Lepas dari Status Tersangka, Pelapor Kasus Korupsi Menangis

Nurhayati adalah Kaur Keuangan Desa Citemu yang menjadi tersangka kasus korupsi setelah dia membongkar tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan kades.

 Nurhayati (kanan) saat menerima tamu di rumah di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (1/3/2022). (ANTARA/Khaerul Izan)

SOLOPOS.COM - Nurhayati (kanan) saat menerima tamu di rumah di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (1/3/2022). (ANTARA/Khaerul Izan)

Solopos.com, CIREBON — Pelapor kasus korupsi dana Desa Citemu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Nurhayati hanya bisa menangis saat terbebas dari status tersangka atas laporannya itu.

Nurhayati mengharapkan kejadian yang menimpanya tidak menjadi momok bagi perangkat desa maupun pegawai lain yang mengetahui di tempat kerjanya terdapat praktik korupsi.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Saya tidak bisa berkata apa-apa setelah mendengar berita, hanya bisa menangis saja,” kata Nurhayati di Cirebon, seperti dikutip Solopos.com dari Antara, Selasa (1/3/2022).

Nurhayati merupakan Bendahara atau Kaur Keuangan Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, yang menjadi tersangka kasus korupsi setelah dia membongkar tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan Kepala Desa Citemu.

Baca Juga: Kasus Nurhayati Bisa Bikin Warga Takut Laporkan Korupsi

“Kejadian yang saya alami ini diharapkan tidak menjadi momok bagi perangkat desa maupun lainnya untuk melaporkan tindak pidana korupsi,” kata Nurhayati.

Nurhayati mengaku setelah ditetapkan sebagai tersangka sangat kaget dan tertekan karena yang diperjuangkan malah berbalik ke dirinya.

Namun, lanjut Nurhayati, kasus yang dialaminya diharapkan tidak menjadi momok bagi semua orang yang mengetahui tindak pidana korupsi di tempat kerjanya untuk melapor kepada penegak hukum.

Baca Juga: Nurhayati Divonis 15 Tahun Penjara Karena Membunuh Caleg Golkar Sragen di Wonogiri

“Pas tahu saya ditetapkan sebagai tersangka, kayak tersambar petir, dan saya langsung drop,” tuturnya.

Dengan perjuangan dari semua pihak, kata Nurhayati, dirinya mengaku lega setelah Menkopolhukam Mahfud Md. mengumumkan bahwa kasus yang dialaminya tidak perlu dilanjutkan.

Bahkan Nurhayati sempat menangis ketika mendengar berita tersebut karena perjuangannya bersama keluarga dan lainnya membuahkan hasil, meskipun sampai saat ini belum menerima surat SP3.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Kisah Titanic of The East, Kapal Tek Sing Tenggelam di Laut Indonesia

      + PLUS Kisah Titanic of The East, Kapal Tek Sing Tenggelam di Laut Indonesia

      Kapal Tek Sing yang berjuluk Titanic of The East tenggelam pada 14 Januari 1822 di perairan Selat Gelasa atau Selat Gaspar yang memisahkan antara Pulau Bangka dan Belitung, Indonesia, yang dahulunya Hindia Belanda.

      Berita Terkini

      30 Wisatawan Asing Tanam Pohon Kanthil di Desa Mitra UKSW, Ini Tujuannya

      Para wisatawan dihibur oleh sejumlah penampilan seperti sekelompok anak-anak yang menampilkan tarian warok gecul.

      UKSW Salatiga Kerja Sama dengan Unan Purwodadi, Ini Harapan Rektor

      Unan Purwodadi menjalin kerja sama dengan UKSW Salatiga yang telah melewati perjalanan panjang sebagai sebuah universitas.

      3 Kelompok Ferdy Sambo dalam Rekayasa Kasus Kematian Brigadir J

      Kelompok Sambo inilah yang merekayasa kasus kematian Brigadir J dan menghalang-halangi upaya pengusutan oleh Bareskrim Polri.

      Ada Kerajaan Sambo di Polri, Ini Kata Menkopolhukam Mahfud Md

      Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md. menyebut dengan istilah Kerajaan Sambo.

      Pengacara Terima 5 Kuasa Baru untuk Jerat Ferdy Sambo dan Istri

      Surat kuasa hukum baru itu untuk melaporkan Irjen Pol Ferdi Sambo dan istrinya, Putri Chandrawathi.

      Menteri Agama: Kuota Haji 2023 akan Bertambah

      Kuota jemaah haji untuk musim haji 1444 Hijriah/2023 Masehi diprediksi akan bertambah.

      Pengamat: Pidato Puan Maharani Ingatkan Seruan Bung Karno 17 Agustus 1959

      Hal lain yang dicatat oleh Airlangga adalah Puan Maharani menyatakan Indonesia ke depan harus muncul sebagai kekuatan ekonomi yang bersendikan pada kekuatan Indonesia sebagai negara industri.

      Antiklimaks Penuntasan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

      Penerbitan Keputusan Presiden tentang Pembentukan Tim Penyelesaian Nonyudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu bisa menjadi antiklimaks penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM berat pada masa lalu.

      Dugaan Korupsi Surya Darmadi Rp78 Triliun, KPK: Tak Ada Rebutan Perkara

      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada rebutan perkara dalam mengusut kasus bos PT Duta Palma/Darmex Group, Surya Darmadi.

      Kapal Pengangkut BBM Terbakar, 1 Orang Meninggal

      Kebakaran kapal pengangkut BBM itu mengakibatkan seorang karyawan meninggal dunia.

      Wow! Bayi Panda Ini Terberat di Dunia

      Seekor bayi panda raksasa berjenis kelamin betina berbobot 270,4 gram menjadi bayi panda penangkaran dengan bobot terberat di dunia yang pernah tercatat.

      Diduga Rekayasa Kematian Brigadir J, Eks Penasihat Kapolri Masih Saksi

      Mantan penasihat ahli Kapolri, Fahmi Alamsyah, diduga kuat membantu Ferdy Sambo membuat skenario pembunuhan Brigadir Brigadir J sebagai baku tembak saat ini masih berstatus sebagai saksi.

      Polisi Hati-hati Usut Kasus Dugaan Pencabulan Santri di Ponpes Bandung

      Polisi sedang mengusut kasus pencabulan yang diduga dilakukan seorang pimpinan ponpes terhadap santri di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

      Polisi akan Buka Hasil Pemeriksaan Istri Ferdy Sambo Besok

      Timsus Polri telah memeriksa istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi dan akan menyampaikan hasilnya besok, Jumat (19/8/2022).

      Kapuspen Ungkap Jenderal Bintang Satu Penembak Kucing di Sesko TNI

      Kapuspen TNI, Mayjen TNI Prantara Santosa, mengungkap pelaku yang menembak beberapa ekor kucing di Sekolah Komando (Sesko) TNI Bandung, Jawa Barat.