Lelang Kelar, Flyover Manahan Solo Dibangun Pertengahan Maret
Desain flyover Manahan. (Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos)

Pembangunan flyover Manahan Solo akan dimulai pertengahan Maret.

Solopos.com, SOLO -- Proyek pembangunan jalan layang atau flyover Manahan Solo sudah selesai dilelang. Lelang dimenangi PT Yasa Patria Perkasa.

Rencananya, PT Yasa Patria Perkasa akan mulai pekerjaan fisik pembangunan jembatan layang di perlintasan KA Manahan itu pada pertengahan Maret mendatang. Tenaga engineering dari PT Yasa Patria Perkasa, Ari Wahyudi, mengatakan akan membangun flyover Manahan langsung di dua sisi, yakni utara dan selatan perlintasan Manahan.

Sebelum mulai pekerjaan fisik, pada awal Maret PT Yasa Patria Perkasa akan terlebih dahulu memasang pagar pembatas area itu steril untuk proyek di badan Jl. dr. Moewardi, Jl. M.T. Haryono, dan Jl. Adisucipto.

Pembangunan flyover Manahan Solo beberapa molor dari jadwal. Tercatat ada enam kali revisi jadwal penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang. Terakhir, pembangunan flyover Manahan dijadwalkan mulai Januari, namun jadwal itu molor karena saat itu belum ada pemenang lelang.

Baca:

Flyover Manahan dibangun untuk mengatasi masalah kemacetan di perlintasan KA Manahan yang kerap terjadi saat jam-jam sibuk. Flyover ini juga untuk mengantisipasi rencana pengoperasian rel ganda KA yang diprediksi akan meningkatkan frekuensi perjalanan KA di perlintasan tersebut.

Flyover Manahan dibangun dengan dana dari pemerintah pusat senilai Rp52 miliar. Modelnya akan dibuat menyerupai huruf Y dengan kaki di Jl. dr. Moewardi dan bercabang ke Jl. Adisucipto dan Jl. M.T. Haryono. Flyover Manahan ditargetkan rampung akhir tahun ini.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho