Lebihi Target, Vaksinasi di Boyolali Capai Lebih 50%

Percepatan vaksinasi terus dilakukan di Boyolali dengan pendekatan cukup agresif melalui tim di masing-masing desa.

 Vaksinasi lansia di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali. (istimewa)

SOLOPOS.COM - Vaksinasi lansia di Desa Bendo, Nogosari, Boyolali. (istimewa)

Solopos.com, BOYOLALI—Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Boyolali mencapai 58%. Jumlah itu melebihi pencapaian yang ditargetkan di akhir September ini, yakni 50%.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono, mengatakan saat ini percepatan vaksinasi terus dilakukan. Dia menyebutkan Boyolali saat ini sudah melakukan pendekatan cukup agresif melalui tim di masing-masing desa.

Jika sebelumnya ditargetkan untuk akhir bulan ini sebanyak 50%, pencapaian vaksinasi per Senin (27/9/2021) sudah mencapai lebih dari target tersebut. “Vaksinasi sudah masuk 58% semoga akhir bulan lebih dari 60%,” kata dia, Senin.

Baca Juga: Jekek Lanjutkan Program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Wonogiri

Hingga akhir tahun nanti diharapkan vaksinasi di Kabupaten Boyolali sudah mencapai lebih dari 75%.  Dia mengatakan pada Senin (27/9/2021) juga dilakukan vaksinasi serentak melalui program Grebeg Vaksin Desa di 265 desa di Boyolali. Jumlah sasaran dalam program tersebut adalah 54.100 dosis. Pelaksanaan vaksinasi melalui Grebeg Vaksin Desa, ada yang dilakukan untuk vaksin dosis pertama dan ada yang dosis kedua.

Dia mengatakan program tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan, antara dua sampai tiga hari sekali. Dengan harapan ada jeda hari pelaksanaan bisa memberi kesempatan untuk petugas atau tim vaksinasi beristirahat dan menyelesaikan pendataan. “Semoga berjalan lancar, masyarakat Boyolali segera tervaksin semua,” lanjut dia.

Baca Juga: Uji Petik Swab Antigen di Sekolah Bakal Digelar Rutin Setiap Bulan

 

Pasokan Lancar

Mengenai stok vaksin, Insan mengatakan pasokan vaksin Covid-19 di Boyolali lancar. “Bahkan kami kemarin harus menyediakan tempat tambahan karena jumlah vaksin melimpah. Kami masih menyimpan 100.000 [dosis] lebih,” jelas dia.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, kegiatan vaksinasi terlihat dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Ngemplak dan Sambi. Di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, digelar vaksinasi untuk dosis kedua kepada masyarakat setempat.

Di Desa Canden, Kecamatan Sambi, vaksinasi dilakukan untuk 250 sasaran. Kepala Desa Canden, Jiyanto, mengatakan sejak terbentuknya tim vaksinasi desa, di Desa Canden sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak empat kali. “Pertama menyalurkan 150 dosis, kedua 250 dosis, 350 dosis dan kali ini 250 dosis,” jelas dia, Senin.

Baca Juga: Edarkan Sabu-Sabu, Emak-Emak dengan Tiga Anak Dibekuk

Menurutnya pencapaian vaksinasi di Desa Canden sudah mencapai sekitar 50%. (Bayu Jatmiko Adi)

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.

Go Global, Kuliner Khas Solo Disiapkan dalam Kemasan Kaleng

Dengan kemasan kaleng, makanan bisa dibawa ke luar kota untuk oleh-oleh atau dijual ke pusat perbelanjaan luar negeri.

Kecelakaan Lagi, 1 Jam Terjadi 2 Tabrakan di Jalur Solo-Tawangmangu

Dua kecelakaan tunggal terjadi dalam tempo satu jam di Karanganyar. Untungnya tak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan tersebut.