Ilustrasi e-commerce. (Bisnis)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &mdash;</strong> Kalangan anggota DPR meminta industri kecil dan menengah (IKM) Kota Semarang memanfaatkan <em>e-commerce</em> untuk memasarkan produk sehingga kian luas dikenal dan lebih maju.&nbsp; Anggapan bahwa <em>e-commerce</em> membawa IKM lebih luas dikenal dan lebih maju itu datang dari anggota Komisi V dari Fraksi PDIP DPR, Juliari P. Batubara.</p><p>Meskipun meyakini bahwa pemasaran yang lebih luas melalui <em>e-commerce</em> itu lebih baik, lelaki itu juga tetap meyakini bahwa potensi industri kecil di Kota Semarang yang baik harus bisa dikuasai para pelaku usaha lokal Semarang sehingga bisa menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. Selain itu, Juliari juga mengatakan dengan mudahnya memasarkan produk di <em>e-commerce</em> harus pula dimanfaatkan agar produk-produk dari IKM bisa dikenal dan lebih maju.</p><p>"Sekarang buat toko <em>kan</em> butuh biaya besar, iya kalau orang datang dan kita <em>kan</em> enggak bisa paksa [datang ke toko]. Sekarang melalui <em>handphone</em> sudah bisa beli ini [barang yang diinginkan] enggak perlu datang dan [kesempatan] ini harus dimanfaatkan," ujar Juliari di sela-sela acara&nbsp; penyerahan fasilitas bantuan mesin dan peralatan dari Kementerian Perindustrian kepada IKM Kota Semarang di Kantor Pemerintah Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jumat (7/9/2018).</p><p>Dia menambahkan seorang pengusaha bisa sukses atau sebaliknya, kembali pada pelaku usaha itu sendiri. Apakah ia bisa mempertahankan kualitas dan bisa memasarkan produknya dengan baik. Namun, lanjutnya peran pemerintah juga sangat perlu oleh karena itu ia meminta Dinas Perindustrian Kota Semarang bisa membantu pemasarannya.</p><p>"Sukses tidaknya tergantung pelaku usaha, kalau dia bisa mempertahan kualitas dan bisa memperluas pemasarannya bisa sukses," jelas politikus yang bakal kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019 itu.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Nurjanah menambahkan, perkembangan IKM di Kota Semarang terus mengalami peningkatan, bahkan saat ini jumlahnya telah mencapai 3.770 IKM. Nurjanah menjelaskan IKM di Kota Semarang masih memiliki berberapa kendala mulai dari modal hingga pemasaran produk. Menyadari hal itu, lanjutnya, Dinas Perindustrian Kota Semarang telah menyiapkan beberapa langkah agar IKM di Semarang bisa lebih produktif dan maju.</p><p>"Semakin hari semakin maju, IKM sekarang ada 3.770. Kendalanya masih di permodalan, dan pemasaran. Namun sekarang untuk permodalan sudah ada kebijakan tentang kredit wibawa dengan bunga ringan. Sedangkan untuk pemasaran kami bekerja sama dengan <em>e-commerce</em> yang ada dan juga Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Provinsi sudah membantu pemasarannya," katanya.</p><p><em><b><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</b></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten