan ide dan teknologi sebagai kunci meraih kesuksesan.

+ PLUS Alasan di Balik Usulan Provinsi Soloraya Sejak Dulu Selalu Gagal

Usulan membentuk Soloraya sebagai provinsi baru yang terlepas dari Jawa Tengah sejak dulu selalu hanya menjadi wacana.

+ PLUS Tips Petani Muda Sukses: Niat Dahulu, Nekat Kemudian

Petani muda dari kalangan milenial menggeliat di tengah isu krisis pangan dan membagikan tips sukses menjadi petani, salah satunya memulai dengan niat, baru kemudian nekat.