Tutup Iklan
Harry Maguire (Reuters-Andrew Yates)

Solopos.com, MANCHESTER - Harry Maguire dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mempersolid lini belakang Manchester United. Namunm bagi eks pemain MU, Roy Keane, Maguire masih memiliki sejumlah kekurangan.

Maguire dibeli MU dari Leicester City pada bursa transfer musim panas ini dengan nilai transfer mencapai 80 juta poundsterling. Jumlah itu membuat Maguire menjadi bek termahal di dunia. Dia sekaligus menjadi pemain Inggris termahal.

Tak butuh waktu lama, Maguire langsung dianggap nyetel. Dia langsung menjadi andalan di lini belakang bersama Victor Lindelof. Meski ia gagal membawa MU tancap gas pada awal musim ini.

Setan Merah saat ini duduk di peringkat kedelapan dengan koleksi lima poin dari empat laga. Mereka cuma mencatatkan satu clean sheet. Artinya, pertahanan MU belum sepenuhnya bagus setelah pada musim lalu kebobolan sebanyak 54 gol.

"Saya rasa penampilannya [Maguire] sudah baik. Dia bagus dalam penguasaan bola, tapi untuk urusan bertahan, rasanya saya masih punya 1-2 tanda tanya untuknya," ujar Keane seperti dikutip dari Dailymail.co.uk, Senin (9/9/2019).

Keane menyoroti performa Maguire saat MU dibekuk Crystal Palace 1-2. Maguire dianggap gagal membaca pergerakan Jordan Ayew yang akhirnya tanpa pengawalan akhirnya menceploskan bola ke gawang.

"Saya selalu khawatir tentang kecepatan saat membalikkan badan. Saya masih ingat gol pertama Crystal Palace, di mana tidak melakukan hal yang mendasar, yakni menjaga wilayah permainannya. Dia sudah 26 tahun sekarang, dan anda tentu khawatir jika harus menunjukkan kesalahan-kesalahan tersebut padanya," ujar Keane.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten