Lebih dari Sejuta Sapi Sudah Terima Vaksin PMK

Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melaporkan 1,09 juta ekor sapi telah mendapatkan vaksinasi PMK hingga Minggu (7/8/2022) pukul 12.00 WIB.

 Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya menunjukkan 'ear tag' yang dipasang di daun telinga sapi di salah satu peternakan sapi perah di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (28/7/2022). Pemasangan 'ear tag' itu untuk memberi tanda sapi telah mendapatkan suntikan vaksin  penyakit mulut dan kuku (PMK) sapi dosis kesatu dan kedua. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.

SOLOPOS.COM - Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya menunjukkan 'ear tag' yang dipasang di daun telinga sapi di salah satu peternakan sapi perah di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (28/7/2022). Pemasangan 'ear tag' itu untuk memberi tanda sapi telah mendapatkan suntikan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) sapi dosis kesatu dan kedua. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.

Solopos.com, JAKARTA — Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melaporkan 1,09 juta ekor sapi telah mendapatkan vaksinasi PMK hingga Minggu (7/8/2022) pukul 12.00 WIB.

Data Satgas PMK yang diterima di Jakarta menyampaikan belum ada hewan ternak jenis lain yang mendapat vaksin tersebut hingga saat ini.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Data Satgas PMK memperlihatkan bahwa PMK telah menular di 279 kabupaten/kota di 24 provinsi di Indonesia. Mayoritas menyerang sapi.

Sejauh ini, 465.834 hewan ternak telah terjangkit penyakit itu. Sebanyak 291.383 ekor telah sembuh, 165.843 belum sembuh, 5.037 ekor mati, dan 7.815 ekor potong bersyarat.

Rincian data hewan yang sakit karena PMK adalah 444.777 sapi, 15.817 kerbau, 1.652 domba, 3.500 kambing, dan 88 babi.

Baca Juga : Cegah Kasus PMK, Anggota Polres Grobogan Bantu Vaksinasi Ternak

Kemudian, hewan ternak yang telah dinyatakan sembuh adalah 278.099 sapi, 9.937 kerbau, 1.101 domba, 2.214 kambing, dan 32 babi.

Hewan yang belum sembuh adalah 157.715 sapi, 6.371 kerbau, 525 domba, 1.176 kambing, dan 56 babi.

Data lain menyebutkan hewan ternak yang mati akibat PMK, yaitu 4.962 sapi, 113 kerbau, 18 domba, dan 44 kambing.

Cara Cegah PMK

Selanjutnya, hewan ternak yang dilakukan potong bersyarat akibat PMK, yakni 7.667 sapi, 64 kerbau, delapan domba, dan 76 kambing.

Selain itu, beberapa provinsi termasuk zona merah, yaitu Aceh, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Babel, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Zona merah ditetapkan apabila lebih dari 50 persen kabupaten/kota di provinsi tersebut memiliki kasus PMK.

Baca Juga : DKPP Surabaya Pasang Eartag, Tandai Sapi Telah Divaksin PMK Dosis 1 & 2

Satgas menyampaikan cara mencegah PMK pada sapi, kerbau, domba, kambing, rusa, dan babi antara lain membatasi gerakan hewan, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans.

Lalu, melarang pemasukan ternak dari daerah lain, karantina dengan ketat, manajemen pemeliharaan yang baik, meningkatkan sanitasi, mendesinfeksi kandang dan sekitarnya secara berkala.

Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan PMK, Wiku Adisasmito, menekankan bahwa Indonesia mampu mengendalikan wabah PMK dan terus berupaya agar peternak dapat melanjutkan kegiatannya dan mendapatkan hasil yang baik dari peternakan.

“Kami juga meyakinkan masyarakat internasional bahwa Indonesia mampu mengendalikan wabah ini,” ujar Wiku.

Ia menambahkan pemerintah yakin virus PMK dapat segera ditanggulangi dengan menerapkan strategi yang telah ditentukan.

Salah satu bentuk penanganan yaitu meningkatkan koordinasi antara pusat dan daerah untuk mendapatkan laporan kasus PMK yang lebih baik sehingga dapat menggambarkan kondisi wabah di Indonesia.

Baca Juga : Seluruh Pulau Jawa Zona Merah PMK Hewan Ternak

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Menilik Kualitas Hidup Warga Finlandia yang Disebut Paling Berbahagia di Dunia

      Finlandia dinobatkan sebagai negara dengan kualitas hidup terbaik. Negara Seribu Danau ini diberi skor 99,06 dari 100 dan dianggap memiliki kualitas hidup tertinggi secara global.

      BMKG Catat 345 Kali Gempa Bumi di Bengkulu Mulai dari M 6,5 sampai M 2,0

      Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu mencatat 345 kali gempa bumi di wilayah Bengkulu selama periode Januari hingga September 2022.

      Langkah Awal Kolaborasi, UNS Teken Kerja Sama dengan Universitas Pakuan

      Setelah ini akan ada kerja sama-kerja sama yang dijalin oleh prodi di UNS dengan prodi-prodi yang ada Universitas Pakuan.

      Bantuan untuk Korban Bencana di Pakistan Masih Dibuka hingga 3 Oktober

      Pemerintah masih menerima bantuan dari organisasi masyarakat untuk warga Pakistan terdampak bencana alam hingga pekan depan, tepatnya 3 Oktober 2022.

      Kemenag: Pembimbing Ibadah Haji Harus Besertifikat

      UU No. 8/2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah memberi mandat Kementerian Agama untuk membina, salah satu upaya yang dilakukan adalah sertifikasi petugas dan pembimbing ibadah haji.

      Curahan Hati Dedi Mulyadi Jelang Sidang Cerai: Demi Kamu, Aku akan Bertahan

      Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi, menyampaikan pesan menyayat hati menjelang sidang gugatan perceraian dengan istrinya, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

      Jokowi Soroti Kasus Hakim Agung Sudrajad

      Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai Hakim Agung Sudrajad Dimyadi yang menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

      Viral, Polwan Pekanbaru Aniaya Pacar Adiknya

      Seorang wanita Polisi atau sering disebut Polwan di Pekanbaru, Brigadir IR, diduga mengeroyok dan menganiaya perempuan bernama Riri beberapa hari lalu.

      Lukas Enembe Tersangka Suap dan Gratifikasi Proyek dari APBD Papua

      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Gubernur Papua Lukas Enembe merupakan tersangka kasus suap dan gratifikasi proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua. 

      Posisi Investasi Internasional Indonesia September 2022 Turun

      Bank Indonesia (BI) melaporkan Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia mencatatkan kewajiban neto  yang menurun pada kuartal II/2022. 

      Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, DPR: Polisi Harus Lebih Berhati-hati

      DPR RI meminta Polri mempersiapkan alat pemeriksaan keamanan di pos penjagaan asrama Polisi dan lokasi lain dimana anggota Kepolisian bertugas pascaledakan di asrama Brimob Sukoharjo.

      Bos PLN Sampaikan Evaluasi Program Kompor Listrik di Solo dan Denpasar

      PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN berfokus untuk melakukan pendampingan dan evaluasi pada keluarga penerima manfaat (KPM) program uji coba peralihan LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik.

      KPK Telisik Pencucian Uang Lukas Enembe ke Kasino Judi

      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelisik dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Gubernur Papua Lukas Enembe ke Kasino Judi. 

      KPK Panggil Gubernur Papua Lukas Enembe Hari Ini

      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Gubernur Papua Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Senin (26/9/2022).

      Kualitas Hidup 5 Negara Ini Terbaik

      Majalah bisnis dan teknologi asal Amerika Serikat, CEOWorld, menobatkan Finlandia sebagai negara dengan kualitas hidup terbaik.