Pijat Gaul Mas Hari (Instagram/@saiff_food)

Solopos.com, SOLO -- Masyarakat Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) dan sekitarnya tentu sudah akrab dengan spanduk bertuliskanPijat Gaul yang tersebar di beberapa wilayah Solo dan sekitarnya. Nah, tahukah Anda siapa sosok di balik spanduk Pijat Gaul itu?

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, spanduk Pijat Gaul adalah hasil kreasi seorang pria bernama Hari.  Usaha pijat yang mempunyai slogan Pijat Gaul, Anti Galau, Thyrapi ini, konon spanduknya telah tersebar hingga wilayah Ngawi, Purwodadi, dan Prambanan.

Baca Juga: Simak! Jadwal Pemadaman Listrik Kota Solo Kamis (12/12/2019)

Hal tersebut diungkap oleh pengelola akun Instagram @saiff_food, Sabtu (9/11/2019). Dalam unggahannya tersebut, terlihat Mas Hari sedang memijat pelanggannya di emperan rumah makan di Solo.

"Kebetulan ketemu Mas Hari di halaman sebuah rumah makan di Solo dan lagi mijat pelanggan. Oiya kalau mau pijat bisa langsung ke rumahnya atau hubungi nomer WA [WhatsApp] nya. Tapi kalau kebetulan ketemu lagi praktek seperti ini bisa langsung antri kok, walaupun dengan tempat seadanya," beber @saiff_food.

Baca Juga: Ikan Oarfish Kerap Dikaitkan Gempa-Tsunami Kembali Muncul

Kepada Solopos.com, Mas Hari mengaku tidak mematok tarif resmi untuk jasa pijatnya. "Sukarela tarif pijatnya," ungkapnya melalui pesan Whatsapp, Rabu (11/12/2019).

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa Mas Hari bisa menghubungi nomor WA-nya di 085-642-557-354 atau bisa datang langsung ke tempat praktiknya di Karangasem Kleco RT 3 RW 2, Laweyan, Solo. Salah satu pelanggan Mas Hari, Mbah Marijan, mengaku cukup puas dengan layanan pijat tersebut. Menurut Mbah Marijan, harga pijat Mas Hari disesuaikan dengan durasi.

"Durasi pijatnya enggak sampai 30 menit. Mas Hari melayani pijat capek saja. Bayarnya sebenarnya sih seikhlasnya. Sesuai durasinya, mulai Rp20.000, Rp25.000, hingga Rp50.000. " katanya kepada Solopos.com. 

Baca Juga: Joglo Roboh dan 5 Beringin Tumbang, Umbul Pengging Boyolali Ditutup

Ternyata banyak netizen yang baru mengetahui informasi soal Pijat Gaul Mas Hari yang melegenda ini. Hal ini dikarenakan spanduknya tersebar hingga ke luar wilayah Solo.

"Penasaran lgi ngerti iki...spanduk e teko ndi2 [Penasaran baru tahu sekarang, spanduknya sampai mana-mana]," kata netizen pengguna akun @briyan_marquez yang berkomentar di unggahan akun Instagram @surakartakita.

Baca Juga: Batang Catat Belasan Pohon Tumbang, Sebagian Timpa Rumah

Selain itu, ada pula netizen pengguna akun @antiek_123 yang mengaku sering melihat Mas Hari di Alun-Alun Kidul (Alkid). "Ndisek senengane neng alkid. Angger sing pijet wedok di gratisi [Dulu sukanya di Alkid. Kalau yang pijat perempuan digratisi]."

Menurut pengakuan Mas Hari, ia membuat sendiri spanduk tersebut dengan menggunakan spanduk (MMT) bekas.

"Bahannya dari MMT bekas. MMT yang enggak kepakai. MMT yang ketiup angin roboh saya ambil. Kotor saya cuci terus saya jemur saya cat dan saya tulis," ucap Hari di video yang berjudul Poster Pijat Gaul Menyebar Kemana-mana, Ini Dia Pemiliknya yang tayang di kanal Youtube SoloposTV, empat tahun silam.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Saiffood_inn (@saiff_food) on


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten