Lega! Puluhan Pasutri di Ponorogo Ikuti Sidang Isbat Nikah

Puluhan pasangan suami istri di Kabupaten Ponorogo ikuti sidang isbat nikah.

 Sidang isbat nikah dilakukan di tiga tempat secara serentak Jumat (5/8/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Sidang isbat nikah dilakukan di tiga tempat secara serentak Jumat (5/8/2022). (Ronaa Nisa’us Sholikhah/Solopos.com)

Solopos.com, PONOROGO — Perasaan lega dirasakan oleh pasangan Toyem Miyati, 65, dan Tohari, 75, setelah pernikahan mereka disahkan secara administrasi negara melalui sidang isbat nikah di Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (5/8/2022). Begitu pun dengan 38 pasangan lainnya yang juga disahkan secara massal oleh Pengadilan Agama (PA) Ponorogo.

Tohari mengatakan sudah menikah dengan Toyem sejak tiga tahun lalu. Dia bermaksud menikahi istrinya itu lantaran sama-sama janda dan duda. Keduanya juga telah memiliki anak masing-masing.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

‘’Saya senang bisa tercatat di administrasi negara. Kasihan istri saya ini sendirian dulunya,’’ kata warga asal Kelurahan Cokromenggalan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Ali Hamdi, Kepala Pengadilan Agama Ponorogo, sekaligus menjadi hakim sidang isbat nikah menyebut ada tiga tempat sidang yang dilakukan secara serentak. Yakni, di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jetis, Pulung, dan Sukorejo. Total ada 39 pasangan yang mengikutinya.

Baca Juga: Tiket Masuk ke Telaga Ngebel Ponorogo Naik Rp15.000/Orang, Worth It Ga?

Alasan dilakukannya sidang isbat nikah ini lantaran masih banyak pasangan di Ponorogo yang kurang tertib dalam administrasi perkawinan. Mereka sebenarnya sah secara agama, tetapi tidak tercatat di KUA.

‘’Kami ini hadir pada hari ini melibatkan stakeholder yg ada di Ponorogo terkait kerja sama Pemda, Camat, Kemenag, KUA, PA dan Dukcapil dalam rangka untuk sidang terpadu menyelesaikan problem masyarakat administrasi perkawinan,’’ jelasnya.

Alasan Belum Tercatat

Ali menyebut alasan mereka belum tercatat secara administrasi ada banyak faktor. Di antaranya tidak mengetahui aturan bagi yang sudah tua umurnya. Selain itu terkendala biaya dan persoalan dari pasangan itu sendiri. Ada juga yang melakukan perkawinan jarak jauh. Salah satu pasangan itu berada di luar negeri.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Usulkan Wahana Wisata Air di Benteng Pendem Ngawi

‘’Biaya pencatatan administrasi ini kami gratiskan karena rata-rata mereka terkendala biaaya. Kami pilihkan paket yang paling murah yaitu Rp340.000,’’ ujarnya.

Setelah sah secara administratif negara, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bakal mengubah data mereka, baik di KTP maupun KK keturunanya. Pihaknya juga mengupayakan agar keturunannya mendapatkan akta kelahiran.

Ali menyebut sebenarnya PA mencatat ada 50 pasangan yang belum sah secara negara. Namun, setelah diverifikasi ada 11 pasangan yang belum memenuhi syarat. Seperti misalnya pernikahan di bawah umur dan keduanya masih memiliki pasangan masing-masing yang sah.

‘’Untuk pasangan yang belum memenuhi persyaratan ini akan kami tindak lanjuti nanti,’’ pungkasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

    Espos Plus

    Mengenal Perempuan Pencetus Kali Pertama Teori Pemanasan Global

    + PLUS Mengenal Perempuan Pencetus Kali Pertama Teori Pemanasan Global

    Banyak perempuan di dunia sains yang wafat tanpa menyaksikan masyarakat modern hidup dengan memanfaatkan dan mengakui kontribusi mereka. Eunice Newton Foote (1819-1888) adalah pencetus kali pertama teori pemanasan global.

    Berita Terkini

    Rumah Atlet Bulu Tangkis Jatim Dibobol Maling, Sepeda Motor Digondol

    Rumah milik atlet bulu tangkis Jawa Timur, Nur Yahya Ady Velani, yang ada di Jalan Bulak Rukem Timur gang 2A Surabaya

    Pasca-kerusuhan di Mulyorejo Jember, Korban Ikuti Trauma Healing

    Warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, menjalani trauma healing setelah aksi kerusuhan terjadi di desanya.

    Dihantam Berbagai Masalah, Kapolri Didoakan Para Kiai di Kediri

    Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo didoakan para kiai saat berkunjung ke Kediri.

    Terungkap! Ini Penyebab Teror & Pembakaran Rumah Warga Desa di Jember

    Polres Jember ungkap penyebab aksi teror dan pembakaran yang menimpa warga desa di Jember.

    Bayi Meninggal Gegara Diajak Nonton Persebaya Motoran dari Tegal

    Seorang bayi malang berusia enam bulan meninggal dunia setelah dibawa kedua orang tuanya menonton pertandingan bola dari Tegal, Jawa Tengah, ke Surabaya, Jawa Timur.

    Cocok Buat Jalan-Jalan, Simak Prakiraan Cuaca di Madiun Minggu Ini

    Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Minggu 7 Agustus 2022.

    Teror Desa di Jember, 15 Pelaku Diringkus, 9 Jadi Tersangka

    Polisi telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus teror penyerangan yang disertai perusakan dan pembakaran di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jatim.

    Teror Pembakaran Desa di Jember, 15 Pelaku Ditangkap

    Polisi meringkus 15 terduga pelaku yang melakukan teror pembakaran dan penyerangan pada sebuah desa di Kabupaten Jember, Jatim.

    Ditangkap! Polisi Ringkus Satu Pelaku Penyerangan Desa di Jember

    Polisi telah meringkus satu orang pelaku yang terlibat dalam penyerangan disertai pembakaran di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember.

    Akhir Pekan, Prakiraan Cuaca di Madiun: Cerah Sepanjang Hari

    Prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Sabtu (6/8/2022).

    Lega! Puluhan Pasutri di Ponorogo Ikuti Sidang Isbat Nikah

    Puluhan pasangan suami istri di Kabupaten Ponorogo ikuti sidang isbat nikah.

    Tiket Masuk ke Telaga Ngebel Ponorogo Naik Rp15.000/Orang, Worth It Ga?

    Tiket masuk ke Telaga Ngebel Ponorogo naik menjadi Rp15.000 per orang mulai akhir Juli 2022.

    Aksi Teror Desa di Jember, Bupati: Kita Minta Bantuan Tokoh Masyarakat

    Masyarakat di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, merasa takut karena aksi teror yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal.

    Gubernur Khofifah Usulkan Wahana Wisata Air di Benteng Pendem Ngawi

    Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengusulkan adanya tambahan fasilitas wahan air di Benteng Pendem Ngawi.

    Gua Bedali Ponorogo, Tempat Wingit untuk Bertapa Puluhan Hari

    Gua Bedali yang ada di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo, menjadi tempat sakral yang kerap dijadikan lokasi bersemedi.